Cinta Milik Keanu

Cinta Milik Keanu
Eps 135


__ADS_3

Ibu Rahayu datang saat malam tiba, sesaat setelah waktu Isya. Sedangkan ibu Ratih pulang sore tadi. Jadilah hanya tinggal berdua, Keanu dan Cinta saja.


"Assalamu'alaikum..." Salam ibu Rahayu menggema sambil membuka pintu kamar Cinta tempat dirawat.


"Wa'alaikum salam." Bersamaan Keanu dan Cinta menjawab salam ibu Rahayu.


Ibu Rahayu langsung mendekat kepada Cinta yang terlihat sedang menggendong satu bayinya. Zayn yang juga datang bersama ibu Rahayu langsung meletakkan beberapa hadiah yang sengaja dibawa ibu Rahayu untuk kedua cucu kembarnya.


Lalu bergantian pula Cinta dan Keanu bersalaman dengan ibu Rahayu. Tanpa canggung ibu Rahayu langsung menciumi pipi Cinta cukup lama. Rasanya terharu sekaligus bahagia melihat putrinya berhasil melewati masa penuh perjuangan melahirkan dengan normal kedua bayinya.


"Baarokallah... Semoga sehat selalu ya, Nak," seru ibu Rahayu sembari mengusap lembut pucuk kepala Cinta.


"Semua ini juga berkat do'a ibu," kata Cinta kemudian.


"Eh, sini, ibu pingin gendong cucu ibu." Lalu ibu Rahayu mengambil alih bayi yang sedang digendong Cinta.


Ibu Rahayu mencium bayi yang di gendongnya kemudian mencium bayi yang saat itu digendong Keanu.


"Hallo cucu, ini nenek. Oh iya, ini mana yang Azzam mana yang Azura?" tanya ibu Rahayu.


Bayi twins Cinta dan Keanu mereka beri nama Azzam dan Azura. Azzam yang berarti lelaki bertekad kuat. Yang diharapkan menjadi sosok laki-laki yang tidak mudah menyerah, tegas, sabar dan tegar. Sedangkan Azura berarti langit biru. Yang juga mengandung harapan semoga bayi perempuan itu kelak memiliki masa depan yang cerah secerah langit biru.


"Yang ibu gendong dia Azzam, Bu," jelas Keanu.


"Ooh... ini yang cowok," ucap ibu Rahayu sambil kembali mencium gemas bayi itu.


Tetapi kemudian bayi Azzam menangis.


"Mungkin mau nyusu, Ta," seru ibu Rahayu, dan kemudian menyerahkan bayi itu kepada Cinta.


Tetapi kemudian ibu Rahayu malah mengambil bayi yang digendong Keanu, bayi Azura. Bayi perempuan itu sedari tadi terlihat begitu lelap, tidak seperti Azzam yang sering rewel meminta *****.


Meski merasa malu untuk menyusui Azzam didepan ibunya, apalagi juga ada abangnya, Zayn, tetapi semua itu harus ditepis dulu. Mengingat tangis Azzam yang semakin memekik. Keanu yang mengerti reaksi Cinta yang butuh tameng dari hadapan ibu dan abangnya, langsung membungkukkan badan agar buah d4d4 Cinta yang semakin montok itu tidak terekspos dengan jelas.


Zayn yang melihat adegan itu langsung memilih duduk di sofa dalam ruangan itu, tempatnya cukup berjarak aman dari Cinta yang sedang menyusui. Ibu Rahayu tidak begitu memperhatikan, karena terlalu senang menimang cucunya.


Bibir bawah Cinta digigit dengan pelan, saat bayi Azzam mulai menyesap ****** susunya.


"Masih sakit?" tanya Keanu ikut meringis melihat reaksi Cinta yang seperti kesakitan.


Cinta merespon dengan anggukan kepalanya.


"Tapi kalau aku yang nyusu kok kamu nggak gitu? Kayak menikmati sekali malah," celetuk Keanu tanpa filter.

__ADS_1


Cinta langsung menatap horor kepada Keanu. Bisa-bisanya suaminya itu bicara mesum, padahal dalam ruangan ini juga ada ibu Rahayu dan Zayn.


"Mas!" Cinta sampai mencubit kecil tangan Keanu karena gemas sekali. Yang dicubit hanya nyengir, tidak merasa salah sama sekali.


Beruntungnya Keanu bicara itu dengan suara yang lirih, yang Keanu yakin tidak akan sampai didengar oleh ibu mertuanya maupun kakak iparnya.


"Tapi itu fakta kan, Dek," tambah Keanu sambil tersenyum lebar. Sepertinya bahasan tentang menyusui cukup menarik pikirannya.


"Tauk ah, diem!" Cinta sampai menepuk lengan Keanu cukup keras. Tak ayal, ibu Rahayu dan Zayn langsung menoleh penasaran kepada mereka.


"Ee... Barusan ada nyamuk di lengan mas Keanu, Bu," dusta Cinta.


"Ada nyamuk? Kok bisa? Padahal ini sudah ruang VVIP kan?" ibu Rahayu terheran-heran sendiri.


Keanu dan Cinta sama-sama tidak merespon lanjut. Keduanya kembali fokus memperhatikan bayi Azzam yang terlihat begitu pandai menyusu.


"Azzam lebih doyan nyusu daripada Azura. Mana mimiknya kuat lagi," ucap Cinta, merasakan perbedaan saat bayi Azzam dan Azura menyusu.


"Cowok gitu kali, Dek," celetuk Keanu lagi, sehingga Cinta melirik jengah kepadanya.


"Jangan ngelirik gitu, aku ini sebenarnya lagi sedih, Dek," kata Keanu mulai mendramatisir sok sedih.


Cinta diam saja, tetapi ia juga menunggu perkataan selanjutnya dari Keanu.


Bukannya menjawab, Keanu malah mencondongkan wajahnya untuk mencium pipi bayi Azzam yang sedang anteng menyusu. Tak disangka rupanya Keanu ambil-ambil kesempatan mencium sumber kehidupan bayi itu.


"Mas!" Spontan Cinta terjingkat kaget dengan perlakuan Keanu yang diluar dugaan.


Zayn yang sebenarnya melihat aksi itu hanya bisa senyum-senyum sendiri. Karena ia pun juga begitu, saat Ara melahirkan Ziana beberapa bulan kemarin. Ibu Rahayu tetap tidak tahu dengan kelakuan mantunya yang mulai mesum, karena ibu Rahayu sedang bersenandung sholawat dengan khusyuk sambil menimang bayi Azura. Posisinya berdiri membelakangi Cinta dan Keanu.


"Aku sedih karena harus puasa lama," seru Keanu kemudian.


Cinta mulai paham apa maksud perkataan suaminya itu. Mau bagaimana lagi, memang itulah kenyataan yang harus diterima. Ingin rasanya Cinta tertawa ngakak melihat wajah suaminya yang cemberut. Terasa lucu.


"Nggak usah senyum-senyum, Dek. Suamimu lagi galau nih. Mana lahan yang halal aku sentuh sudah dikuasai Azzam sama Azura, terus giliranku kapan?" Keanu berkata sambil menekan-nekan buah kenyal milik Cinta dengan jari telunjuknya.


"Ehem!" Zayn sengaja berdeham agak nyaring.


Cinta dan Keanu langsung menoleh kepada Zayn. Ternyata pria itu sedang terkekeh sendiri, karena sebenarnya dari tadi diam-diam mendengar obrolan Keanu.


Cinta yang melihat reaksi abangnya yang kentara menertawakan mereka tentu malu sendiri. Tetapi Keanu tetap santai saja.


Tak disangka karena dehaman Zayn yang sedikit keras itu ternyata membangunkan tidur bayi Azura. Bayi perempuan itu menangis, dan ibu Rahayu langsung menoleh kepada Zayn.

__ADS_1


"Zayn, kalau mau batuk diluar sana!" sergahnya yang menduga Zayn sedang tidak enak tenggorokan.


"Cup cup cup sayang... Om Zayn nakal ya," kata ibu Rahayu sambil berusaha menenangkan Azura lagi.


"Sayang, mungkin Azura juga mau mimik," ucap Keanu melihat Azura yang nangisnya cukup awet.


Lalu pria itu pun mengambil Azura dari ibu Rahayu, dan ibu Rahayu langsung mengambil Azzam dari Cinta.


"Dek, kalau capek aku buatkan sufor aja buat Azura," usul Keanu demi melihat wajah Cinta yang kentara lesu. Bayangkan saja, baru pertama menjadi ibu langsung dihadapkan dengan dua bayi sekaligus.


"Aku masih bisa, Mas," sahut Cinta dengan singkat.


Keanu yang melihat Cinta yang selalu bersemangat walau kentara sedang lesu, hanya bisa membelai lembut kepala Cinta. Dirinya sebagai seorang suami sekaligus bapak, tentu harus selalu ada dan saling membantu dalam mengurus dua buah cinta mereka.


Bayi Azzam sudah terlelap dengan nyenyak sekali. Ibu Rahayu langsung meletakkan dalam box bayi.


"Ibu, ayo kita pulang," ajak Zayn tiba-tiba.


"Iya, ibu pulang saja. Aku di sini sudah ada mas Keanu." Cinta ikut bicara.


Ibu Rahayu langsung mengangguk setuju, mengingat dirinya butuh istirahat nyaman malam ini. Setelah berpamitan, ibu Rahayu dan Zayn keluar dari ruangan itu. Untuk malam ini Zayn membawa ibunya bermalam di rumahnya. Nanti setelah Cinta pulang dari rumah sakit, barulah ibu Rahayu akan menginap di rumah Cinta.


Tak lama kemudian seorang suster datang untuk mengambil bayi twins itu, untuk ia bawa dalam kamar khusus bayi. Jadilah dalam kamar itu hanya tinggal Keanu dan Cinta berdua.


"Kamu cepat tidur ya, Dek. Pasti capek sekali," ucap Keanu, sebelumnya membenahi posisi bantal Cinta agar tempatnya bisa lebih nyaman untuk Cinta tidur nanti.


"Iya, Mas. Rasanya capek, tapi nikmat sih. Ah, jadi begini rasanya jadi ibu ya, Mas," seru Cinta sambil menatap pada langit-langit kamar.


Keanu hanya tersenyum tipis. Tangannya terus saja membelai kepala Cinta, agar istrinya itu bisa segera tidur dengan nyenyak.


"Tidurlah!" kata Keanu lagi. Tangannya sudah berpindah memijiti lengan Cinta.


"Kamu tidak tidur juga, Mas?" tanya Cinta karena suaminya masih bersemangat memijatnya.


"Nanti aku juga tidur."


"Kamu nggak lagi modus kan, Mas?" Cinta melirik was-was pada lengannya yang sedang dipijit Keanu.


"Nggak ada! Mau modus juga masih lampu merah. Dilarang keras. Aku akan sangat sabar menahan, Dek. Tapi nanti setelah saatnya tiba, kamu harus siap lahir batin. Hahaha..."


"Ya ampuuuuuun!"


*

__ADS_1


__ADS_2