Cinta Milik Keanu

Cinta Milik Keanu
Part 81


__ADS_3

Keanu menatap dengan lekat saat Cinta menenggak minumannya hingga tandas. Terlihat seksi dan menggoda, apalagi ketika air nya sedikit menetes di dagu Cinta.


"Haus, Dek?" tanya Keanu saat Cinta sudah selesai minum.


"Ah, alhamdulillah," ucap Cinta dengan lega setelah merasa pil yang diam-diam ia minum tertelan sempurna.


"Dek," Keanu sampai menarik tangan Cinta, membuatnya terjerembab dalam pangkuannya.


"Eh, tadi kamu nanya sama aku ya, Mas?" Cinta balik tanya.


"Sudahlah!" Keanu tak lagi peduli jawabannya. Yang pasti malam ini pria itu akan menagih servis yang di janjikan Cinta tadi.


"Iih, ngambek?" Cinta menduga suaminya itu sedang merajuk.


"Nggak, cuma--" Tangan Keanu mulai berjalan nakal, mengusap-usap pada setiap lekuk tubuh Cinta.


Cinta paham apa maksud suaminya itu. Tetapi akan lebih seru bila sedikit mengerjai nya dulu menurut Cinta.


"Mas, aku ngantuk, beneran deh." Wanita itu sampai pura-pura menguap lagi demi totalitas drama nya.


"Nggak boleh ngantuk. Kamu tadi sudah janji mau pijitin aku. Ayo sekarang, Dek." Keanu mulai membuka kaos nya, dan Cinta masih tetap berada dalam pangkuannya. Saat ini pria itu sudah bertelanjang dada.


"Jangan pindah," tahan Keanu saat Cinta akan beranjak dari pangkuannya.


"Loh, katanya mau di pijitin? Kalo pangku gini gimana ceritanya mau mijit?" ucap Cinta.


"Ada caranya," sahut Keanu sedikit mengerlingkan matanya.


"Biasanya kalau pijit itu kan pake tangan," Keanu mengangkat satu tangan Cinta, meletakkannya pada bahunya.


"Tapi kalau kamu pijit nya pake bibir," lanjutnya sambil tersenyum lebar.

__ADS_1


Cinta melotot gemas menatap Keanu. Tangannya mengepal lalu menimpuk kecil pada bahu Keanu.


"Hem, itu sih maunya kamu," seru Cinta dengan rona pipinya yang sudah memerah.


"Ayo, Dek, itu mudah kan?" Keanu menyandarkan punggungnya pada papan ranjang, seakan pasrah menunggu mau di apakan setelah ini oleh Cinta.


Wanita itu mulai tersenyum kecil. Untuk soal seperti itu tentu sangat mudah buatnya. Bila perlu malam ini ia akan membuat suaminya itu mengerang, sebagai ganti selama ini dirinya yang di buat melayang oleh Keanu.


Sesaat tatapan keduanya saling bersirobok. Menatap dalam pada netra masing-masing. Lalu perlahan Cinta mulai melepas tali pengikat kimono handuk yang di pakainya. Setelah terlepas pengikatnya, Cinta malah berdiri di depan Keanu. Membuat pria itu sedikit mengerutkan kening, menanti penasaran apa yang mau di lakukan Cinta setelah ini.


Tanpa ragu Cinta melepas kimono handuk itu, lalu melemparnya ke sembarang arah. Menyisakan sebuah lingerie yang melekat di tubuhnya, membuat mata suaminya tiba-tiba melotot, seketika kesulitan menelan salivanya sendiri.


Cinta tersenyum senang melihat wajah suaminya yang menatapnya lapar. Wanita itu saat ini mulai duduk dalam pangkuan Keanu lagi. Lalu dengan gerakan pelannya tangannya mulai meraba pada dada suaminya, sedikit bermain pada titik coklat milik suaminya itu menggunakan ujung lidahnya.


"Ah, Sayang."


Sekali gerakan Cinta berhasil membuat suaminya mendessah. Dengan begini wanita itu memainkannya lagi pada titik satunya. Suara erangan pria itu seakan memenuhi ruang kamarnya, rasanya geli tetapi nikmat tiada tara.


Keanu sengaja tidak membalas Cinta dengan hal serupa. Ia membiarkan istrinya itu mengeksplor tubuhnya malam ini hingga puas. Dan rupanya tak cukup waktu lama untuk menjadikan istrinya itu wanita liar di ranjang, terbukti dengan perlakuannya malam ini yang sungguh membuatnya terpuaskan.


"Dek, tolong jangan di tambah lagi," pinta Keanu agar Cinta tidak membuat cup4ng lagi di lehernya.


Cinta tak menyahut, tetapi ia mendengar permintaan suaminya itu. Maklum saja Keanu kan pria, kalau perempuan masih bisa tertolong oleh bantuan foundation, kalau Keanu tidak mungkin rasanya untuk ikut menggunakan foundation pada lehernya.


Tepat saat Cinta menemukan titik sensitif pada suaminya, yaitu sentuhan pada belakang telinganya, Cinta bermain di sana dengan puas. Membuat suaminya itu mengerang berulang-ulang, dan tak tahan ikut meremas pada 6ok0n9 Cinta dengan gemas.


Sengaja Cinta sedikit meliukkan tubuhnya tepat di atas pusaka suaminya bersemayam. Sudah terasa keras, tetapi tetap terkurung dalam sangkarnya.


"Ah, kamu semakin nakal ya?" Keanu mendessah lagi dengan suaranya yang sudah terdengar berat.


Cinta tersenyum tipis mendengarnya.

__ADS_1


"Masih kurang puas nggak?" tanya Cinta sengaja mengerling, sedang satu tangannya diam-diam menjalar masuk pada kolor Keanu, demi meraih pusaka kehidupan milik suaminya itu.


"Hem, Sayang," Keanu mendelikkan matanya mendapati perlakuan Cinta yang semakin liar. Bukan marah, tetapi tak menduga saja jika istrinya itu bisa seperti ini.


Cinta tak mempedulikan bagaimana sorot mata Keanu saat ini. Setelah pusaka yang sudah berdiri tegak itu berhasil dalam cengkramannya, mulailah tangan itu merem mas nakal di sana.


"Ah... Ah...."


Suara dessahan Keanu sukses memecah. Apalagi saat Cinta mulai menarik kolor Keanu, pria itu semakin tercengang.


Dan siapa sangka jika apa yang di lakukan Cinta setelahnya sungguh membuat Keanu terbelalak, tetapi ia sangat puas dan tak mampu menolaknya. Saat pusaka itu masuk pada mulut Cinta, memainkannya layaknya sedang menghisap lolipop saja.


"Sayang, kenapa berhenti?" tanya Keanu, seakan tak rela saat Cinta menghentikan aksi makan lolipop.


"Aku takut kamu keluar," jawab Cinta sejujurnya. Nggak kebayang andai Cinta sampai menelan mayones yang keluar dari pusaka itu, rasanya pasti-- Cukup! Jangan di teruskan. Hehe...


Mendengar itu Keanu langsung memutar balik tubuh Cinta hingga terbaring di bawah kungkungan dirinya. Tanpa menunggu lagi Keanu segera menyesap bibir ranum istrinya itu dengan lapar. Saat ini giliran dirinya yang harus memuaskan Cinta, setelah baru saja Cinta sangat bisa memuaskan dirinya.


Pria itu sampai tak sabar menarik paksa lingerie yang di pakai Cinta, membuat sebagian bahan itu sedikit koyak karena ulahnya.


"Mas," protes Cinta saat tahu suaminya itu ingin merobek lingerie yang di pakainya.


"Nanti aku belikan yang banyak," ucap Keanu tak lagi peduli untuk tidak membuka paksa pakaian berbahan minim dan pastinya tipis tembus pandang.


"Tapi sayang, Mas, ini pemberian mama." Cinta sampai mendorong dada Keanu agar menyingkir sebentar dari atas tubuhnya.


"Nggak sabaran banget sih," gerutu Cinta sambil kemudian melepas lingerie nya, tentu juga di bantu Keanu melepasnya.


"Kamu yang mulai, mana aku bisa nahan," ucap Keanu kembali mengabsen tubuh Cinta saat wanitanya itu sudah polos sempurna.


Wanita itu sampai menggelinjang berulang-ulang, mendessah dengan manja, saat suaminya itu juga melakukan hal yang sama pada sungai madunya. Terasa nikmat tiada banding, benar-benar definisi surga dunia.

__ADS_1


Hingga saat pusaka kehidupan itu bersiap bertandang pada lobang nya, di sanalah puncak kenikmatan yang sebenarnya akan di mulai. Saat gerakan energik itu terus memompa, menuntut sesuatu yang harus di keluarkan dari dalamnya, saling berbagi peluh, demi mengarungi nikmatnya bercinta yang di rengkuh bersama. Keduanya sama-sama terkulai lemas, dengan deru nafas yang saling memburu, saat sesuatu yang cair itu menyeruak di dalam ladang yang Keanu siram dengan bibit unggulnya.


*


__ADS_2