
Pagi hari suasana di rumah Keanu sudah ramai. Hampir semua penghuni rumah berkecimpung di dapur untuk menyiapkan suguhan pengajian sore nanti. Meski sebagian masakan yang berat sudah ditangani pihak catering, tetapi untuk kudapan ibu Ratih dan ibu Rahayu memutuskan untuk membuat sendiri di rumah.
Tak terasa hari semakin siang. Dan beberapa kudapan yang dibuat oleh ibu Ratih dan ibu Rahayu sudah selesai dibuat. Mereka tinggal duduk santai sambil menikmati menu makan siang. Belum selesai mereka makan, datanglah Zayn dan Ara beserta kedua anak mereka.
"Ayo langsung gabung, Zayn," ibu Ratih mengajak keluarga Zayn untuk ikut gabung makan bersama.
Zayn dan Ara langsung bergabung makan bersama. Sedangkan kedua anak mereka langsung dipegang oleh mbok Nah.
Suasana makan siang menjadi tambah seru dengan datangnya Zayn. Rupanya saat itu pula terdengar seruan salam dari pintu utama. Ibu Ratih langsung beranjak dari tempatnya dengan langkah yang begitu semangat. Dilihat dari gelagatnya Keanu sudah bisa menebak jika yang datang kali ini adalah Reno. Karena hanya Reno lah yang sedang ditunggu-tunggu oleh mamanya sedari tadi.
Dan benar saja Reno muncul beriringan bersama ibu Ratih. Wanita itu mengapit lengan Reno, menuntunnya untuk ikut bergabung makan siang bersama.
Sebelum duduk, Reno menyalami satu persatu orang rumah, termasuk Keanu. Beruntung saja Keanu mau menerima uluran tangan Reno, walau pria itu masih terkesan dingin terhadap Reno.
"Reno, coba cicip gulai kambing buatan ibu, pasti lebih mantap daripada masakan chef-chef di luar," seloroh ibu Ratih dengan pedenya meminta Reno mencicipi masakan khas daging kambing itu.
Reno mengangguk kikuk. Ia tidak menyangka jika ibu Ratih benar-benar menganggapnya sebagai anak didepan keluarganya yang lain. Sedangkan Keanu yang mendengar mamanya menyebut kata ibu kepada Reno nampak sedikit shock. Tetapi sebisa mungkin Keanu tidak menampakkan wajah herannya itu didepan yang lain.
Ibu Rahayu yang sudah mendengar cerita yang sebenarnya tentang Reno dari ibu Ratih nampak tenang. Berbeda dengan reaksi Zayn dan Ara yang terlihat sama shock nya seperti Keanu.
Karena sangat kepo akhirnya Ara melirik kepada Cinta, bermaksud meminta penjelasan kepadanya. Dan Cinta langsung paham dengan kode dari kakak iparnya itu. Melalui isyarat matanya Cinta meminta Ara untuk tetap diam, karena ia pasti akan menceritakannya nanti.
"Bagaimana, Reno, masakan ibu enak tidak?" tanya ibu Ratih.
"Ee... Enak, Tante," sahut Reno sedikit gugup.
"Ibu. Jangan panggil tante lagi. Panggil aku ibu." Tekan ibu Ratih.
Reno hanya bisa mengangguk. Pria itu merasa seperti menjadi pusat perhatian saat ini. Karena suasana seketika menjadi hening setelah kedatangannya.
"Oh iya, Zayn, Ara, Reno ini masih saudara Keanu. Mereka satu ayah," kata ibu Ratih dengan santai, sangat menjawab rasa penasaran Zayn dan Ara.
Zayn dan Ara sama-sama mengangguk. Walau dalam hati mereka merasa kaget tak menyangka sama sekali.
Lalu kemudian mereka semua kembali menikmati makan siang mereka dengan hening. Tanpa ada yang mau mengobrol satu sama lain.
"Kamu bisa tidur di kamar atas," seru ibu Ratih, sesaat setelah mereka selesai makan.
"Ee--"
"Nggak usah menginap di hotel. Ibu ingin kamu menginap di sini. Apa kamu tidak ingin melihat keponakanmu, Reno?" Ibu Ratih sengaja memotong bicara Reno agar pria itu tidak alasan lagi untuk menolak permintaannya.
"Oh ya, Ken, Azzam sama Azura di mana ya?"
__ADS_1
"Mereka di kamarnya, Ma," sahut Keanu.
"Antar Reno ke sana dong, biar begini Reno juga om nya Azzam Azura," kata ibu Ratih dengan gamblang meminta Keanu yang mengantar Reno menemui anaknya.
Keanu bergeming saja. Tetapi ia beranjak juga menuju kamar anaknya dan Reno terus mengekor di belakangnya.
Sedangkan Cinta tetap diam di tempat. Ia memang sengaja memberi momen berdua antara Keanu dan Reno. Tujuannya agar mereka berdua bisa saling mengobrol tanpa rasa canggung.
"Mereka lucu sekali, Ken," riang Reno begitu melihat baby Azzam dan Azura yang tertidur pulas di box bayi.
"Pelankan suaramu, nanti mereka bisa bangun," kata Keanu mulai merespon ucapan Reno.
Reno terkesiap sesaat. Hatinya terasa menghangat setelah melihat Keanu yang rupanya masih mau bicara dengannya.
Sejenak suasana menjadi hening. Reno terus saja memandang lekat wajah baby twins Cinta dan Keanu. Membuat pria yang sudah dewasa itu hatinya sedikit bergetar, tiba-tiba menginginkan anak juga seperti halnya Keanu.
"Lihat mereka aku juga ingin punya anak kembar," ucap Reno kemudian.
"Nikah dulu," sahut Keanu dengan singkat.
Reno terkekeh sejenak. "Sayangnya calonnya nggak ada," akunya.
"Di Jepang memang nggak ada cewek cantik?" Obrolan antara Keanu dan Reno mulai menghangat.
Keanu berdecih. Tetapi sudut bibirnya tertarik membuat lengkungan senyum. Awal-awal mengenal Reno dulu termasuk cowok yang tidak pernah sepi dari gebetan. Tetapi setelah mereka bertambah saling kenal dan semakin dekat, perlahan Reno berubah dari kebiasaannya. Dan tak disangka ternyata berubahnya Reno karena sedang menyimpan perasaan kepada Cinta. Mengingat itu semua, seketika Keanu melirik Reno cukup tajam.
"Apa? Kenapa melirikku seperti itu?" Reno langsung bertanya. Ia tidak mau antara dirinya dan Keanu ada kesalahpahaman lagi.
"Apakah kamu mau aku jodohkan?" ucap Keanu tiba-tiba.
"Dijodohkan dengan siapa?" Tak disangka ternyata Reno sangat wellcome dengan tawaran Keanu.
"Hana." Keanu menyahut yakin.
"Ah, Hana?"
Karena suara mereka yang cukup bising, akhirnya membuat tidur Azzam dan Azura terbangun. Bayi twins itu menangis, membuat Keanu dan Reno sama-sama berinisiatif untuk menggendongnya.
"Mereka terbangun, Mas?" Cinta tiba-tiba datang ke kamar itu, karena dari luar mendengar tangisan Azzam dan Azura.
"Iya, Sayang," sahut Keanu, masih terus berusaha menenangkan bayinya.
"Sini, Mas, mungkin Azzam mau mimik." Lalu Cinta mengambil Azzam dari Keanu. Dan segera memberi sufor kepada Azzam. Sedangkan Azura terlihat begitu nyaman dalam dekapan Reno.
__ADS_1
"Kak Reno sudah pantas gendong bayi," celetuk Cinta kepada Reno.
Reno hanya tersenyum tipis.
"Rencana aku menjodohkan dia sama Hana." Keanu mengatakan rencananya kepada Cinta.
"Hana?" Cinta agak tidak percaya mendengar ucapan Keanu.
"Siapa yang mau dijodohkan dengan Hana?" Tiba-tiba ibu Ratih ikut nimbrung ke kamar, dan tak sengaja mendengar obrolan mereka.
Dengan santainya Reno mengangkat tangannya. Karena Cinta dan Keanu sama-sama terdiam.
"Kamu mau, Reno?" tanya ibu Ratih. Bukannya ia tidak setuju dengan pilihan Keanu, karena ia sudah cukup mengenal Hana, gadis baik dan juga periang.
"Tapi lebih baik istikharah dulu. Nanti ibu siap melamarkan kamu dengan siapapun," sambung ibu Ratih.
Reno hanya merespon dengan tersenyum kikuk. Akui, Hana memang tergolong gadis baik-baik dan sangat baik untuk dijadikan istri. Tetapi yang membuatnya tidak yakin adalah Hana, apakah mau menerimanya atau tidak. Karena sebelum ini Hana kentara tidak menyukainya setelah tahu dirinya menyukai Cinta saat itu.
"Oh iya, ngobrolnya lanjut nanti. Sekarang kita harus siap-siap. Sebentar lagi tamu-tamu akan datang," seru ibu Ratih yang kemudian keluar dari kamar itu.
Kemudian Cinta, Keanu dan juga Reno ikut keluar setelah bayi Azzam dan Azura sudah diambil alih oleh babysitter mereka.
Sesampainya di luar kamar, tak disangka mereka bertiga berpapasan dengan Hana yang baru datang dan sedang berjalan mendekati mereka.
"Ciye.... Ciye... Ehem... Ehem..." Tanpa ragu Cinta langsung menggoda Reno dan Hana.
"Apa? Ada apa?" Hana bertanya heran, sambil meneliti pakaiannya takutnya salah kostum.
"Sudah, Sayang. Ayo kita tinggalkan mereka berdua, biar bisa saling ngobrol," kata Keanu yang kemudian merangkul Cinta dan langsung beranjak pergi meninggalkan Reno dan Hana berdua saja.
"Mereka ngomong apa sih? Dasar gaje!" sewot Hana.
"Eh, kak Reno kapan datang?" tanya Hana kepada Reno.
"Belum ada satu jam," jawab Reno.
"Ooh... Kalau begitu aku mau tengok Azzam Azura dulu, Kak." Setelah berkata itu Hana langsung beranjak masuk ke kamar Azzam Azura.
"Ah, apa iya dia mau sama aku?" batin Reno bermonolog ragu.
Sedangkan ibu Ratih yang memergoki Reno menatap kepergian Hana malah tersenyum sendiri. Ia semakin yakin ingin menjodohkan Reno dengan Hana. Setidaknya ia sudah tahu bagaimana karakter Hana. Dengan begini ia bisa tenang menikmati masa tuanya nanti karena sudah memilihkan pasangan yang terbaik untuk Keanu maupun Reno.
*
__ADS_1