Cinta Milik Keanu

Cinta Milik Keanu
Part 67


__ADS_3

Agak lama waktu Cinta untuk menyelesaikan mandinya karena pergerakannya yang sedikit lambat. Akhirnya setelah hampir setengah jam wanita itu berada dalam kamar mandi, kemudian wanita itu keluar hanya dengan mengenakan kimono handuk saja.


Sedangkan Keanu sudah menyiapkan baju ganti Cinta dengan inisiatifnya sendiri. Pria itu mendekat sambil membawa baju ganti Cinta di tangannya.


"Eits, jangan pegang-pegang, aku ada wudhu," seru Cinta sebelum suaminya itu lupa menyentuhnya.


"Hampir lupa," sahut Keanu sambil nyengir. Lalu Keanu menyerahkan baju yang di bawanya itu kepada Cinta.


"Kamu yang siapkan?" Cinta menerimanya terheran-heran.


Keanu mengangguk saja.


"Terimakasih, manis sekali sih kamu," seru Cinta yang kemudian memicingkan matanya karena merasakan masih ada yang kurang lengkap dari pakaian itu.


Saat Cinta akan melangkah ke lemarinya lagi, Keanu menyapanya.


"Nggak cocok ya?" tanya pria itu menduga Cinta tidak suka dengan pakaian yang di pilihnya.


"Bukan, Mas. Kamu ngambilnya ada yang kurang," sahut Cinta yang sebenarnya akan mengambil underwear miliknya, yang sengaja tidak disiapkan oleh Keanu.


Keanu ikut mendekat ke lemari milik Cinta. Ia melihat istrinya itu mulai memilih dalaman yang akan di pakainya.


"Itu nggak usah," ucap Keanu seketika itu.


"Nggak usah apanya?" Cinta mengurungkan sejenak, karena tak paham dengan maksud ucapan Keanu.


"Nggak perlu pake itu. Bisa kan?"


Cinta bergeming dengan kerutan tipis di keningnya. Ia terheran-heran sendiri dengan ucapan suaminya itu.


"Seperti semalam itu aku suka. Aku nggak perlu repot bukanya kalau lagi pingin," jelas Keanu yang seketika Cinta melongo mendengarnya.


"Itu sih maunya kamu, Mas," balas Cinta sambil tersenyum malu.


Tetapi wanita itu tetap saja mengambil satu dalaman miliknya, tanpa beha, karena waktunya sudah semakin mepet buatnya yang belum menunaikan ibadah subuhnya.


Wanita itu melangkah pelan menuju ruang ganti untuk kemudian mengenakan pakaiannya. Setelah itu kembali keluar dan segera menempatkan diri di sajadah yang sebelumnya sudah di siapkan oleh Keanu. Setelah selesai memakai mukenah nya, barulah Cinta menunaikan kewajibannya itu dengan khusyuk.

__ADS_1


Keanu yang saat itu duduk tenang di sofa, hanya melihat Cinta dengan senyum bahagia. Usai doa itu selesai di panjatkan, Keanu beranjak mendekat dan kemudian duduk di samping Cinta. Wanita itu segera mengulurkan tangannya untuk kemudian mencium tangan Keanu dengan takdzim.


"Kamu ada kelas pagi ini?" tanya Keanu, yang kemudian Cinta mengangguk sebagai jawabannya.


"Sampai jam berapa?"


"Aku agak malas masuk kelas hari ini," terang Cinta sejujurnya.


"Oh, ya udah, tinggal ijin kan?" timpal Keanu langsung setuju.


Cinta mengangguk. Akibat pergulatan penyatuan badan semalam yang membuat tubuhnya kurang bersemangat. Belum lagi kalau di buat berjalan rasanya agak aneh. Cinta takut hal itu akan menjadi pertanyaan dari beberapa temannya yang memperhatikan cara berjalannya nanti.


Baru kemudian Cinta melepas kain sholatnya, setelah itu melipat kembali dan Keanu turut membantu memindahnya ke tempat biasanya.


Saat ini Cinta sudah duduk di depan kaca rias nya. Wanita itu mengambil sisir untuk kemudian merapihkan rambutnya. Tetapi Keanu langsung mengambil sisir itu dari tangan Cinta, jadi lah pagi ini Keanu yang membantu menyisir rambut Cinta. Tidak hanya itu, Keanu juga membantu mengeringkan rambut Cinta menggunakan hairdryer. Pria itu begitu senang melakukannya, terpancar dari senyum di wajahnya yang tak pernah pudar.


"Ya ampun, Mas, kalau begini gimana aku cara nutup nya, banyak banget lagi," seru Cinta memandangi lehernya yang hampir penuh dengan hasil karya Keanu.


"Iya, maaf deh, habisnya kamu itu gemesin. Untung saja semalam itu aku nggak lagi di bawah pengaruh obat, coba kalau iya?"


Setelah Keanu selesai mengeringkan rambut Cinta, wanita itu beranjak dari tempatnya duduk.


"Mau ke mana?" tanya Keanu tiba-tiba posesif.


"Mau keluar, aku harus bantu mama di dapur," jelas Cinta.


"Nggak perlu," cegah Keanu sambil menarik tangan Cinta dan menuntun istrinya itu untuk duduk di bibir ranjangnya.


"Kamu kan masih sakit," ujar Keanu lagi.


"Aku nggak sakit kok, sehat gini di bilang sakit," balas Cinta karena merasa tubuhnya sehat-sehat saja. Tidak demam.


Tiba-tiba Keanu tersenyum mencurigakan.


"Beneran nggak sakit?" tanyanya lengkap dengan kerlingan matanya yang dibuat-buat.


Mendadak Cinta mulai was-was. Apalagi saat pria itu mencondongkan wajahnya, dengan tangannya yang memegangi pundaknya, menuntun Cinta untuk berbaring di kasur.

__ADS_1


"Mas, kamu mau apa?" Cinta menahan dada Keanu dengan kedua tangannya.


"Katanya udah nggak sakit, jadi--" selorohnya yang Cinta langsung paham apa maksud Keanu.


"Mas, jangan mulai deh!" Tatapan Cinta menjadi horor.


Inti miliknya saja masih terasa ngilu, apalagi ketika di buat pipis tadi rasanya aduhai sekali. Jangan sampai pagi ini Keanu minta jatah lagi. Sumpah! Cinta akan benar-benar merajuk kalau suaminya itu nekat meminta lagi.


Lalu Keanu mencium bibir itu sekilas, kemudian berpindah ke pipi dan terakhir pada kening Cinta. Setelah itu Keanu menarik tubuhnya untuk duduk dan kemudian menyelimuti tubuh Cinta.


"Kamu istirahat aja. Aku lihat cara jalan kamu aneh, pasti ngilu ya? Maaf ya?" kata Keanu setulus hati.


"Emang masih sakit, jadi awas aja kalau minta lagi," gerutu Cinta.


"Loh, justru semakin sering itu malah cepat sembuhnya," timpal Keanu sekenanya.


"Prinsip dari mana itu. Itu mah karena kamu aja yang doyan," Cinta berkata sambil merapatkan selimutnya hingga sebatas leher.


Keanu hanya terkekeh mendengarnya. Mungkin setelah ini hal itu memang akan menjadi candu buatnya. Tetapi untuk saat ini Keanu memaklumi, ia pun tak akan memintanya pagi ini, tetapi tidak jamin untuk malam nanti. Hehe...


Tangan Keanu membelai pipi Cinta. Sekali lagi mencium kening istrinya itu cukup lama. "Kamu bobok lagi nggak pa-pa. Nanti kalau waktunya sarapan aku bawa ke sini," ucapnya.


"Tapi aku nggak enak sendiri sama mama, Mas," seru Cinta.


Sebagai menantu di rumah ini, Cinta harus bisa menjaga tingkah lakunya agar tetap bisa terjalin ikatan baik antara mertua dan menantu. Kalau pagi begini tidur lagi, apa kata mertuanya nanti. Jika ibu Rahayu tahu Cinta seperti ini, pasti akan kena omelan.


"Soal itu aku tinggal bilang kalau kamu kurang sehat. Gampang kan?" Keanu memberi solusi.


Di pikir-pikir apa yang di katakan Keanu juga benar. Anggap saja pagi ini dapat bonus besar bisa bobok cantik pagi-pagi. Di tambah dengan bekas merah di lehernya itu yang membuatnya malu bila di tatap aneh oleh ibu Ratih nanti.


"Baiklah, Mas," setuju Cinta sambil menarik selimutnya agar terasa nyaman.


"Selamat istirahat adek sayang, istirahat yang cukup buat stamina nanti malam," ucap Keanu sambil mengerlingkan sebelah matanya.


Cinta hanya menatap manyun. Kenapa laki-laki jadi secandu itu kalau sudah dapat jatah?


*

__ADS_1


__ADS_2