Cinta Milik Keanu

Cinta Milik Keanu
Part 27


__ADS_3

Keanu segera berpaling muka ketika menyadari dirinya hampir terbawa suasana dengan tatapan mata Cinta yang sedikit menggoda. Apalagi dengan kondisi tubuh mereka yang bersentuhan kulit begitu dekat, membuat degup jantungnya tiba-tiba berdetak tak seperti biasanya.


Sedangkan Cinta hanya tersenyum manis menatap wajah Keanu yang kentara gugup. Hati kecilnya sedikit gila, apakah harus seperti ini dulu agar setiap hari ia bisa melihat wajah bersemu suaminya.


"Cinta, kamu belum jawab, itu darah apa?" Keanu berbicara lagi, tapi wajahnya menatap ke arah lain.


"E... Itu...."


"Mas, boleh aku minta tolong lagi setelah ini?" Gadis itu malah mengalihkan ke hal yang lain. Sungguh ia sangat malu jika harus mengatakan yang sejujurnya.


"Ck! Bisanya merepotkan! Minta tolong apa?"


"Jangan marah-marah gitu lah, Mas. Entar cepat tua mau?"


Mendadak Keanu merasa kesal sendiri.


"Eh, jangan dilepas, Mas!" pekik Cinta saat Keanu dengan sengaja melepas tangannya. Pergelangan kakinya yang semula mulai terasa enteng, mendadak berdenyut ngilu lagi akibat sempat teroleng barusan.


Akhirnya mereka berdua keluar dari kamar mandi itu sambil Keanu membantu memapahnya. Kini gadis itu telah duduk di sofa dalam kamar. Keanu segera pergi ke arah lemari untuk mengambil baju milik Cinta.


"Nih!" Dan lagi, pria itu melempar baju itu ke samping tempat Cinta duduk.


Tetapi Cinta tidak marah. Ia malah meniru ucapan Keanu dengan mencibirkan mulutnya, sembari memakai baju yang dipilihkan suaminya itu.


Tiba-tiba Keanu teringat jika tujuan utamanya datang ke kamar ini adalah untuk mencari Reno. Tetapi selama pria itu berada di kamar ini, ia tidak melihat adanya tanda-tanda keberadaan sahabatnya itu. Apakah sudah pulang?


"Kenapa itu berantakan sekali?" Keanu menunjuk pada kasur yang spreinya sedikit acak-acakan.


"Ah, itu tadi--"


Pria itu langsung mengibaskan tangannya di udara, isyarat tak perlu dijelaskan karena ia tidak peduli lagi masalah itu. Ia tak mau membuat Cinta salah paham dan akan kegeeran kalau ia menanyakan tentang mengapa Reno ke sini. Salah-salah ngomong nanti dikira cemburu.

__ADS_1


Cinta ikut terdiam. Ia hanya bisa menatap entah saat suaminya itu pergi keluar dari kamarnya.


"Ya Tuhan, ampuni aku. Aku terlalu takut mau jujur sama mas Keanu soal kak Reno." batin Cinta mulai resah merasa berdosa sendiri karena telah membiarkan lelaki lain masuk ke rumah tanpa seijin suami.


Walau sebenarnya tadi Reno masuk ke rumah ini sebatas numpang sholat lalu pulang, tetapi tetap saja itu tidak dibenarkan dalam kaidah berumah tangga yang sebenarnya.


Sedangkan Keanu sendiri saat ini sudah kembali berada di lantai dasar rumahnya. Ia teringat jika tadi Shelyn ikut bersamanya. Tetapi herannya wanita itu tiba-tiba sudah tidak ada. Apakah sudah pulang juga?


Hingga sampai Keanu memastikan keluar rumahnya barangkali Shelyn menunggu di taman, tetapi tidak ditemukan wanita itu ada di sana.


"Ah, biarlah!" gumam Keanu, sudah tak mau ambil pusing lagi kemana perginya Shelyn yang tiba-tiba hilang.


Lalu pria itu kembali masuk rumah kemudian mengunci pintu rumahnya, karena sudah tidak mau menerima siapa-siapa yang akan bertandang ke rumahnya malam ini. Segera pria itu menuju kamarnya. Malam ini ia ingin segera istirahat total. Melepaskan diri dari segala sesuatu yang sempat membuatnya tak karuan.


Begitu masuk kamar segera Keanu menuju kamar mandi untuk membersihkan badan. Setelah itu selesai, lantas menunaikan kewajibannya sebagai seorang muslim terlebih dahulu. Lalu segera menuju peraduan untuk menjemput mimpi indah malam ini.


Untuk malam ini tidak ada acara makan malam di rumah ini. Dua penghuni rumah ini sudah sama-sama terlelap lebih awal. Kondisi Cinta yang sedang kurang baik lantaran kakinya yang masih ngilu jika dibuat berjalan, ditambah lagi perutnya yang selalu mules pada awal-awal masa period nya itu, membuat gadis itu terpaksa hanya bisa diam diri di kamar.


Meski langkahnya sedikit tertatih lantaran kakinya yang terkilir kemarin masih sedikit ngilu, akhirnya gadis itu berhasil sampai didepan kamar Keanu.


Tanpa mengetuk pintunya terlebih dulu, Cinta masuk begitu saja. Ia yang merasa berhak masuk ke kamar suami sendiri, sama sekali merasa tidak takut akan bagaimana reaksi Keanu setelah ini.


Cinta melihat suaminya itu rupanya masih terlelap dibalik selimut tebalnya. Sepertinya benar-benar kelelahan hingga alarm yang sengaja dipasang di ponselnya berbunyi, sama sekali tidak membuatnya terbangun.


Sedikit menambah keberanian Cinta meraih ponsel Keanu yang terus berbunyi di atas nakas itu. Lalu segera ia mematikan alarmnya, dan kemudian mulai duduk ditepi ranjang dekat Keanu berbaring.


"Mas Keanu..."


Tangan Cinta mulai menyentuh lengan Keanu, sedikit menggoyangnya agar terbangun.


Tak butuh waktu lama akhirnya Keanu mulai terjaga lantaran mulai terganggu dengan suara Cinta yang terus memanggilnya.

__ADS_1


"Subuhan dulu, Mas," seru Cinta begitu suaminya itu sudah benar-benar membuka mata.


Keanu langsung beranjak duduk, agak kaget melihat Cinta tiba-tiba sudah ada di kamarnya.


"Maaf aku nyelonong masuk. Tapi kalau nggak gitu mas Keanu ketinggalan subuhnya. Padahal alarmnya bunyi loh dari tadi," ucap Cinta menjelaskan.


Mendengar itu Keanu tidak bisa marah kepada Cinta, walau sejujurnya ia sangat tidak suka Cinta masuk ke kamarnya seperti ini. Kedatangan gadis itu semata demi kebaikan, mengingatkannya untuk segera sholat.


"Untuk seminggu ini aku tidak bisa menemani sholat bareng. Aku lagi mens, Mas," ucap Cinta lagi, saat suaminya itu akan beranjak masuk ke kamar mandi.


Keanu terdiam di tempat. Ia mendengar jelas perkataan gadis itu. Jadi darah kemarin itu adalah darah mens nya? Astaga! Rasanya tolol sekali karena sempat mencurigai Cinta berbuat tidak senonoh bersama Reno begitu melihat bercak darah di sprei itu kemarin.


"Mas."


Lamunan Keanu buyar setelah mendengar Cinta memanggilnya lagi.


"Kok masih bengong?" tanya Cinta, tetapi tiada respon apa-apa dari suaminya itu karena langsung masuk begitu saja ke kamar mandinya.


Cinta hanya bisa menghela nafas lega karena Keanu tidak marah kepadanya. Lalu kemudian gadis itu beranjak lagi keluar kamar untuk menuju dapur, untuk menyiapkan segala keperluan pagi ini. Membuat sarapan dan juga minuman susu hangat kesukaan Keanu.


Tak lama kemudian akhirnya Keanu keluar juga dari kamarnya. Maksud hati ingin membuat sendiri minuman kesukaannya itu pagi ini, tetapi urung lantaran Cinta sudah membuatkannya lebih dulu.


"Susunya, Mas," ucap Cinta saat melihat suaminya bertandang ke dapur juga.


Tanpa banyak bicara pria itu segera mengambilnya. Meminumnya pelan-pelan hingga nyaris habis karena memang merasa sedikit lapar akibat melewatkan makan malamnya semalam.


Saat keduanya tengah berada di dapur itu, tiba-tiba seorang wanita muncul menyapa Keanu.


"Morning, Ken..."


Spontan Cinta dan Keanu menoleh ke arah sumber suara. Keanu terhenyak kaget melihat Shelyn pagi-pagi sekali muncul di rumahnya, padahal pria itu masih belum sempat membuka kunci pintunya. Sedangkan Cinta hanya bisa menatap kecewa. Wanita yang sempat membuatnya menangis kemarin, rupanya dibawa bermalam ke rumah ini oleh Keanu. Terbukti dari tampilannya yang masih khas orang bangun tidur.

__ADS_1


*


__ADS_2