
Setelah beberapa jam menunggu operasi Reno selesai, akhirnya semua bisa tertangani dengan selamat. Reno yang sebelumnya mengalami benturan di kepala cukup fatal, akibat insiden kecelakaan yang dialaminya. Tak tanggung-tanggung, kemarin Reno mengalami kecelakaan yang lebih tragis. Bukan kecelakaan tunggal yang Cinta dan Keanu lihat, tetapi keesokannya Reno mengalami kecelakaan lagi karena mengendarai mobil dalam pengaruh minuman keras.
Sedangkan ibunya Reno sebelumnya memang sudah berencana datang ke sini. Ternyata kedatangannya malah disuguhkan dengan kabar Reno itu. Yang akhirnya semua rahasia yang sejatinya ingin ibunya Reno simpan rapat-rapat, terpaksa terkuak setelah Reno membutuhkan transfusi darah.
Keanu sendiri saat ini sedang berada dalam ruang perawatan. Setelah diambil darahnya tadi, rupanya berefek demam yang dialami Keanu. Tubuhnya yang ringkih lantaran mengalami syndrom cauvade belakangan ini, membuat imun tubuhnya rentan lemah.
Cinta senantiasa menemani Keanu dalam kamar rawat itu. Sebelumnya mereka telah mengabari mbok Nah jika malam ini mereka tidak pulang ke rumah. Dengan alasan akan menginap di hotel. Karena jika mengatakan yang sebenarnya, mereka takut mbok Nah akan menyampaikan kepada ibu Ratih. Sebenarnya mereka berdua tidak bermaksud membohongi semuanya, tetapi karena ada ibunya Reno itu yang membuat Keanu memutuskan untuk merahasiakannya.
"Dek, mumpung ada di rumah sakit, jangan ditunda lagi, ayo USG," kata Keanu.
"Ini sudah malam, Mas. Besok saja. Dokternya pasti sudah tidak ada," jawab Cinta.
Keanu tersenyum tipis menanggapinya. Lalu ia pun mengangguk setuju.
Sejenak pandangan Keanu hanya menatap plafon kamarnya, kentara sedang ada yang dipikirkan. Cinta paham itu. Tetapi untuk saat ini Cinta tidak akan menanyakannya. Ia tahu, suaminya itu pasti masih kaget dengan apa yang terjadi. Sebuah rahasia besar yang selama ini tersimpan rapat-rapat akhirnya terkuak juga.
"Ternyata aku punya saudara, Dek," kata Keanu kemudian. Mimik wajahnya memelas.
Cinta hanya tersenyum tipis. Wanita itu membawa tangan Keanu dalam genggamannya, mencoba menenangkan jiwanya yang pasti sedang tidak baik-baik saja.
"Pantas saja papa tidak begitu harmonis dengan mama. Ternyata ini jawabannya." Keanu kembali bersuara lengkap dengan senyum getirnya.
"Mas, aku tahu bagaimana perasaan kamu sekarang. Tapi setelah kamu tahu ini, apa yang akan kamu lakukan?" tanya Cinta pelan-pelan, takutnya malah menyinggung perasaan Keanu.
"Entahlah!" jawabnya seiring hembusan nafasnya yang keluar kasar.
"Aku tidak ingin mama tahu ini. Tolong rahasiakan ini, Dek. Aku tidak mau melihat mama sedih. Cukup sudah mama sering sedih saat bersama papa dulu. Aku juga akan minta sama mereka, untuk tidak mengganggu keluarga kita. Bagaimanapun, mereka memiliki hutang nyawa denganku," kata Keanu. Kepalan tangannya mencengkram erat, pertanda emosinya meninggi tetapi sekuat hati menahannya.
"Iya, Mas. Aku akan tutup mulut. Dan lagi ibunya kak Reno bilang padaku, dia berjanji akan membawa kak Reno ikut dengannya setelah kak Reno sembuh."
Keanu melirik Cinta, berharap apa yang dikatakan ibunya Reno kepada Cinta benar ditepati.
"Sekarang kamu tidur, biar besok kita bisa pulang," ucap Cinta sambil membenahi selimut Keanu.
"Tapi kamu juga tidur di sini," pinta Keanu. Tangannya menepuk bagian kosong disebelahnya.
__ADS_1
"Ini di rumah sakit, Mas. Ketahuan dokter, aku pasti kena omel," tolak Cinta.
"Ya sudah. Aku nggak bisa tidur kalau nggak meluk kamu," sungut Keanu dengan lirikan mata sok merajuk.
Melihat itu Cinta terkekeh kecil. Ia tahu suaminya itu pura-pura merajuk, tetapi demi menghindari drama yang lainnya akhirnya Cinta menuruti permintaannya. Dan kemudian mereka berdua tidur dalam satu ranjang pasien yang pasti sempit untuk di tempati dua orang.
Seperti biasa, beberapa menit sebelum subuh Cinta kembali merasakan perutnya bergejolak. Wanita itu terbangun yang kemudian langsung beranjak ke kamar mandi. Di sana Cinta mengeluarkan semua isi perutnya. Dan Keanu yang tahu itu, ikut beranjak turun dari ranjang dan kemudian pergi menyusul Cinta.
"Dek," sapa Keanu mendekati Cinta dan kemudian mengusap punggung Cinta. Rasanya sangat tidak tega.
"Mas, kok ke sini?" protes Cinta, melihat Keanu menyusulnya ke kamar mandi. Setelah perutnya perlahan membaik.
"Mana aku tega biarin kamu begini sendirian," jawab Keanu.
"Gimana? Masih mual?"
"Sudah mending," sahut Cinta. Lalu mereka berdua keluar dari kamar mandi itu.
"Kamu sendiri gimana, Mas?" Cinta tanya balik, sambil menempelkan tangannya di pipi Keanu, mengecek suhu tubuhnya. Bersyukurnya sudah tidak demam lagi.
"Mm... Aku mau sholat di musholla, Mas. Aku tinggal kamu nggak pa-pa kan?" ucap Cinta.
Keanu mengangguk. Setelah itu Cinta keluar dari kamar itu yang kemudian langsung menuju musholla yang ada di rumah sakit itu.
Usai melaksanakan sholat jamaah subuh di musholla itu, ternyata Cinta bertemu lagi dengan ibunya Reno di musholla itu juga. Wanita itu menyatakan ingin menemui Keanu lagi. Ada banyak hal yang ingin disampaikannya, terlebih rasa hutang budi karena Keanu telah menolong Reno.
"Silahkan saja, Tante. Tapi-- Kalau mas Keanu tidak berkenan, aku harap tante tidak memaksanya," ucap Cinta.
"Iya, Cinta. Tante tidak akan memaksa. Tante sadar siapa diri tante. Kedatangan tante pasti sangat melukai perasaan Keanu. Dan itu pasti tidak mudah diterima oleh Keanu."
Cinta bergeming saja saat mendengarnya. Ia sudah tidak bisa berkata apa-apa lagi. Andai dirinya berada di posisi Keanu saat ini, pasti juga merasakan hal yang sama seperti yang dirasa Keanu sekarang.
Setelah itu Cinta dan ibunya Reno berjalan beriringan menuju kamar rawat Keanu. Sebenarnya perasaan Cinta agak was-was membawa ibunya Reno menemui Keanu. Ia takut suaminya akan marah kepadanya.
Pintu kamar itu terbuka, Keanu langsung tersenyum begitu tahu yang datang adalah Cinta. Tetapi seketika sorotnya berubah dingin, saat tahu ada ibunya Reno yang juga mengunjunginya.
__ADS_1
"Nak Keanu, bagaimana kabarnya? Sebelumnya tante mohon maaf, karena membuatmu seperti ini. Dan-- Tante juga ingin mengucapkan terimakasih sama nak Keanu, karena mau membantu saudaramu," ucap ibunya Reno dengan tulus.
Keanu berdecih saat mendengar kata saudara dari mulut wanita itu. Ibunya Reno yang melihat jelas ekpresi itu, bisa memakluminya.
"Tante janji, setelah Reno sembuh, tante akan membawa Reno pergi dari sini. Tante akan membawanya lagi bersama tante."
"Tepati perkataanmu!" sahut Keanu dengan reaksi dingin. Tatapan matanya berpaling ke arah lain. Rasanya tidak sudi untuk bertatapan dengan wanita itu. Setiap ada wanita itu, perasaan Keanu langsung teringat kepada mamanya.
"Iya, Nak. Tante janji!" ucap ibunya Reno meyakinkan.
Suasana mencekam itu berubah saat ponsel milik Keanu berdering. Ternyata panggilan video call dari ibu Ratih. Tentu Keanu tidak mungkin menjawabnya, karena saat ini posisinya sedang berada di rumah sakit. Dan karena Keanu tidak lekas menjawab telpon itu, maka ibunya Reno pamit keluar. Ia mengira karena ada dirinya Keanu tidak mau menjawab telpon itu.
Setelah ibunya Reno benar-benar keluar, Keanu mereject telpon dari mamanya. Tetapi pria itu mengganti dengan telpon biasa.
"Kenapa tidak mau VC sama mama?" protes ibu Ratih begitu telpon dari Keanu dijawabnya.
"Aku lagi di WC, Ma," dusta Keanu.
"Ya ampun! Ada di WC mama juga nggak mungkin bisa lihat burung kamu," balas ibu Ratih.
"Hehehe...." Keanu yang mendengarnya hanya bisa nyengir.
"Ada apa mama telpon?" tanya Keanu, yang sebenarnya pertanyaan seperti itu tdk patut ditanyakan. Karena jika orang tua menelpon, tidak harus ada alasan dulu.
"Mama mau protes!" sungut ibu Ratih.
"Bisa-bisanya kamu tidak beri tahu mama kalau Cinta hamil," lanjutnya.
Ibu Ratih dan ibu Rahayu mendengar kabar kehamilan Cinta dari Zayn. Tepatnya semalam kabar itu mereka dengar, setelah ibu Rahayu bertelponan dengan Zayn yang mengabari tentang Ara. Akhirnya merembet ke kabar kehamilan Cinta.
"Iya maaf, Ma. Aku memang mau beri tahu mama setelah USG. Rencananya hari ini kita mau periksa," ucap Keanu sambil melirik kepada Cinta yang ikut mendengarkan obrolan itu.
Sesaat terdengar tawa senang ibu Ratih. Wanita itu sebenarnya tidak marah, malah merasa sangat bahagia sekali mendengar kabar tak lama lagi ia akan memiliki cucu.
"Keanu, mama tunggu hasil USG nya," katanya lagi yang kemudian panggilan telpon itu berakhir.
__ADS_1
*