
"Mas, kau membuatku sulit nafas," seru Cinta karena Keanu tetap memeluknya, seperti tak mau melepas lagi.
Entah karena terlalu nyaman atau bagaimana, nyatanya pria itu tidak menggubris ucapan Cinta.
"Mas!" Kali ini jari tangan Cinta sengaja menggelitik di pinggang Keanu, agar suaminya itu mau melonggarkan pelukannya.
Dan benar saja, Keanu yang merasa geli langsung melepas pelukannya. Tetapi yang terjadi setelahnya mereka beradu saling menggelitik, hingga tubuh mereka sama-sama berbaring di kasur.
Kegiatan konyol itu berakhir saat keduanya sama-sama menyerah. Dengan nafas yang sudah pasti ngos-ngosan, keduanya sama-sama telentang menatap langit-langit kamar.
"Dek, aku mau cerita," ucap Keanu tiba-tiba muncul keberanian ingin menceritakan kejadian di resto tadi.
Entahlah, padahal tadi ia sempat memutuskan untuk merahasiakan itu dari Cinta. Tetapi seketika berubah pikiran saat saling bercanda barusan.
Pria itu yakin kalau Cinta tidak akan marah setelah mendengar cerita itu, sebab kejadian itu tidak di sengaja oleh Keanu. Dan lagi yang membuat Keanu semakin yakin menceritakannya karena dirinya tidak memiliki rasa apa-apa kepada Shelyn.
"Cerita apa, Mas?" Cinta memiringkan badannya untuk bisa menghadap kepada Keanu.
"Tapi kamu harus dengarkan sampai selesai. Jangan tanya dulu sebelum aku selesai ngomongnya," pinta Keanu sambil memiringkan wajahnya menatap wajah Cinta.
Cinta tak menyahut, karena matanya tiba-tiba tersita dengan bekas kissmark di leher Keanu. Apakah ini yang di katakan Hana, soal leher Keanu yang begini bisa jadi karena perbuatan Shelyn kata Hana?
"Adek sayang," sapa Keanu lagi karena Cinta hanya bengong.
Pria itu kali ini ikut memiringkan badannya saling berhadapan dengan Cinta.
"Kamu lihat apaan?" tanya Keanu, sedangkan tangannya mulai membelai di pipi Cinta.
Cinta memberanikan diri menyentuh bekas merah di leher Keanu. Beruntungnya pria itu langsung paham, karena Keanu tahu di mana letak tanda kepemilikan yang di buat Cinta semalam.
"Itu karya kamu," seru Keanu.
"Masa sih, Mas?" Cinta masih tak percaya, tetapi bisa jadi sih.
"Nggak percaya?" Keanu mulai tersenyum menyeringai.
Cinta seketika memalingkan wajahnya saat tiba-tiba ia mengingatnya. Pipinya bersembur merah merona, kepalang malu kenapa bisa seperti itu. Berarti bisa jadi apa yang di katakan Hana itu ada kesalahpahaman. Tetapi soal kedatangan Shelyn itu benar adanya.
"Dek," Tangan Keanu membalik tubuh Cinta agar berhadapan dengannya lagi.
__ADS_1
"Iiih... Kamu malu ya?" goda Keanu setelah mendapati pipi Cinta yang bersemu merah.
Bibir Cinta langsung manyun mendengarnya, tetapi yang ada Keanu semakin gemas untuk menggodanya terus-menerus.
"Tadi katanya mau cerita?" Cinta menagih cerita Keanu.
"Tunda dulu. Kayaknya godain kamu lebih asyik," Keanu mencondongkan wajahnya, lengkap dengan senyum devilnya yang meresahkan Cinta.
"Iiih... Nggak ada jatah kalau kamu main bohong sama aku!" Cinta mulai mengancam dengan memundurkan wajahnya dari Keanu, tetapi pria itu malah terkekeh kecil mendengar ancaman Cinta.
Nyatanya Cinta benar-benar berani menepis tangan Keanu yang mulai meraba di tubuhnya, dengan begini berarti Cinta benar-benar serius dengan ucapannya.
"Oke! Oke!" Keanu akhirnya menyerah. Jangan sampai benar-benar tidak dapat jatah ninu-ninu dari Cinta kalau sudah terlanjur merajuk, bisa-bisa pusing kepala berbie.
"Dek, tadi aku ketemu Shelyn," ucap Keanu.
Seketika Cinta menoleh kepada Keanu. Wanita itu menatap lekat pada suaminya, sambil menunggu kelanjutan cerita yang memang ia tunggu kejujuran suaminya itu.
"Shelyn tiba-tiba datang ke resto, dan main masuk gitu aja ke ruangan ku. Tapi itu nggak lama kok, karena setelah itu Shelyn pergi," lanjutnya.
"Lagian aku juga udah nyuruh security buat ngelarang Shelyn datang lagi. Itu demi kamu, demi hubungan kita," Keanu menatap tepat pada netra Cinta saat mengatakan kalimat terakhirnya.
Soal foto yang di ambil Shelyn itu bagi Keanu itu tidak begitu penting untuk di ceritakan kepada Cinta. Padahal yang Keanu anggap tidak penting itu yang membuat Cinta tidak sepenuhnya percaya kepadanya.
"Sekarang aku boleh nanya?" ucap Cinta setelah di rasa Keanu selesai dengan ceritanya.
Keanu mengangguk kecil.
"Aku cinta sama kamu, Mas. Apakah kamu juga cinta sama aku?"
Tak di sangka yang di tanyakan Cinta keluar dari jalur. Keanu kira Cinta akan bertanya tentang mengapa Shelyn bisa menemuinya, ternyata istrinya itu sedang menagih pernyataan cintanya.
"I love you, Cinta," ucap Keanu dengan yakin.
"Beneran?"
"Love you more forever."
Cinta menyunggingkan senyum tipisnya. Wanita itu seketika mengambil posisi duduk di atas tubuh Keanu. Pria itu yang melihat aksi Cinta yang begitu, hanya bisa pasrah menunggu apa yang mungkin akan di lakukan Cinta setelah ini.
__ADS_1
Tanpa ragu lagi Cinta langsung menyesap leher Keanu dengan gigitan nakalnya. Membuat banyak tanda kepemilikan di sana. Keanu yang mendapatkan serangan mendadak itu hanya diam menikmati, karena jarang-jarang Cinta akan seaktif ini melayaninya.
Hal itu tentu sangat memancing gelora pada diri Keanu. Tetapi saat Keanu berniat akan membalas serangan itu Cinta malah menyudahi begitu saja.
Wanita itu terus saja menggeleng sebagai penolakan yang jelas. Membuat Keanu seketika mengerutkan kening, bingung sendiri maunya Cinta apa, kenapa malah mancing-mancing kalau akhirnya berhenti di tengah jalan.
"Dek, tega banget sih. Punyaku udah sesak, ngilu, Sayang, butuh penyaluran nih," rengek Keanu sambil memeluk tubuh Cinta yang sengaja memunggunginya.
"Ya, maaf, habisnya kamu gampang turn on banget."
"Ya kamu juga yang bangunin, padahal tadi dia bobok tenang loh." Saat berkata itu dengan sengaja Keanu mengambil tangan Cinta untuk menyentuh si Joni yang terbangun tegak.
"Astaga!" pekik Cinta seketika.
Tangannya tertahan dalam genggaman Keanu, tentu sambil menggenggam benda tumpul yang mengeras sempurna.
"Pantas saja kayak mau robek, gedenya aja lebih dari genggaman tanganku," batin Cinta bermonolog sendiri saat tahu seberapa perkasa milik suaminya itu.
Melihat Cinta yang hanya diam, Keanu tak mau membuang kesempatan lagi. Pria itu langsung membalik tubuh Cinta dengan sekali tarikan. Kemudian langsung membungkam mulut Cinta dengan ciumannya begitu istrinya itu akan protes tadi.
Gerakannya yang seduktif tentu membuat hasssrat Cinta ikut terpancing suasana. Sehingga wanita itu perlahan mulai mengikuti alur permainan suaminya yang menuju ke penyatuan tubuh lagi malam ini.
Hampir semua yang ada pada tubuh Cinta pria itu absen tanpa sisa. Hingga sampai keduanya sudah sama-sama polos, dan rudal itu siap bertandang lagi pada tempatnya, Cinta mendorong dada Keanu seketika itu.
"Kenapa?" tanya Keanu yang sudah berada pada puncak hasssrat nya.
"Masih ngilu, Mas. Bisa tunda nggak? Setidaknya sampai sembuh dulu," usul Cinta ngadi-ngadi sekali.
Keanu yang mendengar itu seketika mengacak rambutnya, gemas bercampur frustasi. Masa iya harus beneran berhenti? Apa kabarnya si Joni yang sudah berada dalam tegangan tinggi?
"Dek, jangan ngadi-ngadi deh, kepalaku pening nih, sumpah!"
Cinta hanya menyeringai mendengarnya. Sejujurnya ia tidak tega melihat wajah Keanu yang memerah karena penolakannya, tetapi ngilu nya itu loh yang membuat Cinta agak takut.
"Aku pasti pelan kok, kita coba lagi ya?" bujuk Keanu, memulai mengendus lagi pada ceruk leher Cinta dengan ciumannya yang memabukkan.
Dan.....
Kira-kira Cinta mau nggak ya?
__ADS_1
*