
Cinta dan Keanu tiba di rumah saat hampir maghrib. Keduanya segera masuk kamar untuk segera mandi. Drama saling berebut mandi lebih dulu sempat terjadi layaknya bocil. Tetapi meski begitu adalah sebagai bumbu keharmonisan rumah tangga mereka. Yang akhirnya mereka memutuskan untuk mandi bersama, tentu adegan mandi yang sebenarnya, tanpa ada bonus plus-plus, mengingat alam telah memanggilnya untuk beribadah setelah ini.
Usai melaksanakan ibadah maghrib dengan berjamaah, Cinta segera beranjak dari tempatnya untuk menuju dapur, membantu mbok Nah yang sedang menyiapkan makan malam mereka. Sedangkan Keanu memilih tetap di kamarnya sambil menyibukkan diri dengan laptop yang menyala di pangkuannya. Owner muda itu sedang gigih-gigihnya mencari ladang bisnis di mana-mana, demi bisa mensejahterakan kehidupan rumah tangga yang ia impikan ke depannya.
"Non Cinta semangat sekali, lagi dapat bonus gede ya Non dari Den Keanu," seloroh mbok Nah menggoda Cinta yang terlihat sangat bersemangat menyiapkan menu makan malam setelah ini.
Cinta hanya melirik sambil tersenyum tipis menanggapi ucapan mbok Nah. Apapun yang di katakan mbok Nah itu tujuannya hanya ingin menggodanya, jadi biar saja mbok Nah mengira-ngira sendiri apa yang membuat Cinta sangat bersemangat malam ini.
"Ini sudah beres, Non, malah selesai lebih cepat berkat bantuan Non Cinta," ucap mbok Nah setelah semua menu malam ini tertata rapi di meja.
"Iya ya, Mbok. Soal kemarin-kemarin maaf ya aku jarang bantu Mbok, eee --"
"Mbok paham kok, Non. Biasalah pengantin baru lagi hangat-hangatnya, pasti sering di kurung dalam kamar sama suami." Mbok Nah sampai terkekeh kecil saat mengatakannya.
Dan Cinta hanya bisa senyum-senyum salah tingkah.
"Nggak usah malu, Non, si mbok dulu pas pengantin baru juga gitu sama almarhum suami mbok," ucap mbok Nah lagi, menegaskan jika hal seperti itu sudah lumrah terjadi bagi tiap pasangan pengantin baru.
"Hehe... iya ya, mbok Nah kan juga pernah muda," seloroh Cinta untuk menutupi rasa canggung nya kepada mbok Nah.
Beruntung saja saat ngobrol seperti ini tidak ada ibu Ratih juga, jika ada pasti akan tambah kikuk menjadi Cinta.
"Aku ke kamar, Mbok, mau panggil mas Keanu," pamit Cinta yang kemudian langsung beranjak menuju kamarnya.
Saat masuk ke kamarnya, Cinta melihat Keanu sudah berpindah posisi duduk di teras balkon kamar, tetapi tetap sambil sibuk dengan laptopnya. Wanita itu berjalan mengendap-endap agar suaminya itu tidak tahu dengan kedatangannya. Tepat saat dirinya sudah berdiri di belakang Keanu, tanpa ragu Cinta langsung memeluknya sambil sedikit merusuh dengan menggigit kecil daun telinganya.
Keanu seketika menggeliat geli, seperti terkena setruman magnet yang mampu menghidupkan bulu roma. Tanpa banyak pikir, pria itu langsung menutup laptopnya, setelah itu berbalik badan dan membimbing tubuh Cinta untuk duduk di pangkuannya.
__ADS_1
"Kalau ganggu begini harus tanggung resikonya loh," ucap Keanu saat Cinta sudah berpangku manja di pahanya.
"Hukuman apa yang akan kau berikan padaku, Kakanda?" Cinta menjawabnya mirip pemeran film kolosal.
"Hem, mulai nakal sekarang ya?" Keanu ikut merusuh dengan menciumi ceruk leher Cinta, tempat paling sensitif buat Cinta untuk tidak mendessah.
"Mas," Wanita itu sampai bergerak seduktif dalam pangkuan Keanu, membuat pria itu bertambah gemas untuk segera menempurnya saat ini juga.
Tepat saat pria itu bersiap akan mengangkat tubuh Cinta dalam gendongannya, wanita itu malah menahannya.
"Sabar dulu, Sayang, kita makan dulu, di bawah sudah aku siapkan," ucap Cinta yang seketika wajah Keanu berubah manyun.
Tetapi yang ada Cinta malah terkekeh melihatnya. Sepertinya menggoda seperti ini sangat membuatnya terhibur.
"Ayuk, Mas," Cinta sampai menarik tangan Keanu, karena pria itu tetap tak mau beranjak dari tempatnya.
"Jangan manyun lah, nanti aku kasih servis pijet, mau nggak? Pasti capek kan seharian kerja," ucap Cinta sungguh-sungguh.
Karena rasa bersalahnya sore tadi telah membuat Keanu khawatir kepadanya, wanita itu berinisiatif ingin memuaskan suaminya malam ini sebagai tebusan nya. Apalagi semalam suaminya itu mau mengalah dengan permintaannya soal ingin libur ninuninu. Jadilah malam ini adalah penggantinya.
"Dek, kamu nggak lagi modus kan? Hayo ngaku, sampai sekarang kamu belum jelasin kenapa tadi bisa pulang telat tanpa ngabari dulu," rupanya Keanu menganggap perlakuan Cinta sebatas menutupi kesalahan yang mungkin ia perbuat di kampus tadi.
"Soal itu aku akan jelasin setelah ini. Janji!" Cinta sampai mengangkat kedua jarinya membentuk huruf V.
"Tapi satu yang harus kamu catat, Mas, di kampus aku nggak bandel. Ingat itu!"
Keanu hanya berdeham saja menanggapi ucapan Cinta. Setelah itu mereka memutuskan untuk sholat isya dulu, yang kemudian di lanjut dengan menikmati makan malamnya dengan bersama.
__ADS_1
"Ah, kenapa kalo udah kenyang kok jadi ngantuk ya?" seru Cinta sambil menguap di buat-buat. Saat ini mereka sudah kembali bersantai dalam kamarnya.
Keanu menatap wanti-wanti kepada Cinta. Jangan-jangan memang benar yang tadi hanya php dari Cinta.
"Aku ngantuk banget, Mas," seru Cinta lagi sambil menutupi mulutnya yang pura-pura menguap.
Dan Keanu tetap terdiam melihatnya.
"Duh, sumpah sudah nggak tahan, pingin cepet bobok," lanjutnya yang kemudian malah beranjak turun dari kasurnya untuk kemudian masuk ke kamar mandi.
Di sana Cinta malah cekikikan sendiri. Tak kuat menahan tawa setelah melihat wajah suaminya yang bertekuk manyun. Tetapi mungkin setelah ini wajah suaminya itu akan berbinar setelah melihat Cinta keluar dari kamar mandi. Hem, kira-kira surprise apa ya yang di siapkan Cinta?
Wanita itu mengambil sebuah kotak yang sebelumnya ia simpan baik dan pastinya aman dari Keanu. Sebelum itu Cinta lebih dulu menimang lingerie pemberian ibu Ratih beberapa waktu lalu. Pikirannya mendadak galau, mau di pakai nggak sih? Tapi kok rasanya malu banget.
Ah, coba saja lah. Untuk mencari ladang pahala berbonus plus-plus tentunya harus maksimal kan? Lalu setelahnya tanpa ragu lagi Cinta mengganti pakaiannya dengan lingerie itu.
Sebelum benar-benar keluar dari kamar mandi itu, Cinta masih terus menatap pantulan dirinya di cermin. Agak geli melihatnya, tetapi demi suami tersayang tentu harus di coba.
"Mm... Kayaknya masih ada yang kurang," gumam Cinta merasa ada yang terlewatkan, tetapi lupa itu apa.
"Parfum udah, trus apa ya?" pikir Cinta dengan keras.
"Astaga! Pil KB!"
Setelah mengingatnya Cinta segera menutupi tubuhnya dengan kimono handuk, setelah itu keluar dari sana. Dilihatnya Keanu seperti sengaja menunggu dirinya di kasur, tetapi Cinta terus saja lewat tanpa menyapa Keanu yang menyorotnya penasaran. Wanita itu membuka lemari pakaiannya, lalu diam-diam mengambil sebutir pil pencegah kehamilan itu yang selama ini ia simpan rapat dalam lipatan pakaiannya. Dan langsung saja Cinta menelan pil kecil itu dalam mulutnya, lalu setelahnya berjalan mengambil air minum yang sebelumnya sudah tersedia di atas nakas dekat suaminya duduk.
"Haus, Dek?" tanya Keanu melihat Cinta yang menenggak minumannya hingga tandas.
__ADS_1
*