
Bug.
Tanpa ampun Keanu langsung menghantam wajah Reno dengan pukulannya. Pria itu hampir tersungkur ke tanah, tetapi segera berdiri lagi dan kemudian balas menatap sengit kepada Keanu yang berdiri menatapnya tajam.
Reno mengusap ujung bibirnya yang meneteskan darah, akibat pukulan Keanu. Seketika meludah di depan Keanu, dan kedua lelaki itu lanjut saling baku hantam di area kampus itu.
"Mas! Stop, Mas! Hentikan!" pekik Cinta dengan nyaring.
Tetapi Keanu dan Reno yang sudah tersulut emosi itu sama sekali tidak mengabaikan teriakan Cinta yang memintanya menghentikan aksi brutalnya.
"Siapapun, tolong lerai mereka," mohon Cinta kepada mahasiswa lain yang sengaja menonton aksi tersebut.
Dasar manusia jaman sekarang. Terasa sulit sekali mendapati manusia yang benar-benar empati. Malah kebanyakan dari mereka merekam aksi tersebut, tujuannya tak lain biar jadi berita viral. Miris!
"Mas Keanu! Kak Reno! Stop!" pekik Cinta lagi.
Sedangkan Hana yang memang tidak ada di tempat itu, tentu tidak tahu dengan kehebohan ini. Andai ada Hana, dialah yang pasti gercep membantu Cinta. Setidaknya dengan memanggilkan petugas keamanan di kampus itu.
Cinta yang melihat Keanu dan Reno tiada saling mengalah, membuatnya seketika merasa pusing. Kondisi tubuhnya yang sebenarnya tidak begitu pulih, membuatnya langsung ambruk tak sadarkan diri. Apalagi kondisi cuaca saat ini juga sedang terik.
"Ceweknya pingsan!" celetuk salah satu mahasiswa yang menonton aksi brutal Keanu dan Reno itu.
Mendengarnya Keanu dan Reno sama-sama menoleh kepada Cinta. Dan benar saja, saat ini Cinta tengah dikelilingi oleh banyak orang disekitarnya.
Keanu lebih dulu berlari ke arah Cinta. Di susul kemudian Reno yang juga berlari ke arah Cinta.
"Sayang... Sayang..."
Keanu menepuk-nepuk pipi Cinta, berharap istrinya itu bisa segera sadar.
"Buruan bawa ke rumah sakit, Ken!" Reno ikut bersuara, ikut panik pastinya.
Keanu menatap sengit kepada Reno yang ternyata juga ikut jongkok di sebelahnya. Tangannya sudah ancang-ancang ingin mengangkat tubuh Cinta, tetapi segera ditepis dengan kasar oleh Keanu.
Reno mengalah. Baginya sekarang yang terpenting adalah kondisi Cinta. Saat Keanu mulai mengangkat tubuh Cinta, Reno bersigap membukakan pintu mobilnya.
"Masuk sini, Ken!" kata Reno, yang sudah membuka lebar pintu mobilnya agar Keanu masuk ke mobilnya.
__ADS_1
Tanpa pikir panjang, padahal semenit yang lalu mereka saling baku hantam, akhirnya Keanu terpaksa masuk ke mobil Reno. Ia juga butuh sopir yang bisa mengantarnya ke rumah sakit. Dan dirinya bisa dengan tenang menjaga Cinta, tanpa mempedulikan setir mobil.
"Sayang, Cinta, bangun..." ucap Keanu, menyapa Cinta yang tak kunjung sadarkan diri. Saat ini mobil itu sudah melaju pesat menuju rumah sakit terdekat.
Reno melirik ke jok belakang, tempat Keanu dan Cinta berada. Nampak jelas di mata Keanu ada rasa kekhawatiran yang teramat kepada Cinta. Dan Reno merasakan ada yang sesak dalam hatinya, melihat tontonan itu.
Tak lama kemudian mereka sudah tiba di rumah sakit. Cinta segera dibawa masuk ke ruang UGD untuk pemeriksaan darurat. Sedangkan Keanu dan Reno sama-sama menunggunya dengan cemas. Seakan abai dengan luka lebam di wajah mereka yang sebenarnya juga butuh pengobatan.
"Kalian tidak mau berobat juga?" tanya seorang perawat kepada mereka.
Keduanya sama-sama menggeleng kepala. Lalu perawat itu pergi sambil geleng-geleng kepala merasa heran.
Sesaat Keanu dan Reno saling melempar tatapan sengit. Dalam hati saling bermonolog, "Kalau ada apa-apa dengan Cinta itu salah kamu!"
Hingga tak lama kemudian seorang dokter yang tadi menangani Cinta keluar dari ruangan Cinta dirawat.
"Dokter, bagaimana keadaan istriku?"
"Dokter, bagaimana keadaan Cinta?"
Bersamaan Keanu dan Reno menanyakan kondisi Cinta pada dokter itu.
"Siapa yang namanya Keanu?" kata dokter itu kemudian.
"Saya, Dok." Keanu mengacungkan tangannya.
Reno melengos sejenak. Perlahan pria itu berjalan mundur, saat melihat dokter itu berbicara begitu serius dengan Keanu, di tempat yang cukup berjarak dengannya.
Lima menit sebelum dokter itu keluar menemui Keanu...
"Aku di mana?" kata Cinta kebingungan. Spontan Cinta ingin duduk, tetapi langsung di tahan oleh dokter itu, yang kemudian Cinta akhirnya kembali berbaring.
"Alhamdulillah sudah sadar. Kamu sekarang di rumah sakit," jelas dokter yang saat itu sedang memeriksa kondisi Cinta.
"Bagaimana, masih pusing?" tanya dokter itu kepada Cinta.
"Sedikit," sahut Cinta.
__ADS_1
Dokter itu mengulaskan senyumnya kepada Cinta.
"Di mana suamiku, Dok? Siapa yang membawaku ke sini?" Cinta kepikiran dengan Keanu.
"Dua orang lelaki. Sepertinya habis berantem, wajahnya sama-sama memar," terang dokter itu.
Cinta masih tercengang di tempat. Dua lelaki yang dimaksud dokter itu pasti Keanu dan Reno.
"Tolong jangan banyak gerak, jangan banyak pikiran. Karena sepertinya kamu sedang hamil ya?" kata dokter itu yang seketika membuat Cinta ternganga mendengarnya.
"Nggak! Aku nggak hamil kok, Dok," elak Cinta.
"Masa sih?" Mendengarnya dokter itu terheran-heran sendiri. Karena saat memeriksa Cinta tadi, sudah yakin jika Cinta sedang hamil. Dilihat dari saat dokter itu mengecek perut Cinta.
"Aku sekarang saja lagi haid, Dok. Masa dibilang hamil? Aneh!" protes Cinta.
"Bisa jadi itu bukan darah haid. Hanya pendarahan kecil karena kamu sedang stress."
Sekali lagi dokter itu mengecek perut bawah Cinta. Dan senyum kecilnya terukir lagi di balik masker yang dipakainya.
"Biar lebih nyata, sudah testpack belum?" kata dokter itu lagi. Karena dokter itu merasa yakin, dan tidak mungkin salah diagnosa.
Cinta menggeleng.
"Mau coba nggak? Atau lebih baik langsung USG saja, biar lebih jelas."
Cinta langsung menggeleng-geleng cepat.
"Tidak keduanya, Dok. Aku tidak hamil. Aku haid sekarang."
Akhirnya dokter itu mengangguk mengalah. Mungkin lebih baik bicara dengan suaminya saja menurut dokter itu.
"Dokter," Cinta menyapa dokter itu yang bersiap beranjak keluar.
"Tolong jangan bahas soal diagnosa dokter kepada suamiku. Aku bukan meragukan diagnosa dokter. Biar nanti aku sendiri yang bilang," mohon Cinta kepada dokter itu. Cinta tidak mau membuat suaminya berharap banyak dengan kabar ini, padahal dirinya saja saat ini nyata sedang haid.
Sejenak dokter itu menghela nafasnya.
__ADS_1
"Setelah ini segera USG, biar cepat tahu bagaimana yang sebenarnya. Sebelumnya selamat ya," ucap dokter itu sambil menepuk lengan Cinta, dan kemudian melangkah keluar dari ruangan tersebut untuk menemui Keanu.
*