Cinta Milik Keanu

Cinta Milik Keanu
Eps 106


__ADS_3

Usai melaksanakan sholat isya, Cinta memilih segera berbaring di kasurnya. Kondisi perut wanita itu tidak sepenuhnya baik, tetap merasa agak panas tetapi masih bisa ditahan oleh Cinta. Sedangkan Keanu yang memperhatikan Cinta begitu, tentu merasa kasihan. Sebisa mungkin Keanu terus membantu, mencoba meringankan sakit yang di rasa Cinta dengan mengelus-elus perut Cinta. Terkadang Cinta meminta dioleskan minyak kayu putih, dan dengan sabar Keanu melayaninya.


Malam semakin merambat naik. Hingga akhirnya Keanu mendapati Cinta terlelap saat jam menunjukkan hampir pukul sebelas malam. Keanu yang merasa lelah pun segera ikut berbaring disamping Cinta tidur. Dan akhirnya duo pasutri itu pun terlelap dengan saling berpelukan.


Bunyi alarm terdengar nyaring dari ponsel Keanu yang sengaja di setel sebelum masuk waktu subuh. Pria itu terbangun, lalu kemudian meraih ponselnya untuk kemudian mematikannya. Tetapi ia sudah tidak melihat keberadaan Cinta disampingnya. Bisa jadi sudah bangun lebih awal, karena dari dalam kamar mandi terdengar bunyi gemericik air yang kemungkinan ada Cinta di sana.


Sambil menunggu Cinta keluar dari kamar mandi, Keanu menyiapkan perlengkapan sholatnya, termasuk menggelar sajadah di tempatnya. Setelah selesai ia keluar dari kamarnya, bermaksud ingin ke dapur, untuk membuat minuman hangat untuknya dan Cinta.


Sedangkan Cinta sendiri yang ada di kamar mandi tak tahu lagi harus bersikap bagaimana. Setelah bangun tidur tadi mendapati dirinya kedatangan tamu bulanannya, mendadak bingung untuk memberitahu perihal ini kepada suaminya. Ia memang belum siap hamil secepatnya, pastilah merasa lega setelah benar-benar tidak hamil. Sedangkan Keanu sangat berharap Cinta hamil secepatnya, tentu dengan begini membuat Cinta bingung untuk menjelaskannya. Ia yakin suaminya itu pasti kecewa, tetapi semoga saja bisa mengerti.


Setelah menemukan jawaban yang pas untuk ia katakan kepada Keanu, akhirnya Cinta keluar dari kamar mandi. Dan tepat sekali saat Cinta keluar, Keanu datang lagi ke kamarnya.


Dilihatnya wajah pria itu sudah segar, karena memang Keanu mengambil wudhunya di kamar mandi yang lain. Sedangkan di tangannya membawa dua gelas teh hangat, yang kemudian diletakkan di atas meja dekat sofa.


Segera Keanu menempatkan posisinya di atas sajadahnya, sekilas melirik kepada Cinta yang tak kunjung bersiap mengenakan perlengkapan sholatnya.


"Maaf, Mas, aku nggak sholat," ucap Cinta.


Keanu masih loading.


"Aku haid," lanjutnya menjelaskan.


"Ooh...." Reaksi Keanu hanya ber-oh saja. Lalu kemudian segera ia melaksanakan ibadah subuhnya seorang diri.


Cinta duduk di sofa menunggu Keanu selesai sholat. Dan tak lama setelah itu Keanu akhirnya selesai dengan sholatnya. Pria itu berjalan mendekat dan ikut duduk di sebelah Cinta.


"Sekarang gimana perutnya, Dek? Udah enakan?" tanya Keanu dengan lembut. Bisa jadi sakit yang dirasa Cinta dari kemarin itu hanya gejala mau haid. Makanya Keanu bisa bersikap dengan tenang, karena ternyata itu hanya masalah bulanan perempuan.


Meski tahu Cinta tidak hamil itu tidak menjadi masalah, walau harus gagal bulan ini. Setidaknya ada harapan di bulan depan, karena Cinta sudah berjanji tidak akan mengkonsumsi pil KB lagi.


"Maaf ya, Mas. Aku mengecewakanmu," ucap Cinta, tanpa mau menjawab pertanyaan suaminya mengenai kondisi perutnya.


"Tidak apa-apa. Nggak usah dibuat beban pikiran. Mungkin bulan depan kamu sudah hamil, asal jangan diam-diam minum pil KB lagi." Keanu mengatakannya dengan tenang.


Tiba-tiba Cinta merengkuh tubuh Keanu, memeluknya dengan erat.


"Terimakasih, Mas. Kamu begitu sabar tidak marah sama aku. Kalau ingat kemarin kamu sangat sabar menghadapi aku yang banyak maunya."


Keanu tersenyum tipis mendengarnya. Tangannya mengusap lembut pada punggung Cinta.

__ADS_1


"Aku terbayang kemarin itu kamu lagi ngidam. Pingin makan semangka kuning tapi nggak kesampean. Sekarang masih pingin nggak?"


Cinta menggeleng dalam pelukan Keanu.


"I love you, mas Keanu," ucap Cinta. Tiba-tiba ingin mengungkapkan apa yang dirasakannya sekarang.


"Love you too, istriku yang paling manja," balas Keanu, karena memang saat ini saja Cinta menolak melepas pelukannya.


"Biarkan begini. Dipeluk kamu rasanya menenangkan. Hari ini nggak usah ke resto ya, Mas, aku pingin ditemani kamu terus," ungkap Cinta.


"Maksudnya aku harus ikut ke kampus juga?" Keanu bertanya.


Cinta mengangguk mantap.


"Kamu anter aku, tapi jangan pulang. Tunggu aku di taman atau di kantin boleh."


"Hah?"


"Tapi awas aja kalau kamu berani tepe-tepe sama cewek-cewek," ancam Cinta. Wajah suaminya yang tampan dan mempesona sudah pasti akan menjadi perhatian para cewek di kampus.


"Ya sudah. Aku pake kostum spiderman aja, biar nggak ada yang lihat aku." Keanu menanggapi dengan candaan konyol.


Akhirnya pagi itu mereka saling bercanda. Gelak tawa keduanya mengisi keheningan pagi itu.


"Tumben bikin teh?" tanya Cinta saat akan meminumnya.


"Lagi pingin aja," jawab Keanu. Yang kemudian keduanya menikmati minuman teh yang sudah berangsur dingin.


Lalu Cinta keluar dari kamarnya, karena ingin membantu mbok Nah menyiapkan sarapan pagi. Dan Keanu masuk ke kamar mandi, untuk kemudian bersiap-siap lebih dulu untuk mengantarkan Cinta ke kampus.


Di ruang makan rupanya mbok Nah sudah selesai menyiapkan sarapannya.


"Selamat pagi, non Cinta," sapa mbok Nah.


"Pagi, Mbok. Eh, sudah selesai ya? Duh, aku telat bantunya," kata Cinta tak enak sendiri.


"Nggak pa-pa, Non. Santai saja. Gimana kondisinya, Non? Kemarin Den Keanu bilang katanya perutnya nggak enak?"


"Alhamdulillah sudah agak enakan, Mbok," jawab Cinta. Padahal sebenarnya soal selera makan ia masih tidak begitu nyaman. Rasanya masih terasa mual. Bersyukurnya tidak muntah-muntah.

__ADS_1


"Mm... Monggo sarapannya dinikmati. Mbok pamit mau ke pasar, sekalian diantar sama Seto," ucap mbok Nah.


"Mbok, aku titip belikan semangka yang kuning, kalau ada," pesan Cinta kepada mbok Nah.


Mbok Nah mengangguk saja. Dilihatnya Keanu juga sudah ikut bergabung di ruang makan itu.


"Masih pingin semangka kuning?" sapa Keanu yang cukup mengagetkan Cinta karena tidak sadar dengan kemunculan suaminya itu.


"Eh, iya, Mas," jawab Cinta sambil cengengesan.


"Katanya sudah nggak pingin? Sikap kamu kayak orang lagi ngidam, Dek," ucap Keanu.


"Sayangnya lagi haid, coba nggak haid, aku yakin kamu benar-benar ngidam," sambung Keanu.


Cinta hanya tersenyum nyengir menanggapinya.


Lalu keduanya sudah sama-sama duduk di kursi makan. Kebetulan mbok Nah membuatkan dua gelas susu hangat di meja itu. Cinta segera meminumnya. Berbeda dengan Keanu yang langsung bereaksi aneh saat akan meminum minuman favoritnya itu.


"Kenapa masih dilihatin begitu, Mas?" tanya Cinta merasa heran.


Keanu tak menyahut. Kemudian pria itu meminumnya dengan pelan. Tetapi kemudian--


Ueek...


"Mas!" panik Cinta yang kemudian langsung mendekati Keanu.


"Nggak enak. Rasanya kok aneh ya?" kata Keanu yang kemudian langsung menenggak segelas air putih, mencuci bersih sisa susu yang mengalir di kerongkongan nya.


"Nggak enak gimana?" Cinta turut meminum sisa susu milik Keanu.


"Rasanya kayak biasanya kok," seru Cinta setelah meminum habis susu milik Keanu.


Keanu bergeming saja. Entah kenapa pagi ini tiba-tiba perutnya menolak minuman kesukaannya itu. Dan entah mengapa pula, dirinya yang merasa mual hanya karena melihat Cinta meminum susu hangat didepannya.


"Dek, jangan minum didepanku, plis...."


"Eh?"


*

__ADS_1


__ADS_2