CHOICE LOVER

CHOICE LOVER
Eps 74.


__ADS_3

"Drin! Tiwi sama Kak Gery pada kemana?" Tanya Tata setelah menyelesaikan sesi pemotretan bersama Kak Iman.


"Tiwi ke toilet, kalau Kak Gery lagi ganti jas, tapi kayanya ke toilet juga deh," Jawab Andrina.


"Kenapa Kak Gery ganti jas? memangnya jas dia kenapa?" Tanya Tata.


"Tadi jasnya kena tumpahan air, jadi dia putusin ganti." Tutur Andrina memberi tahu.


"Pasangan selanjutnya segera masuk studio ya!" Seru fotografer.


"Oh, iya Kak! tunggu sebentar ya," Sahut Andrina.


"Tiwi ko lama banget sih? apa dia diare ya?" Gumam Kak Haikal.


"Bro! sorry banget nih, gue harus cepat selesaikan pemotretannya sekarang! gue udah di telepon bini nih! soalnya bini gue baru aja pulang dari luar kota dan minta di jemput." Seru teman Kak Haikal yang tak lain pemilik sekaligus fotografer studio tersebut.


"Duh, gimana nih? bisa gagal rencana kita." Gusar Tata.


"Tunggu sebentar lagi deh bro, gue lagi nunggu cewek gue dulu nih!" Seru Kak Haikal.


"Lah, itu cewek di samping Lo bukannya pasangan elo ya? udah elo masuk aja sekarang, nanti biar yang lainnya bisa nyusul, gue benar-benar lagi buru-buru nih," Ucap Teman Kak Haikal.


"Hm... sebenarnya gue malas banget foto bareng bocah aneh ini, tapi mau gimana lagi, si Tio juga udah gak bisa nunggu kayanya," Batin Kak Haikal.


"Hei, bocah! ayo kita foto duluan, nanti biar si Tiwi sama si Gery nyusul aja!" Ucap Kak Haikal.


"Ta, gimana dong?" Tanya Andrina meminta pendapat.


"Ya udahlah, kalian masuk dulu aja, nanti biar aku suruh mereka langsung masuk aja kalau udah balik," Sahut Tata.


"Hm... ok deh. Ayo Kak! jangan macam-macam ya!" Tutur Andrina memberi peringatan.


"Apa gak kebalik ya? harusnya gue yang ngomong gitu sama elo, awas aja kalau elo memanfaatkan ketampanan gue ini," Sahut Kak Haikal percaya diri.


"Idih... narsis banget sih. Udah yuk buruan berpose, bukannya teman Kakak lagi di kejar waktu, ya!" Seru Andrina.


Tak lama setelah Andrina dan Kak Haikal memasuki ruang pemotretan, Tiwi dan Kak Gery pun menghampiri Tata dan Kak Iman yang sedang menunggu mereka sambil menikmati minuman yang di suguhkan.


Kebetulan arah ruangan kostum dan toilet di studio foto itu berhadapan, sehingga mereka berdua berpapasan saat keduanya sama-sama selesai dengan urusan mereka masing-masing.


"Loh, Kakak ko di sini?" Ucap Tiwi bertanya setelah keluar dari toilet.


"Iya Wi, Kakak baru aja ganti jas, kamu baru selesai ya?" Sahut Kak Gery balik bertanya.


"Iya, Kak! ya udah, kalau gitu kita ke ruang pemotretan lagi yuk!" Seru Tiwi sambil bergegas.


"Kalian habis dari mana sih?" Tegur Tata yang sudah melipat tangannya di depan dada sambil mengerucutkan bibirnya.


"Aku habis dari toilet, Ta! kamu ko keliatan BT gitu sih? si Andrina sama Kak Haikal kemana?" Sahut Tiwi celingukan.

__ADS_1


"Mereka ada di dalam, lagi sesi pemotretan. Kalian lama sih, jadi kalian tukeran pasangan buat fotonya,"


Tutur Tata.


"Hah? kenapa gak nunggu aku aja, sih?" Ucap Tiwi.


"Temennya Kak Haikal yang fotoin kita bilang, dia mau jemput istrinya di Bandara, sekarang! jadi dia gak bisa nunggu lama dan mempercepat pemotretannya," Tutur Tata menjelaskan.


"Oh... gitu ya, tapi... gimana ya?" Sahut Tiwi cemas.


"Kakak gak usah ikut foto aja ya, biar nanti Haikal aja yang temani kamu untuk berfotonya," Sanggah Kak Gery.


"Dasar bocah nyebelin, masa gue harus pose gitu sih. Gak sadar diri apa, kalau badannya segede drum," Gerutu Kak Haikal sambil bergegas ke luar ruangan pemotretan.


"Kak, ayo! satu kali lagi posenya, kasihan kan mas fotografernya nungguin," Bujuk Andrina seraya mengejar Kak Haikal.


"Ahh... masa bodo! gue gak mau ikut foto lagi deh, gue mau hisap rokok aja di roof top," Ucap Kak Haikal


seraya melenggang menuju roof top studio foto tersebut.


"Kak, tunggu! kita belum selesai..." Teriak Andrina mengikuti Kak Haikal bergegas ke atas roof top.


"Maaf, yang mau di foto pasangan masih ada gak? saya lagi buru-buru nih, kita langsung aja ya!" Seru Kak Tio fotografer yang tak lain teman Kak Haikal tadi.


"Oh, iya! ada satu lagi KaK. Wi, ayo! kamu kan belum di foto pasangan!" Tutur Tata.


"Ya jangan sama Kak Iman juga lah, Wi! Kak Gery kan masih di sini, jadi kamu pemotretan sama dia aja ya! Kak, Kakak gak keberatan kan foto bareng si Tiwi?" Tanya Tata.


"Emm... boleh deh. Ayo, Wi! kayanya fotografernya emang lagi buru-buru, deh!" Seru Kak Gery sambil beranjak dan mengulurkan tangan pada Tiwi.


Dengan ragu, Tiwi menerima uluran tangan Kak Gery dan melenggang bersama ke dalam ruang pemotretan.


"Yang, biarpun si Gery amnesia tapi perlakuannya sama si Tiwi gak berubah ya, tetap so sweet," Kekeh Kak Iman.


"Bener Kak, mungkin karena perasaan mereka yang sama-sama besar sebelumnya, Tata salut banget sama si Tiwi, dia benar-benar begitu tegar meski Kak Gery belum bisa mengingatnya." Sahut Tata.


"Kita doakan aja, semoga mereka segera dipersatukan lagi ya, Yang. oh iya Kakak kemarin udah beli beberapa barang untuk hantaran loh, nanti kamu lihat lagi ya, Yang! mudah-mudahan kamu suka sama pilihan Kakak," Tutur Kak Iman.


"Memangnya Kakak beli apa aja? Tata sih gak masalah, asal barangnya benar-benar bermanfaat Kak," Sahut Tata.


Di dalam ruangan pemotretan, Tiwi dan Kak Gery akhirnya berpose layaknya pasangan sesungguhnya. Mereka berdua bahkan terlihat begitu menikmati sesi pemotretan tersebut.


"Ok, sekarang coba pose berhadapan sambil saling tatap ya! tapi berdirinya sedikit menyamping supaya wajahnya terlihat sedikit!" Seru Kak Tio.


"Apa seperti ini ya Kak?" Tanya Tiwi seraya memposisikan dirinya dengan canggung.


"Kayanya kurang dekat deh, coba sama-sama maju sedikit!" Sahut Kak Tio mengarahkan.


"Apa seperti ini?" Tanya Kak Gery seraya menarik pinggang Tiwi agar berdiri lebih dekat dan merapat dengan tubuhnya.

__ADS_1


Tiwi yang tak siap akhirnya di buat begitu terkejut. Hingga akhirnya dia hanya bisa pasrah, Seiring berlangsungnya lose tersebut, detak jantungnya semakin berpacu cepat tak karuan. Namun kedua matanya tak mau berpaling untuk saling menatap beberapa saat. Hingga akhirnya Kak Tio menyadarkan mereka berdua dari lamunan untuk berganti pose.


"Sorry, Kakak hanya ingin pemotretannya sempurna aja," Ucap Kak Gery sambil beradu tatap dengan Tiwi.


"Gak apa-apa, Kak! makasih udah mau melakukannya, Tiwi yakin hasilnya nanti pasti sangat bagus," Sahut Tiwi.


"Hasilnya pasti bagus! Karena kamu begitu cantik hari ini," Sanjung Kak Gery tanpa sadar.


Seketika wajah Tiwi merona bagaikan buah tomat yang sudah matang, detak jantungnya begitu kencang seakan ingin melompat dari tempatnya. Begitu juga dengan perasaan Kak Gery, meski dia masih bingung dengan kebenarannya, namun saat ini dia benar-benar menikmati momen tersebut tanpa ingin merusaknya sedikit pun.


"Ya Allah, apa sebenarnya kita memang memiliki hubungan sebelumnya? kenapa aku merasa begitu nyaman berada di dekatnya?" Batin Kak Gery.


"Ok! sekarang ganti pose lagi ya!" Seru Kak Tio menginterupsi.


"Posenya bagaimana lagi Kak?" Tanya Tiwi.


"Emm.. Posisinya masih sama deh! cuman, coba sekarang lebih mesra lagi ya, kepala perempuannya sandarkan di dada laki-lakinya sambil memejamkan mata! seperti berpelukan gitu," Tutur Kak Tio.


"Apa kamu mau melakukannya, Wi? jika memang kamu gak nyaman, kita bisa meminta pose yang lain lagi," Tanya Kak Gery.


"Emm... kita coba dulu aja, Kak!" Sahut Tiwi sambil bersiap memposisikan tubuhnya kembali.


Kali ini Tiwi menyandarkan kepalanya di dada bidang Kak Gery, memeluknya dengan begitu lembut seakan dia benar-benar mendapatkan ketenangan di sana.


"Apa hubungan kamu dan Haikal benar-benar serius?" Tanya Kak Gery tiba-tiba.


Seketika, Tiwi langsung mengangkat kepalanya dan beralih menatap Kak Gery.


"Tiwi... emm..." Ucap Tiwi tercekat.


"Pose terakhir ya? kalian benar-benar pasangan yang sempurna di banding pasangan-pasangan sebelumnya," Tutur Kak Tio seraya memuji.


"Kakak bisa aja! ya udah, pose terakhirnya seperti apa Kak?" Tanya Tiwi.


"Pose terakhirnya mencium kening ya!" Sahut Kak Tio yang benar-benar menyangka jika Tiwi dan Kak Gery adalah pasangan sungguhan. Meski sebenarnya


mereka memang benar-benar pasangan sungguhan sih 😅.


.


.


.


.


.


See you next episode guys... 😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2