
“Boleh," Jawab Tata.
“Yang, siap-siap sekarang ya!” Seru Kak Gery yang tiba-tiba muncul dari arah kebun Kakeknya.
“Astagfirullah! Kakak ngagetin aja deh! emangnya mau kemana sih?” Tanya Tiwi setelah mengelus dadanya karena terkejut.
“Iya Kak, mau ke mana sih?” Sahut Tata menimpali.
“Kakak mau manggung hari ini, kalian ikut ya!" Seru Kak Gery menjelaskan.
“Oh gitu ya! ya udah, Tiwi bilang ke kakek dulu ya biar gak nyariin!" Ucap Tiwi seraya bersiap bergegas.
"Gak perlu ijin lagi, Yang! Kakak udah ijin sama Kakek ko, tadi! jadi sebaiknya sekarang kalian bersiap-siap aja, kalau bisa bawa pakaian ganti juga ya!" Sahut Kak Gery memberi saran.
“Pakaian ganti? memangnya untuk apa Kak?” Tanya Tata heran.
“Ada deh, pokoknya bawa dulu aja ya! Kakak tunggu di depan, ok!" Tutur Kak Gery sambil melenggang ke arah depan rumah.
“Yuk Wi! kita siap-siap sekarang,” Seru Tata.
“Iya Ta! eh... Kak Intan ikut juga gak? takutnya, nanti dia marah lagi kalau gak di ajak!" Tutur Tiwi sambil
mencekal salah satu pergelangan tangan Tata agar berhenti sejenak.
“Benar juga! ya udah, aku ke teras dulu deh buat ajakin dia,” Sahut Tata melenggang ke arah teras rumah Kakeknya.
"Ya udah, cepat ya Ta!" Seru Tiwi sambil melenggang ke arah kamar yang mereka tempati selama di rumah Kakek Kak Gery.
Tata pun bergegas menemui Kak Intan yang kala itu sedang menemani Kakeknya di teras, tanpa basa basi Kak Intan langsung menuju kamar mereka untuk berkemas juga setelah Tata mengajaknya pergi.
“Kak! Kak Intan mau ikut lihat Kak Gery manggung gak?” Tawar Tata setelah menghampiri.
“Wah... harus ikut dong! Kek, Intan pergi dulu ya!" Sahut Kak Intan beranjak penuh semangat.
“Ya udah, kalian hati-hati ya di jalannya," Sahut Kakek Kak Gery.
“Iya Kek, Tata juga mau siap-siap dulu ya!” Tutur Tata sebelum melenggang pergi menyusul Kak Intan yang sudah bergegas lebih dulu.
Setelah selesai berkemas, mereka bertiga menghampiri Kak Gery di depan rumah.
“Para hawa jadi pada ikut juga ya?” Ucap Kak Gilang setelah melihat ketiga gadis cantik itu bersiap.
“Jadi dong," Sahut Kak Intan antusias.
__ADS_1
“Bagus deh, biar nanti ada yang menyemangati kita saat tampil!" Tutur Kak Gilang tak kalah antusias.
Akhirnya mereka pun berangkat bersama-sama dan menikmati perjalanannya.
“Ger masih jauh ya tempatnya?” Tanya Kak Dani.
“Udah deket ko, ente gak sabaran banget sih Dan," Sahut Kak Gery sambil mengemudikan mobil Kakeknya.
“Bukan gitu, Ger! ana cuman lagi kebelet kencing nih," Ucap Kak Dani sambil menahan hajatnya yang sudah di ujung tanduk.
“Dasar bocah lo Dan, baru perjalanan segini aja udah beser!" Sahut Kak Fajar dengan kekehan nya.
“Lah...ente kaya yang gak pernah kebelet aja Jar,” Sahut Kak Dani.
“Hehe… iya deh sorry," Ucap Kak Fajar seraya menaikkan kedua jari telunjuk dan jari tengahnya ke udara.
Sesampainya di tempat tujuan, mereka langsung bergegas bersiap-siap. Kebetulan saat itu ada perubahan jadwal, sehingga mereka pun harus tergesa-gesa melangsungkan penampilan Nasyid nya.
“Permisi Pak! tempat acaranya sebelah mana ya?” Tanya Kak Iman pada seseorang yang berjaga di gedung yang mereka tuju.
“Kalian pasti yang mau isi acara itu ya? ayo silahkan ikut saya! kalian sudah di tunggu-tunggu loh, kebetulan tadi jadwalnya mendadak berubah, jadi kalian bisa langsung tampil sekarang,” Tutur petugas tersebut.
“Oh begitu ya Pak, ayo bro kita bergegas!” Seru Kak Iman memberi instruksi.
“Iya, gak apa-apa ko! ya udah Kakak cepet siap-siap gih, nanti tertinggal lagi,“ Sahut Tiwi sambil melemparkan senyum manisnya pada Kak Gery.
"Baik-baik ya sayang,” Ucap Kak Gery yang kemudian bergegas menyusul teman-temannya setelah mengusap lembut pucuk kepala Tiwi.
“Semangat ya!” Seru Tiwi seraya mengepalkan tangannya yang dia acungkan untuk menyemangati Kak Gery.
Setelah persiapan selesai, akhirnya Nasyid Kak Gery pun tampil. Tepukan tangan para tamu undangan yang menggema, menambah keramaian acara tersebut. Hingga akhirnya mereka menyelesaikan aksinya di atas panggung dengan perasaan lega dan langsung berbenah sebelum pulang.
“Terimakasih banyak atas penampilannya ya, kami benar-benar sangat terhibur sekali, kapan-kapan jika ada acara lagi, kami pasti akan mengundang kalian lagi, sekali lagi terimakasih ya," Ucap petugas acara.
“Sama-sama Pak, kalau begitu kami pamit ya Pak, Assalamu’alaikum," Sahut Kak Iman mewakili berpamitan.
“Wa’alaikumsalam," Jawab petugas acara.
“Alhamdulillah akhirnya beres juga acaranya, ente siap kan Ger?! cuaca juga sudah sagat mendukung nih! yuk kita let's go!" Seru Kak Iman setelah mereka semua masuk kembali ke dalam mobil.
“Siap dong, let’s go Man!” Sahut Kak Gery antusias.
“Kita mau kemana lagi Ger? holiday kah? wah... bakal seru nih kalau benar,” Cecar Kak Gilang kegirangan.
__ADS_1
“Bener tuh Lang, ya udah tunggu apa lagi Ger, kita otw kan aja, let’s go!” Sahut Kak Dani tak kalah antusias.
“Ok-ok, Bismillah…” Ucap Kak Gery seraya menghidupkan mesin mobilnya.
Akhirnya rencana Kak Gery mengajak mereka ke pantai pun terlaksana. Mereka semua akhirnya dapat berlibur di pantai sejenak. Menikmati pemandangan alam yang terhampar luas sejauh mata memandang,
Tiwi yang kala itu di ajak Kak Gery nampak sangat senang dan bahagia. Dia benar-benar tidak menyangka jika Kak Gery akan mengajaknya liburan di pantai seperti itu.
“Wah... ini sih liburan terbaik,” Gumam Tata setelah mereka mendekati area wisata pinggir pantai.
“Iya dong, kamu suka kan?” Tanya Kak Iman.
“Suka banget Kak, makasih ya udah ajak Tata ke sini," Sahut Tata sambil memperlihatkan senyuman terbaiknya.
“Kita parkir di sini aja ya biar adem," Ucap Kak Gery.
Satu per satu dari mereka pun turun dari mobil dan mulai menikmati keindahan pantai hari itu.
“Ayo Yang!” Seru Kak Gery sambil mengulurkan tangannya pada Tiwi untuk membantunya turun dari mobil.
“Sebentar Kak, ransel Tiwi ko gak ada ya?” Sahut Tiwi sambil mencari keberadaan ranselnya yang sebenarnya memang tertinggal di rumah Kakek Kak Gery.
“Kenapa Hang? kamu lupa bawa ransel ya?” Tutur Kak Gery kembali masuk ke dalam mobil.
"Perasaan tadi udah di bawa deh! apa ketinggalan di ruang tamu ya?” Gumam Tiwi mengingat-ingat terakhir kali dia membawa ranselnya.
"Ya udah gak usah di cari lagi deh, eh… sebentar! di kening kamu ada apa itu?" Seru Kak Gery sambil
mendekatkan wajahnya pada wajah Tiwi.
Deg....
.
.
.
.
.
Hayo.. di kening Tiwi ada apa ya??? like, komen, gift, vote dan rate-nya jangan lupa daratkan buat Mommy ya guys, biar Mommy tambah semangat up nya, see you next episode 😘😘😘
__ADS_1