Cinta Milik Keanu

Cinta Milik Keanu
Part 71


__ADS_3

Waktu merambat semakin sore. Malah setengah jam lagi akan tiba waktu maghrib. Tetapi Cinta memilih keluar dari kamarnya dengan pakaiannya yang sudah rapi. Ia turun perlahan menapaki undakan tangga menuju lantai dasar dan sesampainya segera menemui pak Seto di luar.


"Pak Seto," sapa Cinta dengan ramah kepada lelaki yang bekerja sebagai sopir pribadi di rumah itu.


"Eh, iya, Non, ada apa?" Pak Seto bergeser lebih mendekat kepada Cinta.


"Aku mau keluar. Butuh beli sesuatu di minimarket depan," jelas Cinta.


"Ooh, mari saya antar, Non," tawar pak Seto.


"Tidak usah, Pak, saya cuma butuh kunci motor milik mama, mau pinjem, aku mau berangkat sendiri aja," jelas Cinta lagi.


Dan pak Seto segera mengambil kunci motor cadangan milik ibu Ratih. Meski motor itu mutlak milik ibu Ratih, tetapi di rumah itu siapapun boleh memakainya jika memang membutuhkan. Bahkan terkadang pak Seto juga sering memakainya, makanya pria itu juga menyimpan kunci motor milik majikannya itu.


"Ini, Non," pak Seto menyerahkan kunci motor itu kepada Cinta.


Wanita itu menerimanya. Kemudian berjalan agak terburu-buru untuk segera menaiki motor matic itu.


"Hati-hati, Non," seru pak Seto setelah memperhatikan istri anak majikannya itu melajukan motornya agak ngebut.


Selang sepuluh menit kemudian mobil Keanu masuk ke halaman rumah itu. Pria itu melihat pak Seto yang masih berdiri di sekitar teras rumahnya.


"Selamat sore, Den Keanu," sambut pak Seto saat Keanu mulai turun dari mobilnya.


"Sore, Pak," Keanu membalasnya dengan ramah.


Tak sengaja saat Keanu akan menaiki undakan teras rumahnya, matanya melihat ke arah pintu garasi yang ada di samping rumah sedang terbuka.


"Ee... Itu, Den, barusan Non Cinta pamit keluar, katanya ada yang ingin di beli di minimarket depan," jelas pak Seto menerka kecurigaan Keanu yang sedang menatap ke arah garasi.

__ADS_1


Keanu hanya mengangguk mengerti. Pria itu kemudian masuk ke rumahnya. Tetapi tangannya sibuk meneliti ponselnya, berharap ada chat dari Cinta. Karena biasanya istrinya itu akan selalu pamit lebih dulu sebelum pergi ke mana-mana. Tetapi nyatanya tak ada satu pesan pun yang di tinggal Cinta untuk Keanu.


Lalu Keanu berjalan menuju kamarnya. Setelah masuk ke kamarnya ia melihat kondisi kamar itu gelap. Bisa jadi Cinta lupa menyalakan lampu kamar itu sebelum pergi tadi. Tak mau banyak pikiran, akhirnya Keanu segera melepas pakaiannya ingin segera mandi. Apalagi kumandang adzan maghrib juga menggema saat itu.


Hingga sampai Keanu selesai dari mandinya, Cinta belum ada kembali pulang. Mendadak hati Keanu menjadi resah sendiri. Berhubung ia belum melaksanakan kewajiban sholatnya, maka segera ia menunaikan nya. Terus terang pikiran dan hatinya agak tidak khusyuk saat sholat. Bayangan wajah Cinta terus saja melintas di pikirannya.


Setelah berdoa sejenak sebagai pamungkas ibadahnya, segera Keanu beranjak dari kamarnya untuk menunggu Cinta di ruang tamu saja. Tepat saat Keanu lewat di ruang tengah, pria itu tak sengaja berpapasan dengan mbok Nah.


"Mbok, Cinta nggak ada ngomong apa gitu seharian ini?" tanyanya tiba-tiba.


Mendadak hatinya di liputi rasa cemas luar biasa. Apalagi mengingat kesalahan yang tak sengaja ia perbuat tadi karena tidak bisa tegas dengan Shelyn, membuat pikirannya semakin ke mana-mana tentang Cinta.


"Nggak ada, Den. Malah seharian ini Non Cinta nggak keluar kamar," terangnya yang memang tidak tahu menahu saat Cinta keluar tadi.


"Masa sih, Mbok?" Keanu tak percaya mendengarnya.


"Trus apa nggak keluar untuk makan gitu?"


Tak di sangka mbok Nah menganggukkan kepala lagi. Dan seketika Keanu bertambah gusar memikirkan Cinta. Jika benar seperti yang di katakan mbok Nah, apakah Cinta sedang mogok makan? Jangan-jangan...


Saat sedang berpikir keras itu ternyata Cinta datang. Tetapi di tangannya tidak membawa apa-apa seperti pamitnya yang bilang mau ke minimarket.


"Dari mana, Dek?" sapa Keanu dengan senyum manisnya.


Cinta menatap sekilas dengan senyum tipisnya.


"Dari luar barusan," sahutnya terkesan dingin. Apalagi wanita itu melewati Keanu begitu saja.


Pria itu menatap Cinta yang mulai menaiki undakan tangga menuju lantai atas. Sangat kentara ada yang aneh dari mimik wajah Cinta. Dan semoga saja perubahannya itu tidak di picu oleh kejadian di resto tadi. Sungguh Keanu benar-benar berharap semoga Cinta tidak akan pernah tahu hal itu.

__ADS_1


Setelah itu Keanu segera menyusul Cinta yang mulai masuk ke kamarnya.


"Dek, setelah ini kita makan di luar yuk?" ajak Keanu demi menciptakan suasana lain agar hubungan antara mereka lebih dekat.


"Aku mau sholat dulu, Mas," sahut Cinta ambigu menurut Keanu, jawabannya itu setuju atau hanya memberitahu kalau masih belum sholat maghrib.


Keanu menunggu Cinta yang sudah masuk ke kamar mandi dengan sabar. Tanpa ia tahu yang sedang di tunggu ternyata tengah mematung di depan kaca. Menatap pantulan diri dengan sorot sendu. Sedangkan satu tangannya menggenggam pil kontrasepsi yang sengaja di belinya di minimarket tadi. Setelah tahu Keanu masih diam-diam berhubungan dengan Shelyn, dari itu Cinta memutuskan untuk tidak mau mengandung. Rasanya tidak siap saja kalau harus mengandung sedangkan Keanu sendiri ada main dengan wanita lain.


Setidaknya Cinta masih memberi kesempatan kepada Keanu untuk berubah. Tetapi ia pun tidak menjamin hatinya akan kuat sampai kapan, jika akhirnya Keanu tidak bisa tegas dengan wanita bernama Shelyn itu.


Kemudian tanpa ragu Cinta segera menelan pil KB itu. Tidak tanggung-tanggung Cinta malah membeli pil KB darurat, karena semalam ia telah berhubungan badan dengan tanpa pengaman sebelumnya. Bukannya mau menolak takdir, tetapi hal itu bisa di cegah selama kita sendiri masih ragu untuk menerima takdir itu sendiri.


Bahkan Cinta sudah tidak peduli dengan dosa karena telah menyembunyikan hal ini dari suaminya. Jika suatu saat Keanu tahu hal ini, Cinta sudah memiliki jawaban tepat sebagai alasannya.


Tok tok tok


"Dek, kok lama?" Keanu menyapa dari luar pintu kamar mandi itu, setelah menunggu Cinta keluar hampir setengah jam lamanya.


Cinta bergeming saja. Rasanya sudah entah, tetapi ia harus tetap kuat demi tidak mengecewakan perasaan banyak orang. Wajah ibunya, almarhum ayahnya, dan juga wajah ibu mertuanya terus saja melintas saat pikiran sesat itu tiba-tiba muncul. Yah, sesorean tadi Cinta sempat terlintas ingin meminta cerai dari Keanu. Tetapi seketika sirna saat merasa dirinya tidak boleh lemah menghadapi pelakor seperti Shelyn.


Lalu kemudian Cinta segera mengambil wudhu. Setelah selesai wanita itu segera keluar dari kamar mandi. Dan rupanya Keanu menunggu tepat di depan pintu kamar mandi itu.


"Kok lama? Katanya masih mau sholat?" tanya Keanu.


"Iya, masih belum sholat isya maksudnya," sahut Cinta yang kemudian langsung beranjak menuju kaca rias.


Keanu tertegun di tempat. Itu berarti Cinta sudah ibadah maghrib sebelumnya. Lantas di mana istrinya itu sholat tadi?


*

__ADS_1


__ADS_2