Cinta Milik Keanu

Cinta Milik Keanu
Eps 92


__ADS_3

Setelah menempuh perjalanan yg cukup melelahkan, akhirnya Cinta dan Keanu tiba di rumah Cinta. Keduanya langsung di sambut bahagia oleh ibu Rahayu dan juga ibu Ratih. Bergantian Cinta dan Keanu menyalim takdzim kepada kedua ibu hebat itu, juga saling berpelukan melepas rindu.


"Kalian langsung bersih-bersih dulu sana. Pasti lelah kan?" ucap Ibu Rahayu kepada Cinta dan Keanu. Menyuruh kedua anaknya untuk istirahat di dalam kamar sebagai pelepas lelah.


"Capek nya hilang begitu ketemu ibu," kata Cinta sambil memeluk lagi pada ibunya.


Mereka yang ada di rumah itu hanya bisa tertawa kecil melihat polah Cinta yang terkesan sangat manja kepada ibunya.


"Mm... Salah sendiri ke sini nggak naik pesawat aja. Coba iya, sudah dari kemarin kita ngumpul gini," seloroh ibu Ratih tak kalah bahagia mendapati keluarganya kumpul bersama lagi.


"Kita memang sengaja, Ma, sekalian healing tipis-tipis," Keanu menjawabnya dengan santai.


Ibu Ratih mencebikkan bibirnya kepada Keanu. Tanpa di jelaskan sebelumnya, ia sudah menebak jika semalam Cinta dan Keanu pasti melewatkan malam panjang di sebuah hotel.


Setelah itu Cinta dan Keanu beranjak menuju kamar. Begitu pintu kamar itu terbuka, segera Cinta berlari dan menghempaskan tubuhnya ke atas kasur.


"Kangen," pekik Cinta bahagia sekali.


"Hai kamarku, aku datang lagi," kata Cinta bicara sendiri sambil menyapu pandangannya ke seluruh ruang kamarnya.


Keanu yang melihatnya hanya bisa tersenyum bahagia. Melihat wajah istrinya yang terus berbinar membuat hatinya ikut senang. Lantas pria itu menutup pintu kamarnya, yang kemudian menyeret koper yang dibawanya dan meletakkannya di samping lemari.


Keanu mulai melepas kaosnya, karena memang tubuhnya sudah terasa lengket karena keringat. Ia membiarkan Cinta bernostalgia dengan kamarnya, dan dirinya memilih langsung melipir ke kamar mandi untuk segera mengguyur tubuhnya dengan air dingin.


Di dalam kamar mandi itu, tiba-tiba Keanu teringat kembali dengan awal dirinya menikah. Ingatan tentang betapa ketusnya ia kepada Cinta saat itu, membuatnya semakin merutuki diri. Beruntung saja ia dicintai oleh wanita yang benar-benar tulus mencintainya, walau selama itu sikapnya kepada Cinta sangatlah menyayat hati Cinta. Jika tidak, sudah pasti pernikahan ini tidak akan bertahan hingga sekarang.


Puas melamun seorang diri, kemudian Keanu mengguyur tubuhnya berulang-ulang. Berharap apa yang menjadi kenangan buruk bagi Cinta, bisa ia ganti dengan kenangan manis yang harus ia ciptakan setiap hari sebagai penebusnya.


Tok tok tok

__ADS_1


"Mas," sapaan Cinta terdengar seiring bunyi ketukan pada pintu kamar mandi itu.


"Ada apa?" Keanu menongolkan kepalanya dari balik pintu plastik itu.


"Aku kebelet pipis," ucap Cinta yang langsung nyelonong begitu saja ke dalam.


Dengan santainya Cinta mulai pipis di kamar mandi itu, tentu sambil ditonton langsung oleh Keanu. Pria itu tergelak sendiri melihat ulah Cinta yang sudah tidak ada malu dengannya. Sekelibat muncul ide ingin mengerjai Cinta. Dengan sengaja pria itu memercikkan air pada tubuh Cinta, saat istrinya itu sudah selesai pipis.


"Mas! Bajuku basah tauk!" Heboh Cinta.


Tetapi Keanu terus saja memercikkan air itu semakin banyak. Membuat Cinta jadi tidak sabar, ikut membalas perbuatan iseng Keanu. Yang akhirnya mereka berdua lantas mandi bersama, karena tubuh sudah terlanjur basah.


Malam menjelang. Saatnya tiba makan malam, Cinta dan Keanu duduk pada tempatnya, yang mana ibu Ratih dan ibu Rahayu juga sudah duduk di sana.


"Waah... Sayur nangka muda," girang Cinta melihat sayur favoritnya, apalagi itu adalah masakan ibu tersayang.


Ibu Rahayu tersenyum senang melihat reaksi Cinta. Setelah itu mereka semua menikmati makan malam mereka dengan nikmat.


Ibu Ratih tersenyum tipis, menunggu apa yang ingin mereka bicarakan. Berbeda dengan reaksi ibu Rahayu yang langsung berbinar.


"Apa jangan-jangan kamu sudah isi, Ta?" kata ibu Rahayu menerka sesuai instingnya.


Cinta tertegun. Ibu Ratih dan Keanu langsung menoleh menatap Cinta.


"Tidak, Bu. Aku-- belum hamil," jawab Cinta dengan nada bicaranya yang lemah.


Tangan Keanu terulur mengusap punggung tangan Cinta. Pria itu paham betul bagaimana perasaan Cinta ditebak begitu. Sedangkan semalam saja Cinta mengaku belum siap memiliki anak, pastilah perasaan Cinta saat ini menjadi tak nyaman mendengar pertanyaan itu.


Sedangkan ibu Ratih bisa maklum jika besannya bertanya begitu, karena pernikahan antara Cinta dan Keanu memang sudah berjalan hampir dua bulan. Dan lagi ibu Ratih tahu sendiri jika pasangan suami istri itu baru bobol gawang di bulan ini, jadi tidak mungkin jika Cinta akan hamil. Kalau untuk bulan depan, itu bisa jadi. Dan semoga saja Tuhan lekas memberinya seorang cucu, begitulah harapan ibu Ratih.

__ADS_1


"Oooh.... Kirain ibu kamu sudah hamil," kata ibu Rahayu sambil terkekeh. Wanita itu tidak kecewa meski Cinta menyatakan begitu, sebab urusan lekas dapat momongan itu rahasia Ilahi.


"Oh ya, kalian mau ngomong apa?" Ibu Ratih bertanya lagi.


Sejenak Keanu menatap pada Cinta, isyarat permisi ingin memulai bicaranya. Sedangkan Cinta langsung mengangguk samar, sebagai kode menyetujuinya.


"Mama, Ibu, kita sudah sepakat ingin mengadakan resepsi pernikahan di Jakarta," seru Keanu.


"Wah, bagus itu!" pekik ibu Ratih kegirangan.


"Kapan? Apakah kalian sudah menentukan tanggalnya?" tanya ibu Rahayu.


Sejujurnya ibu Rahayu sangat senang mendengar itu, akan tetapi kondisinya yang masih belum selesai masa iddah membuatnya galau. Ia takut Cinta dan Keanu sudah menentukan tanggalnya, yang otomatis dirinya tidak bisa hadir di sana.


Keanu dan Cinta sama-sama menggeleng kepala.


"Kita bicara ini sekalian ingin ngajak rembug bareng, enaknya kapan. Aku sama Cinta kapan saja, tapi bagaimana dengan mama sama ibu?" kata Keanu.


Ibu Ratih menghela nafasnya dalam-dalam.


"Begini, kalau mama boleh usul, gimana kalau resepsi itu diadakan setelah jeng Rahayu selesai iddah?"


Cinta dan Keanu terhenyak mendengarnya. Bisa-bisanya mereka lupa jika ibunya Cinta masih tidak bisa pergi kemana-mana.


"Iya, aku setuju," jawab Keanu dengan mantap. Dan Cinta juga mengangguk setuju dengan usulan ibu mertuanya itu. Rasanya akan kurang pas jika di pesta resepsi itu ibu Rahayu tidak bisa hadir menyaksikan.


Sedangkan ibu Rahayu sendiri hanya bisa tersenyum simpul mendengarnya. Setidaknya apa yang ditakutkan tidak seperti prasangkanya.


"Nah, berhubung waktunya masih sekitar dua bulan lagi, mulai sekarang kalian bisa nyicil pelan-pelan apa-apa yang perlu kalian siapkan." Kata ibu Ratih.

__ADS_1


Cinta dan Keanu hanya mengangguk patuh. Semoga saja apa yang menjadi niat baik itu dapat terwujud tanpa adanya halangan hingga saat itu tiba.


*


__ADS_2