Cinta Milik Keanu

Cinta Milik Keanu
Part 23


__ADS_3

"Hai Cinta..."


Seorang pria tampan yang sudah Cinta kenal menyapa Cinta dari dalam mobil dengan kaca yang terbuka lebar.


Cinta tersenyum kecil kepadanya.


"Mau pulang?" tanya Reno, masih dari dalam mobilnya.


"Iya, Kak."


"Ayo masuk."


Reno menyuruh Cinta masuk ke mobilnya. Berhubung gadis itu masih terdiam, maka akhirnya Reno keluar dan kemudian membukakan pintu mobilnya agar Cinta mau ikut pulang dengannya.


"Tapi, Kak--"


Tentu Cinta merasa tidak enak hati menerima tawaran dari teman dekat Keanu. Selain ia tidak begitu dekat sebelumnya, statusnya yang sudah menjadi istri itu yang membuatnya harus pandai menjaga sikap.


"Tenang, Keanu nggak mungkin marah," ucap Reno.


Sudah pasti Keanu tidak akan marah. Karena memang pria itu tidak memiliki rasa apa-apa terhadap Cinta.


Reno sudah tahu jika gadis yang diajak pulang bersamanya itu adalah istri dari teman dekat sekaligus relasi bisnisnya. Karena saat Keanu menikah itu Reno juga menyaksikannya. Saat itu yang datang dari pihak keluarga Keanu hanyalah dirinya dan ibu Ratih saja.


Pria itu juga tahu bagaimana perasaan Keanu terhadap Cinta. Meski dulu ia yang menjadi saksi saat Keanu mencium Cinta di depan apartemennya, entah mengapa sampai saat ini Keanu masih datar saja terhadap Cinta. Padahal menurut logika, untuk menyukai gadis secantik Cinta itu sangat mudah. Parasnya yang ayu dan manis itu menjadi daya pikat tersendiri buat mata lelaki yang memandangnya.


Termasuk Reno. Sejujurnya pria itu juga menyukai Cinta. Sikapnya yang kalem dan manis, membuat pria itu diam-diam memiliki rasa yang lebih kepada Cinta. Tetapi semenjak gadis itu telah terikat janji pernikahan dengan Keanu, tentu Reno harus sadar diri dan mundur saat itu juga.


Mungkin Keanu tidak akan tahu jika Reno sempat menyukai Cinta. Sebab pria itu memang pandai menyembunyikan perasaannya. Apalagi Reno juga melihat gelagat Cinta yang rupanya lebih memilih menyukai Keanu. Maka pria itu memilih memendamnya saja.


"Ayo, Ta," ajak Reno lagi.


Setelah dipikir-pikir memang ada baiknya Cinta pulang dengan Reno dari pada harus naik ojol yang Cinta tidak kenal siapa orangnya.

__ADS_1


"Sebelumnya terimakasih, Kak," seru Cinta lalu kemudian masuk juga ke dalam mobil Reno.


Reno tersenyum riang. Pria itu kemudian ikut masuk dan segera melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang.


"Keanu nggak jemput apa?" tanya Reno di sela perjalanan agar tidak sepi jika hanya saling diam.


Cinta terdiam sesaat, lalu menggeleng. Gadis itu sama sekali tidak kepikiran untuk menghubungi Keanu agar menjemputnya barusan. Tetapi jika di pikir-pikir lagi, masa iya Keanu mau menjemputnya bila Cinta menghubunginya? Sepertinya jawabannya sudah pasti tidak.


"Bukannya setelah ini kamu ke restoran ya?"


Pria itu sampai hafal kapan jadwal sift Cinta kerja di restoran.


"Aku sudah nggak kerja lagi, Kak," seru Cinta kemudian.


"Berhenti?"


Cinta mengangguk saja.


"Keanu yang nyuruh?" selidik Reno.


Reno hanya bisa manggut-manggut melihatnya. Memang itu hak Keanu mau bagaimana pun kepada Cinta, termasuk melarangnya bekerja lagi di restorannya. Tetapi melihat raut wajah Cinta yang tidak begitu senang, sepertinya gadis itu masih berat hati disuruh berhenti kerja oleh Keanu.


"Mau langsung pulang kan?" tanya Reno lagi.


"Sebenarnya aku masih mau ke apartemen. Tapi besok saja sudah," ucap Cinta.


"Kalau mau ke apartemen ayo. Aku juga sekalian pulang sebentar."


"Tidak usah, Kak. Nanti yang ada putar arah. Merepotkan entar."


"Nggak repot kok. Tinggal putar doang kan?"


Sambil bicara itu Reno sambil memutar kemudinya berbalik arah.

__ADS_1


Reno yang memang tinggal bersebelahan dengan apartemen Cinta, Ralat! Apartemen Zayn yang ditempati Cinta, tentu tidak merasa direpotkan mengantar Cinta ke apartemen.


Sekitar sepuluh menit akhirnya mereka sudah sampai di basement apartemen yang mereka tuju. Bersamaan mereka keluar dari mobilnya dan melangkah bersama lagi menaiki lift.


Tak lama setelah itu Cinta sudah sampai lebih dulu didepan pintu apartemennya.


"Aku nggak lama, Kak. Cuma mau ambil beberapa buku," ucap Cinta saat akan membuka pintu apartemennya.


Reno mengangguk dengan ulasan senyumnya yang menawan. Lalu mereka berpisah di sana. Cinta masuk ke apartemennya, sedangkan Reno juga ikut masuk ke apartemen miliknya.


Gadis itu segera mengemasi barang apa saja yang ingin ia bawa. Mumpung ada tumpangan gratis, bukan hanya buku yang dibawa Cinta. Melainkan juga beberapa barang penting lainnya termasuk pakaian miliknya.


Saat sedang rehat sejenak karena sedikit lelah, ponselnya kembali berbunyi menandakan ada pesan masuk untuknya.


Sedikit malas gadis itu meraih ponselnya. Rupanya Hana yang mengiriminya pesan lagi, cuma sepertinya itu sebuah foto yang dikirim Hana kepadanya.


[ Huwaaaaaaa...... Hari patah hati sedunia.... ]


Lengkap dengan emoticon orang menangis, Hana mengirim foto hasil jepretannya kepada Cinta. Foto itu ialah foto Keanu bersama wanita lain di restoran. Dari hasil tangkapan gambar itu sepertinya Keanu sangat senang dengan keberadaan wanita itu.


Wanita bertubuh seksi juga yang berpenampilan sedikit terbuka itu, yang tak pernah Cinta lihat sebelumnya, terlihat sedang menggandeng lengan Keanu begitu mesra.


Jangan ditanya bagaimana perasaan Cinta menerima kiriman foto itu. Hancur sehancur-hancurnya. Patah sebelum dayung cinta itu disambut oleh Keanu. Tanpa terasa mata gadis itu kembali menitikkan air matanya. Cemburu! Iya, Cinta cemburu saat ini.


Sampai-sampai pesan dari Hana itu ia abaikan begitu saja. Sosok suaminya itu memang banyak penggemarnya di restoran, termasuk beberapa pegawainya yang juga tergila-gila kepadanya. Sebenarnya Hana tidak berniat apa-apa mengirim foto itu kepada Cinta. Gadis itu hanya ingin berbagi kesedihan saja karena bos Keanu nya tumben-tumbenan didatangi wanita cantik yang juga disambut bahagia oleh Keanu.


Kedekatan Keanu dengan wanita itu tentu menimbulkan berbagai persepsi berbeda dari beberapa orang yang melihatnya. Tidak salah jika kebanyakan yang melihatnya akan mengira wanita itu adalah kekasih Keanu. Dan Hana juga tahu jika Cinta menyukai Keanu, tetapi yang Hana kira hanya sebatas rasa kagum saja. Makanya gadis itu memberi tulisan hari patah hati sedunia kepada Cinta. Andai Hana tahu siapa dan bagaimana hubungan Cinta dengan bos tempatnya bekerja itu, mungkin Hana tidak akan ceroboh mengirim foto menyakitkan itu kepada Cinta.


Lagi-lagi Cinta menangis seorang diri. Rasa cintanya yang bertepuk sebelah tangan membuatnya harus berulang-ulang merasakan perihnya rasa sakit itu. Sehingga ia lupa jika saat ini sedang ditunggu Reno didepan apartemennya. Pria itu mengetuk pintu apartemen Cinta berulang-ulang. Karena tak kunjung dibukakan pintu oleh Cinta, membuat pria itu nekat menghubungi ponselnya.


Dering hape Cinta berbunyi, muncul nama Reno pada layar ponselnya. Tetapi gadis itu hanya meliriknya tanpa minat menjawab panggilan itu.


Hingga panggilan itu terus berbunyi seiring bunyi ketukan pintunya yang terus bersamaan, akhirnya membuat Cinta melangkah gontai menuju pintu untuk membukakan pintunya.

__ADS_1


"Cinta!"


*


__ADS_2