Cinta Milik Keanu

Cinta Milik Keanu
Part 53


__ADS_3

Hingga sampai waktu makan malam selesai, Keanu masih belum pulang. Cinta sengaja menunggu Keanu sambil rebahan di kasurnya. Sesekali menengok ponselnya berharap pria itu online, karena saat Cinta berusaha menelponnya tadi ponsel pria itu sedang tidak aktif. Dengan ini membuat perasaan Cinta semakin gamang. Sengaja di silent karena sedang bersama orang penting itu, atau memang sengaja karena ingin menghindarinya? Dua pertanyaan itu terus saja mengusik pikiran Cinta.


Tepat saat jam menunjukkan hampir pukul sepuluh malam, barulah Cinta mendengar handle pintu kamarnya berbunyi, pertanda ada seseorang yang akan masuk ke kamarnya. Dan benar saja, orang yang masuk itu adalah Keanu.


"Mas," sapa Cinta menyambut kedatangan suaminya, sambil merubah posisinya menjadi duduk di atas ranjang itu.


Keanu hanya menoleh sekilas. Lalu pria itu langsung melipir ke kamar mandi begitu saja.


Cinta dapat merasakan perubahan mimik wajah suaminya itu. Walau belum tahu apa penyebab pastinya, tetapi bukankah sebelum ini sudah lumrah Keanu bersikap seperti itu?


Gadis itu sengaja menunggu Keanu keluar dari kamar mandi, hingga kemudian tak lama setelah itu akhirnya Keanu keluar juga. Bukannya beranjak ke kasur, tetapi Keanu memilih duduk di sofa dalam kamar itu sambil memainkan ponselnya.


Cinta menatapnya dengan pikiran yang penuh tanda tanya. Terlebih penasaran dengan apa yang terjadi dengan suaminya di luar barusan. Segera gadis itu menyingkap selimut yang di pakainya. Tetapi baru saja kaki Cinta belum menyentuh lantai, Keanu menatapnya.


"Tidur!" ucapnya dingin. Seakan menjadi perintah telak untuk Cinta, untuk segera tidur dan tidak mendekatinya.


"Kamu dari mana? Kenapa keluar nggak bilang dulu?" Cinta bertanya dengan posisi diam di tempat. Sungguh gadis itu sudah tidak mau berbasa-basi lagi.


"Ada urusan mendadak. Sudah tidur sana!" balas Keanu, tetapi kedua matanya tetap fokus menatap layar ponselnya.


Cinta menghela nafasnya lagi. Seketika di sadarkan oleh keadaan. Apa yang ia harapkan terhadap pria yang memang tidak mencintainya itu? Dan mungkin saja sikapnya kemarin yang berubah lebih baik itu memang karena efek geser otak menurut Cinta.


Saat ini Cinta melihat Keanu mulai berbaring di sofa itu, masih dengan tangannya yang sibuk memainkan ponselnya.


"Kenapa nggak tidur di sini, Mas?" sapa Cinta lagi.


Tetapi jangankan di jawab, yang ada pria itu malah cekikikan sendiri sambil fokus memantengi ponselnya.


Merasa tidak di anggap sama sekali oleh Keanu, akhirnya Cinta memilih kembali berbaring saja. Tidur miring sambil memperhatikan Keanu dari tempatnya.


Sebenarnya pria itu tahu jika sedang di perhatikan oleh Cinta. Tetapi kejadian tadi siang itu yang membuatnya merasa entah. Harga dirinya sebagai lelaki, utamanya sebagai suami, merasa tercabik-cabik melihat kejadian siang tadi. Dan mungkin akan lebih baik saling diam dulu, agar bisa sama-sama intropeksi diri menurut Keanu.

__ADS_1


Beberapa saat kemudian Keanu melihat Cinta sudah memejamkan matanya. Merasa penat dan kaku leher kalau tidur di sofa, jadinya Keanu berpindah tidur di kasur. Pria itu segera berbaring di kasur bagiannya. Tak ada adegan curi-curi peluk lagi, yang biasanya di lakukan oleh pria itu.


Keanu juga tidur dengan posisi miring, tetapi punggung mereka saling membelakangi. Tak ada satu pun yang bergerak merubah posisinya, dan Cinta sadar akan hal itu karena sebenarnya sedari tadi ia hanya pura-pura tidur.


"Ternyata benar semua ini cuma mimpi," gumam Cinta, merasa kecewa dengan dirinya sendiri.


Jujur saja, saat Keanu berubah sikap kepadanya kemarin, Cinta merasa mulai ada harapan baginya. Bahkan tadi pagi saja mereka masih baik-baik saja. Dan entah mengapa pria itu kembali ke sikap awal, hal itu lah yang Cinta pikirkan saat ini.


Kemudian gadis itu pun akhirnya terlelap dengan sendirinya. Begitu pun dengan Keanu.


***


Adzan subuh telah berkumandang. Cinta bangun lebih dulu, sekilas melirik suaminya yang masih pulas. Perlahan gadis itu memberanikan diri membangunkan Keanu. Rupanya tak begitu sulit untuk membangunkannya, cukup di goyang-goyang lengannya, Keanu akhirnya terbangun.


Pria itu beranjak begitu saja dari pembaringannya, tanpa menyapa Cinta. Membuat gadis itu merasa jika suaminya itu marah atau bagaimana, Cinta semakin tak paham.


Cinta melihat Keanu masuk ke kamar mandi. Sebenarnya ia mau menunggu Keanu keluar dari sana, berhubung sudah tak tahan ingin buang air kecil, akhirnya Cinta memutuskan untuk menggunakan kamar mandi yang ada di kamar sebelah.


Cinta yang mendapati dirinya sudah tuntas dengan masa period nya, pastinya akan mandi bersih untuk mensucikan hadasnya.


"Mas," sapa Cinta tiba-tiba.


"Eh!" Spontan Keanu bereaksi kaget sambil menoleh kepada Cinta yang tiba-tiba saja sudah berdiri di belakangnya.


"Kenapa jadi kaget gitu?" tanya Cinta heran, dengan senyum kecilnya yang mengembang.


Sesaat netra pria itu menatap lekat pada Cinta dengan rambutnya yang tergerai sedikit basah.


"Aku sudah bersih. Kamu belum sholat nggak? Kalau belum, jamaah yuk?" ajak Cinta sambil kemudian menyisir rambutnya. Berdiri bersejajar dengan Keanu di depan kaca rias itu, sama-sama menatap pantulan diri dengan kegiatan yang sama di lakukan, yaitu mengeringkan rambut.


Keanu tak merespon apa-apa. Tetapi Cinta bisa melihat jika suaminya itu diam-diam melirik nya. Pun Keanu juga tidak berkata banyak saat Cinta menggelar dua sajadah itu, untuk kemudian mereka menunaikan subuhnya dengan bersama.

__ADS_1


"Tolong maafkan semua kesalahan yang baik di sengaja atau tidak. Tegur aku, kalau memang aku salah. Bimbing aku, agar aku bisa menjadi istri yang patuh, yang bisa menyenangkan hati kamu," ucap Cinta seiring bibirnya mencium punggung tangan Keanu hingga cukup lama. Setelah dua rakaat itu usai di laksanakan.


Keanu masih betah diam. Tidak merespon apapun yang di ucapkan Cinta. Walau sejujurnya hatinya terasa hangat saat mendengar ucapan Cinta itu, tetapi kejadian kemarin itu masih begitu melekat hingga membuat hatinya kembali dingin.


"Ayo, kamu do'a, Mas, aku yang aminkan," seru Cinta kepada Keanu.


Segera pria itu menengadahkan kedua tangannya, memanjatkan doa kebaikan. Dengan Cinta yang mengamini semua do'a yang di pinta oleh suaminya itu dengan khusyuk.


"Boleh tahu nggak kamu do'a apa barusan?" sapa Cinta saat sedang melipat kain sholatnya, sedangkan Keanu sendiri masih betah duduk di atas hamparan sajadah itu.


"Mau tahu?"


Tak di sangka rupanya Keanu mau menyahut, meskipun dengan bertanya balik kepadanya.


"Mau tahu sekali malah," ucap Cinta semangat sekali. Bahkan gadis itu sudah duduk bersila, bersiap mendengarkan ucapan Keanu setelah ini.


"Sayangnya aku nggak mau kasih tahu," seloroh Keanu.


Spontan Cinta memukul kecil pada paha pria itu, akibat gemas sudah kena prank pagi-pagi.


"Ah, mas Keanu curang! Iikh...."


Tetapi tiba-tiba Keanu menarik tangan Cinta, hingga gadis itu oleng dan terduduk dalam pangkuan Keanu.


"M-mas mau a-apa?"


Bibir gadis itu gemetar, kentara sangat gugup yang ia rasa saat ini.


"Tolong jelaskan, istilah menyenangkan hati suami itu seperti apa?"


*

__ADS_1


__ADS_2