Cinta Milik Keanu

Cinta Milik Keanu
Part 64


__ADS_3

Cinta melepas lebih dulu pelukan itu saat samar-samar telinganya menangkap suara isak kecil dari Keanu.


"Mas, kamu nangis?" tanya Cinta saat pria itu langsung menyusut air matanya di depan Cinta.


Keanu tak menjawabnya, tetapi senyuman itu kembali terbit dari bibirnya. Rasa bahagia yang teramat lega di hatinya, membuatnya kesulitan untuk berkata-kata.


"Kamu sedih kenapa? Aku ada salah?" selidik Cinta sangat penasaran, karena baru kali ini ia melihat Keanu seperti ini.


Keanu menggelengkan kepalanya dengan yakin. Tetapi sorot matanya tiba-tiba terarah pada mahakarya dirinya di leher mulus Cinta. Bekas merah itu berkerlipan di sana. Buru-buru Keanu memalingkan wajahnya ke samping, meski sangat menginginkan tetapi rasanya saat ini bukanlah waktu yang pas untuk melanjutkan aktifitas yang baru mulai pembukaan tadi.


Tetapi sejujurnya Keanu sendiri harus tersiksa lagi. Sebab pusaka miliknya itu sebenarnya sudah on sedari tadi. Tetapi lagi-lagi harus bersambung karena sedang baper saja. Ia takut jika di lanjutkan akan membuat mereka kurang menikmatinya.


Cinta yang melihat gelagat meresahkan dari Keanu, membuatnya kepikiran dengan kelakuan Keanu yang barusan meminta jatah. Mungkin alangkah baiknya Cinta harus memulainya lagi. Hitung-hitung sebagai ladang pahala buatnya karena telah membuat suaminya senang. Maka pelan-pelan Cinta menyentuh pundak Keanu, yang kemudian Keanu menoleh lagi kepadanya.


Perlahan Cinta mencondongkan wajahnya kepada Keanu. Kecupan singkatnya langsung mendarat pada pipi suaminya itu.


"Mau lanjut nggak?" bisik Cinta dengan sensasional, lengkap dengan gigitan kecil pada daun telinga Keanu.


Pria itu seperti merasa terbang di buatnya. Sungguh ia tidak menyangka jika Cinta juga bisa berlaku nakal kepadanya. Dengan begini berarti lampu hijau itu kembali menyala. Dan Keanu tidak mau gagal lagi sekarang.

__ADS_1


Senyum tipis itu sama-sama terukir dari bibir mereka. Dan tak mau mengulur waktu lagi Keanu akhirnya meraih ujung kaos yang di pakai Cinta. Gadis itu begitu pasrah saat Keanu melepas kaos itu dari tubuhnya.


Seketika Cinta menyilangkan kedua tangannya untuk menutupi buah kenyal miliknya, saat kaos itu terlepas sempurna. Tetapi lagi-lagi memilih diam saat tangan Keanu meraih tangannya agar tidak menutupi pemandangan indah itu.


Keduanya sudah sama-sama berpolos dada. Keanu menarik tubuh Cinta lagi, membawanya duduk dalam pangkuannya. Cinta yang hanya tersisa kain segitiga berendra yang menempel di inti tubuhnya, tentu dapat merasakan dengan jelas bagaimana kerasnya sesuatu milik Keanu yang saat ini tepat berada di bawah bokong nya.


Walau sejujurnya gugup berat, tetapi Cinta berusaha biasa saja. Anggap saja ini pengenalan dulu, sebelum nanti rudal yang mengeras itu menghantam inti miliknya. Ish, belum apa-apa kok sudah ngilu duluan membayangkannya.


Dan lagi, Keanu meraih tengkuk Cinta untuk mereka kembali saling membelit dalam ciuman yang perlahan berubah semakin panas. Di tambah ketika sebelah tangan Keanu mulai merem mas dengan gemas buah kenyal milik istrinya itu. Dada mereka yang sama-sama polos membuat kulit mereka saling menempel dalam kehangatan.


Hampir dari bagian tubuh atas milik Cinta tak luput Keanu absen satu persatu. Ceruk leher itu kembali ia hisap dengan hiasan mahakarya nya yang kemerlipan. Membuat suara lenguhan itu tak sengaja keluar dari mulut Cinta.


Dengan nekatnya Cinta duduk di atas tubuh Keanu. Dan hal itu semakin menindih sesuatu yang sudah menegang tingkat tinggi. Apa yang kali ini di lakukan Cinta kepada Keanu semuanya di luar ekspektasi Keanu. Tetapi itu sangat memuaskan dirinya. Sebab Cinta dengan beraninya ikut mengabsen dada bidang Keanu dengan kecupan nakalnya. Tak luput leher pria itu juga menjadi sasaran gigitan nakal Cinta.


Tanpa sungkan Keanu mengeluarkan suara dessahannya. Menikmati setiap permainan Cinta. Gadis itu sebenarnya malu telah menjelma menjadi wanita liar saat ini. Tetapi demi menyenangkan suami apa salahnya.


Sekali gerakan yang di lakukan Keanu, sudah mampu merubah posisi keduanya berbalik. Saat ini Cinta yang berada di bawah kungkungan Keanu. Tanpa ragu lagi Keanu segera mengulum putik coklat muda itu yang tumbuh di buah kenyal Cinta. Lidahnya terus bergerak, menimbulkan rasa geli bercampur nikmat luar biasa yang di rasakan oleh Cinta. Saking gelinya membuat Cinta tiada sadar menekan kepala Keanu, dengan cengkraman nya yang membuat wajah Keanu semakin terbenam di sana.


"Ish, Mas...." Suara itu terlepas dari mulut Cinta.

__ADS_1


Berangsur wajah Keanu mulai merambat turun. Kali ini perut rata Cinta yang menjadi pusat permainannya. Di sana pria itu lagi-lagi menghujani dengan kecupan seduktif. Membuat Cinta tanpa terasa menggeliat, meliuk-liuk geli karena ulahnya.


Wajah itu terus turun, hingga terhenti tepat saat sudah berada pada segitiga berendra itu. Degup jantung Cinta terasa semakin berdetak di luar kendali, saat tangan Keanu mulai meraba-raba pada area inti miliknya.


Di saat Cinta mengira Keanu akan melepas segitiga itu, rupanya Keanu memilih menciumi paha mulus gadis itu. Membuat Cinta seketika membuka kedua kakinya, karena efek geli yang di lakukan Keanu.


Wajah itu kembali naik menuju wajah Cinta. Dan bibir itu kembali menyapa dalam ciuman panas mereka. Tetapi dalam kesempatan itu Keanu mulai menarik pelan segitiga berendra di bawah sana. Dengan nakalnya jari itu mulai mengenalkan diri, menyentuh dengan sentuhan seduktif, yang seketika membuat Cinta mendessah nikmat.


Satu jari itu terus saja bermain-main di sana. Saat jari itu berada pada lorong yang nanti akan di lewatinya, Cinta menggigit kecil bibir bawahnya. Itu masih sebatas jari, bagaimana nanti jika pusaka milik Keanu yang menerobos di sana.


Melihat itu Keanu menghentikan aksinya. Bibirnya kembali meraup bibir Cinta. Hingga kembali terhenti saat sama-sama membutuhkan waktu bernafas.


"Cinta, aku boleh cium ini?" pinta Keanu kepada Cinta. Sedangkan telapak tangannya kembali bertandang pada inti surgawi Cinta.


"Emang nggak jijik?" Cinta bertanya balik, dengan rona wajahnya yang memerah. Karena inti miliknya itu saat ini terasa basah. Jujur, beberapa kali Cinta merasakan sesuatu yang hangat dan memabukkan itu keluar dari sana. Suaminya itu benar-benar berhasil membuatnya merasakan pelepasan yang begitu nikmat untuknya.


Tanpa ragu Keanu menurunkan wajahnya menuju inti milik Cinta. ******* itu langsung masuk di sana. Membuat mulut itu kembali mendessah di luar kendali Cinta.


"Aah... Mas...."

__ADS_1


*


__ADS_2