Cinta Milik Keanu

Cinta Milik Keanu
Eps 119


__ADS_3

Malam kembali menyapa. Setelah seharian ini Keanu seolah menjadi bodyguard Cinta, lantaran istrinya itu tidak mau ditinggal sedetikpun, akhirnya kini saatnya mereka mengistirahatkan tubuh pada malam yang panjang.


Saat ini Keanu melihat Cinta sedang membongkar isi lemarinya, katanya ingin menata ulang karena bosan dengan tatanan sebelumnya. Dan Keanu hanya bisa menunggu sambil duduk di sebelahnya. Sebenarnya ingin membantu tetapi Cinta melarangnya. Daripada nanti moodnya berubah manyun lagi, lebih baik Keanu menurutinya, meski malam sudah merambat naik dan seharusnya mereka sudah tidur.


Sesekali Keanu menguap, rasa kantuknya sudah datang. Cinta yang melihatnya, malah menyuruh Keanu tidur lebih dulu.


"Ayo tidur bareng, Dek, itu bisa lanjutkan besok," kata Keanu, rasanya tidak rela kalau harus tidur sendiri.


"Nanggung, Mas," tolak Cinta. Dan Cinta semakin mempercepat menatanya.


"Kamu itu jangan capek-capek, sini aku bantu, nggak boleh nolak!" Keanu langsung mengambil lipatan baju itu dari tangan Cinta.


"Begini?" tanyanya, takut tidak sesuai kemauan Cinta.


Cinta mengangguk. Tubuhnya yang juga mulai lelah, membiarkan Keanu menggantikan kegiatannya. Setelah semua selesai di tata, Cinta masih belum beranjak, tetap berdiri mematung seperti sedang memikirkan sesuatu.


"Mas, minta tolong turunkan koper punyaku," ucap Cinta tiba-tiba.


Keanu tercengang mendengarnya.


"Buat apa?" tanya Keanu sambil menggaruki kepalanya karena heran.


"Kalau nggak mau biar aku aja yang ambil," sungut Cinta.


"Eh, jangan nekat ya!" Keanu menarik bahu Cinta, mencegahnya karena Cinta sudah mulai beranjak ingin mengambil kursi kecil.


"Diem di sini!" titah Keanu membimbing Cinta duduk di tepi ranjang. Dan Keanu mulai mengambilkan koper milik Cinta yang berada di atas lemarinya.


Setelah koper itu berhasil diambil, Cinta langsung membukanya.


"Cari apa sih, Dek?" tanya Keanu penasaran. Kembali duduk di sebelah Cinta yang sibuk menggeledahi koper kosong itu.


Cinta terlihat sangat serius. Keanu yakin pasti ada sesuatu yang sedang dicari Cinta saat ini. Perlahan Keanu menarik tangan Cinta, membuat wanita itu langsung menoleh kepadanya.


"Cari apa? Lanjut besok memang nggak bisa? Ini sudah malam. Kasihan debay kalau kamu kurang tidur," kata Keanu sambil kemudian mengelus perut Cinta.


"Aku cari cincin, Mas," aku Cinta pada akhirnya.

__ADS_1


"Cincin?"


Cinta mengangguk, kemudian kembali sibuk mencari cincin yang seingatnya terakhir ia pakai saat mau berangkat ke Jakarta untuk kuliah.


"Apa ada di rumah ya?" pikir Cinta, berbicara sendiri.


"Atau-- tertinggal di apartemen," katanya lagi.


"Mas, besok ikut aku ke apartemen!" pekik Cinta kemudian, merasa cincin yang dicarinya itu tertinggal di apartemen milik Zayn, yang sebelum ini Cinta tinggal di sana.


Keanu mengangguk pasrah. Setidaknya malam ini Cinta mau diajak tidur. Urusan besok apa kata besok. Meski sebenarnya sangat penasaran cincin itu sepenting apa bagi Cinta, tetapi rasa penasarannya mengalahkan rasa kantuknya yang teramat.


"Sini, Dek," ucap Keanu saat mereka sudah sama-sama berbaring di ranjang, membawa tubuh Cinta dalam pelukannya.


"Sebenarnya tadi aku pingin, tapi kelamaan nunggunya sampai aku ngantuk," seru Keanu dengan mata yang terpejam, dan semakin merapatkan pelukannya.


Cinta tersenyum tipis mendengarnya. Biasanya sebelum Cinta hamil, suaminya itu model ngeyelan untuk urusan peranjangan. Bila hassratnya belum terpenuhi, segala cara dan rayuan ia lakukan sampai Cinta berhasil luluh dan menyerahkan diri dengan suka rela. Tetapi setelah hamil, sepertinya Keanu ingin Cinta bisa memiliki istirahat yang cukup, tanpa diganggu dengan itu-itu. Walau sejujurnya sudah tidak kuat, karena sudah absen seminggu.


Perlahan keduanya sudah sama-sama terlelap dalam buaian mimpi panjang di malam ini.


"Siang aja gimana? Ini kamu masih nggak fit gitu." Keanu berusaha merayu Cinta untuk menundanya sejenak. Mengingat perjuangan Cinta yang muntah-muntah dari sebelum subuh tadi, tentu Keanu bertambah kasihan melihatnya.


"Aku takutnya kalau siang nanti kamunya yang nggak bisa diandelin," balas Cinta, mengingat mereka sering bergantian mengalami ngidam.


"Nggak, InsyaAllah nggak!" kata Keanu meyakinkan.


Wajah Cinta berubah manyun. Bersyukurnya tidak langsung merajuk. Terbukti ketika Keanu membimbingnya duduk santai sambil menonton TV sambil merangkul pundak Cinta, wanita itu tidak menolak. Malah semakin menyamankan posisinya, dengan berbaring sambil berbantalkan paha Keanu.


"Jadi kapan mau USG?" tanya Keanu kemudian.


"Males," sahut Cinta dengan nada malasnya.


"Nggak boleh males, Sayang. Justru kita harus segera periksakan biar kita bisa tahu hal-hal apa yang perlu kita ketahui, supaya debay kita bisa tumbuh sehat, bundanya juga sehat, nggak muntah-muntah terus tiap harinya."


Cinta sedikit tergelak mendengar ucapan Keanu. "Kalau muntah-muntah itu sudah alamiah, Mas. Tiap wanita yang hamil muda pasti begitu. Katanya nanti hilang sendiri kalau perutnya sudah gede."


"Kalau nunggu sampai perut kamu besar, itu lama dong, Dek. Jujur aku nggak tega tiap pagi lihat kamu tersiksa seperti itu," ucap Keanu dengan wajah sendu.

__ADS_1


Cinta hanya tersenyum mendengarnya. Bagaimana pun ungkapan suaminya, morning sickness sudah menjadi bagian yang tidak bisa dihindari bagi bumil. Yaa... Walau ada juga perempuan yang tidak mengalami morning sickness, seperti tidak ada perubahan dan perbedaan, tahu-tahu sudah hamil tiga bulan. *Othor tulis seperti ini karena kejadian yang seperti ini real terjadi pada salah satu keluarga othor😀


"Dulu waktu kak Ara hamil Ziyyan, malah abang Zayn yang ngidam. Awalnya dikira asam lambung, nggak tahunya kak Ara hamil," ucap Cinta lagi. Tiba-tiba ingat cerita itu karena Zayn pernah menceritakannya.


"Masa sih, Dek? Bukannya dulu Zayn dan Ara--"


Keanu tidak jadi melanjutkan perkataannya. Pikirannya kembali bernostalgia pada kejadian enam tahun silam. Dan Cinta paham kenapa Keanu tidak meneruskan perkataannya. Sebab kisah Zayn dan Ara itu terjadi karena kecelakaan, alias hamil diluar nikah.


"Mas, ibu sama mama belum kita kasih tahu ya?" Pertanyaan Cinta membuyarkan lamunan Keanu.


"Eee...." Lalu Keanu menggelengkan kepalanya.


"Tapi mungkin mereka sudah tahu dari Zayn," lanjut Keanu, menduga Zayn telah memberitahu kabar kehamilan Cinta kepada ibunya.


Cinta terdiam berpikir.


"Kita kasih tahu ibu mama setelah USG, gimana, Mas?" usul Cinta kemudian.


"Sekarang aja USG nya gimana?"


Cinta langsung menggeleng kepala. Keanu balas menatap Cinta dengan gemas.


"Aku kok lapar lagi ya, Mas," kata Cinta sambil mulai duduk. Padahal sarapan pagi mereka baru berselang satu jam yang lalu.


"Makan lagi, Dek. Pingin makan nggak usah ditahan. Wajar kalau kamu gampang lapar," sahut Keanu, memaklumi kalau Cinta gampang lapar karena yang dimuntahkan juga lumayan.


"Tapi males, pingin tidur aja." Lalu Cinta mulai berdiri, tetapi tiba-tiba tubuhnya sudah terangkat dalam gendongan Keanu.


"Ayo, aku kelonin," ucap Keanu semangat sekali.


Cinta diam saja. Dilihat dari gelagat Keanu sepertinya kelon plus-plus. Sesampainya mereka di kamar, Keanu langsung menubruk Cinta dengan ciuman penuh kerinduan. Dan Cinta yang juga merasa rindu dengan belain suaminya itu, tentu tidak bisa menolaknya. Yang akhirnya terjadilah penyatuan raga itu.


Oke. Skip! Skip! Jangan harap othor menulis hot hot. Ini bulan puasa readers.........


Ehem! Buat yang penasaran tentang kisah Zayn dan Ara, silahkan langsung baca di novel othor yang berjudul LOVE OF AURORA.


See you next part😘

__ADS_1


__ADS_2