CHOICE LOVER

CHOICE LOVER
Eps 60.


__ADS_3

Sesampainya di kelas, Tiwi segera menyiapkan alat tulis dan bersiap menerima pelajaran hari itu. Sedangkan Kak Gery sendiri bergegas menyiapkan keperluannya untuk ke kampus dan segera berangkat kembali setelah persiapannya sudah di rasa cukup.


"Masih keburu gak ya, emm... ini udah semua, aku harus berangkat secepatnya sekarang," Gumam Kak Gery setelah menyiapkan keperluannya.


"Kamu mau kemana lagi, Ger?" Seru Umi Kak Gery saat melihat anaknya bergegas pergi lagi.


"Gery ada kelas dadakan Mi, hari ini. Gery berangkat dulu ya, Assalamu'alaikum." Ucap Kak Gery.


"Wa'alaikumsalam... hati-hati, Ger!" Seru Umi Kak Gery.


Sepulang Sekolah, Tiwi segera berkumpul dengan teman-teman Osis nya untuk memberikan hasil susunan acara Gelar Seni yang dia buat.


"Wi, hari ini jadi kan kumpulnya?" Tanya Andrina.


"Jadi ko! aku juga udah siapkan bahan untuk pembahasannya sesuai yang di mau si Rizki kemarin," Sahut Tiwi.


"Wah... benar-benar udah selesai ya? aku jadi gak sabar pengen lihat reaksi anak-anak, kira-kira mereka bakal setuju gak ya kalau ada Grup Nasyid nya?" Tutur Tata bersemangat.


"In Sya Allah, mereka pasti setuju Ta! lagi pula Grup Nasyid Kak Gery kan sedang naik daun saat ini," Tutur Tiwi.


"Iya juga sih, ya udah yuk! kita ke ruang Osis sekarang!" Seru Tata.


"Wih... kamu semangat banget Ta, kalau udah ngomongin Grup Nasyid tunangannya si Tiwi," Goda Andrina.


"Iya dong, kan aku bisa sekalian ketemu sama Kak Iman, Drin!" Kekeh Tata.


"Hm... pantes aja. Kalian beruntung banget bisa doble date, nanti!" Sahut Andrina.


"Udah-udah! sebaiknya sekarang kita ke ruang OSIS aja yuk! si Rizki sama yang lainnya pasti udah nunggu, tuh!" Seru Tiwi.


"Ok, deh! yuk let's go!" Sahut Andrina.


Setibanya di ruang Osis, Tiwi segera menyerahkan susunan acara yang dia buat pada Rizki, untuk dia bahas bersama dengan yang lainnya.


"Ki, ini susunan acara yang kamu minta! koreksi dulu deh, siapa tau masih ada yang kurang!" Ucap Tiwi.


"Oh, ok deh! Emm... aku rasa ini udah cukup ko, ya udah kita mulai sekarang aja ya diskusinya!" Tutur


Rizki.


"Syukur deh. Ya udah, kamu mulai aja sekarang, kan ketua acaranya sekarang kamu, Ki!" Tutur Tiwi.


"Ok deh, ehem... Assalamu'alaikum. Wr. Wb." Ucap Rizki sambil membuka acara diskusinya.

__ADS_1


Tak terasa pembahasan susunan acara Gelar Seni pun selesai. Mereka akhirnya bisa pulang ke rumahnya masing-masing siang itu. Namun tidak berlaku untuk Tata dan Tiwi, mereka memilih mengunjungi toko pernak pernik terlebih dahulu untuk mempersiapkan kejutan Tata yang akan dia berikan


pada Kak Iman nanti.


"Ok teman-teman, jika tidak ada lagi yang ingin di tanyakan aku tutup aja ya diskusinya, mohon maaf jika ada salah-salah kata dari aku dan akhir kata aku ucapkan terimakasih dan Wassalamu'alaikum. Wr. Wb." Tutur Rizki.


"Wa'alaikumsalam.Wr.Wb." Jawab serempak anggota diskusi.


"Wi, antar aku dulu ke toko pernak pernik ya!" Seru Tata setelah berhasil keluar dari ruang Osis.


"Boleh! kamu mau beli persiapan untuk kejutan Kak Iman itu ya?" Sahut Tiwi bertanya.


"Iya, Wi! temenin aku ya. Drin! kamu juga ikut ya, biar tambah seru!" Kekeh Tata.


"Aku sih mau-mau aja Ta, tapi kayanya aku gak bisa ikut, maaf ya... tadi pas diskusi, Mamahku kirim chat suruh aku langsung pulang, soalnya dia hari ini mau pulang ke rumah sama Papah baruku," Sahut Andrina lesu.


"Ya udah gak apa-apa, Drin! lagi pula Mamah kamu kan jarang pulang, jadi sebaiknya kali ini kamu turutin aja keinginannya, bukannya kamu juga senang ya bisa kumpul sama keluarga?" Tutur Tata.


"Iya sih... tapi, aku juga pengen ikut kalian." Rengek Andrina.


"Udah gak apa-apa, Drin! lain kali, nanti kita jalan-jalan barengan lagi ya, mungkin kali ini kamu harus temuin Mamah kamu dulu!" Sahut Tiwi.


"Ok deh, tapi kalian janji ya nanti kita jalan-jalan barengan lagi." Ucap Andrina.


"Iya, gak apa-apa ko, lagi pula aku udah pesan ojeg online tadi, kalian hati-hati ya!" Tutur Andrina.


"Kamu juga ya Drin, bye... Assalamu'alaikum," Ucap Tiwi sambil melambaikan tangannya.


"Wi!" Seru Rizki menghampiri.


"Ada apa, Ki?"Tanya Tiwi setelah mereka saling berhadapan.


"Temani aku buat proposal ya! kamu ada waktu gak"? Tutur Rizki mencari alasan untuk lebih dekat dengan Tiwi.


"Besok aja ya, Ki! aku hari ini mau keluar sama Tata dulu soalnya," Sahut Tiwi.


"Iya Ki, kalian besok aja ya buat proposal ya!" Tutur Tata menambahkan.


"Ok, deh! ya udah, kalian hati-hati ya!" Ucap Rizki mengalah.


Satu bulan kemudian, Tiwi dan teman-temannya bersiap untuk pembukaan acara Gelar Seni Sekolahnya. Tiwi benar-benar sangat sibuk hari itu. Hingga akhirnya, fokusnya teralihkan saat hpnya bergetar, menandakan ada panggilan masuk yang menunggu jawaban.


"Wi, nanti tolong cek lagi persiapan konsumsi dan untuk sambutannya ya!" Tutur Rizki.

__ADS_1


"Siap Ki, aku cek dulu konsumsinya deh sekarang," Sahut Tiwi.


"ok, nanti abis itu langsung periksa untuk sambutan-sambutannya ya, aku mau cek dulu anak-anak bagian


perlombaan sekarang," Tutur Rizki sebelum bergegas.


"Iya, Ki! ya udah, aku ke ruang konsumsi dulu deh," Sahut Tiwi.


drreett....


"Eh, telepon dari siapa ya?" Gumam Tiwi sambil meraih hpnya di saku seragamnya.


Setelah melihat nama Kak Gery di layar hpnya, Tiwi segera menerima panggilan telepon tersebut dan menyapa sang penelepon dengan riang.


"Assalamu'alaikum sayangnya Kakak, hari ini kamu benar-benar sibuk ya?" Sapa Kak Gery setelah Tiwi menghubungkan panggilannya.


"Wa'alaikumsalam. Maaf ya, Tiwi baru bisa jawab teleponnya sekarang!" Sesal Tiwi setelah mengetahui banyak panggilan tak terjawab dari Kak Gery.


"Gak apa-apa, Yang. Kakak mengerti ko! kamu pasti lagi sibuk-sibuknya hari ini, Kakak cuma mau kasih kabar, kalau Kakak dan teman-teman yang lainnya sebentar lagi akan berangkat ke Sekolah kamu, Yang! kita udah putuskan buat bantu kalian membimbing perlombaan keagamaan hari ini!" Sahut Kak Gery menjelaskan.


"Wah... apa benar gitu Kak? ya udah, Tiwi tunggu kalian sekarang ya!" Tutur Tiwi bersemangat.


"Iya sayang! ya udah, Kakak tutup teleponnya sekarang ya, apa kamu mau Kakak bawakan makanan atau minuman?" Tawar Kak Gery sebelum mengakhiri sambungan teleponnya.


"Gak usah, deh! kalian datang ke sini aja langsung, Tiwi tunggu ya!" Tutur Tiwi.


"Ya udah,deh! kalau gitu, sampai jumpa di Sekolah ya, Yang! Assalamu'alaikum," Sahut Kak Gery sebelum benar-benar menutup teleponnya.


"Wa'alaikumsalam," Jawab Tiwi.


Setelah mengakhiri sambungan teleponnya. Tiwi segera bergegas mengecek semua persiapan konsumsi saat itu, dia benar-benar sibuk hingga lupa waktu untuk makan dan minum. Bahkan, dia harus di


paksa Andrina untuk sekedar meneguk air mineral karena khawatir dengan kondisi Tiwi yang terlihat sedikit pucat.


.


.


.


.


.

__ADS_1


See you next episode... 😘😘😘


__ADS_2