Cinta Milik Keanu

Cinta Milik Keanu
Part 32


__ADS_3

Siapa yang tak tersulut amarah jika melihat seseorang yang telah sah menjadi istri diketahui sedang berpelukan mesra dengan lelaki lain. Walau masih belum ada rasa cinta pada Keanu, tetapi perlakuan keduanya benar-benar telah mencoreng harga dirinya sebagai seorang suami.


Lelaki memang terkadang suka mengedepankan egonya sendiri. Tanpa mau intropeksi terlebih dahulu, hal ini terjadi karena salah siapa?


Keanu segera keluar dari mobilnya, juga menutup pintunya dengan keras. Langkah kakinya mantap menuju dua orang yang masih belum menyadari kedatangannya. Tangan pria itu mengepal erat. Rasa amarahnya benar-benar telah berada di ubun-ubun dan siap meledak.


"Reno!!!"


Keanu segera menarik krah baju Reno lalu menghantam wajah sahabatnya itu dengan pukulannya sekali telak.


"Mas Keanu!" Pekik Cinta, sungguh shocked melihat Keanu yang memukul wajah Reno dengan arogan.


Reno yang memang tidak siap akan mendapatkan serangan dari Keanu, tubuhnya langsung tersungkur ke bawah. Yang akhirnya mempermudah Keanu untuk meluapkan amarah hatinya.


"Mas Ken, hentikan! Stop, Mas! Stop!" pekik Cinta, memohon agar Keanu menghentikan aksinya.


"Kak Reno...." Panggil Cinta sungguh sangat tidak tega melihatnya.


Tetapi Keanu yang sudah kepalang di kuasai amarah tentu tak mengindahkan teriakan Cinta. Malah suaminya itu semakin menjadi mengamuk kepada Reno. Kembali salah paham menyebut nama Reno karena kasihan kepadanya.


Reno bukan tidak mau melawan, tetapi ia cukup cerdik membiarkan Keanu kehabisan tenaganya dulu baru ia akan melawannya.


"Mas Keanu!"


Cinta sudah tidak tahan melihat aksi suaminya yang sangat brutal. Makanya ia berniat melerai keduanya. Tetapi sialnya malah Keanu tak sengaja menepiskan tangannya pada wajah Cinta cukup keras, membuat gadis itu terhuyung merasakan perih pada pipinya.


Derai air mata gadis itu kembali menetes. Dua pria yang semula saling baku hantam terdiam sesaat setelah melihat Cinta juga terkena pukulan dahsyat dari Keanu.


"Cinta!" pekik Reno tak kalah paniknya.


Pria itu segera bangun dan mendekati Cinta. Tangannya terulur mengusap pipi Cinta yang terkena pukulan Keanu tadi.


"Kamu nggak pa-pa? Sakit, hem?" tanya Reno penuh perhatian, dengan sorot mata yang mulai berkaca-kaca merasa iba.


Pria itu pun juga terpancing amarah. Melihat Cinta menangis tersiksa di depannya serasa hatinya juga ikut sakit. Segera Reno membalik badan menghadap Keanu yang masih tercengang di tempat. Lalu pria itu pun tak kalah sengit membalas apa yang seharusnya ia balas. Memukuli Keanu dengan serangannya yang tak kenal ampun.


Keanu terlihat pasrah. Ia diam saja meskipun mendapati pukulan telak dari Reno. Tatapan matanya sama sekali tidak berpaling dari tempat di mana Cinta berdiri. Melihat dengan jelas gadis itu menangis sesenggukan karena perbuatan kasarnya yang tak di sengaja.

__ADS_1


Merasa bersalah. Iya, Keanu merasa bersalah sekali kepada Cinta. Tetapi entah mengapa hatinya masih terlalu angkuh untuk mengucap maaf padanya.


BUG!


Pukulan terakhir yang di layangkan Reno kepada Keanu membuat pria itu tidak berdaya. Dan seketika jatuh terjerembab ke bawah sudah dalam kondisi tidak sadarkan diri.


Reno tersenyum licik. Rasanya sangat puas telah memberi pelajaran kepada pria yang tak pernah menghargai perasaan Cinta. Andai di dunia ini tidak ada hukum alam, mungkin saat ini juga nyawa Keanu sudah melayang di tangan Reno.


"Mas Keanu..........!!!"


Cinta berteriak histeris sambil berlari mendekati Keanu. Gadis itu duduk bersimpuh di bawah sambil mengangkat kepala Keanu untuk berada dalam pangkuannya.


"Mas, mas Ken, bangun Mas. Jangan tinggalkan aku, mas Ken...."


Gadis itu semakin menangis histeris sambil mengusapi aliran darah yang menetes pada bibir dan bagian pelipis mata Keanu.


Mendapati Keanu tidak bereaksi apa-apa, Cinta melirik sengit kepada Reno yang hanya diam memandang seperti tak ada rasa iba sama sekali. Padahal sebelumnya mereka adalah sahabat sekaligus partner bisnis. Tetapi mengapa sekarang jadi begini?


"Apa yang kau lakukan pada suamiku!" Suara Cinta membentak lantang kepada Reno.


Reno tetap bergeming. Ia sadar ia salah. Tetapi ia cukup puas memberi Keanu pelajaran ini, dan semoga saja setelah ini Keanu bisa mengambil hikmahnya. Bila seandainya Keanu tak kunjung intropeksi diri, maka Reno sudah bertekad benar-benar akan merebut Cinta dari genggamannya.


"Tidak seharusnya kamu memukul suamiku seperti ini!"


"Dia yang memulainya, Ta!"


"Tapi tidak seharusnya kamu balas memukulnya!"


"Hei, kamu lihat wajahku! Sama, sana hancurnya gara-gara dia!"


Reno sudah tidak tahan untuk tidak ikut membentak kepada Cinta. Apalagi baru saja hatinya merasa tertusuk perih, setelah mendengar Cinta begitu tidak rela Keanu terluka.


"Tolong.... Tolong bantu suamiku!"


Cinta berteriak sekencengnya untuk meminta pertolongan kepada semua orang yang melintas di jalan itu.


Kondisi jalan yang memang bukan jalan umum, tentu pagi itu tidak banyak yang melintas di sana. Meski ada satu dua orang yang menyaksikan adegan baku hantam tadi, malah mereka asyik merekam dari pada melerai.

__ADS_1


Sedangkan ibu si pemilik warung lesehan itu sebenarnya sudah menghubungi pihak keamanan yang ada di daerah itu. Entah mengapa belum kunjung datang. Mungkin sudah menjadi hari apes Keanu, sehingga kejadian itu tidak ada yang berani melerai nya.


Terlihat beberapa orang berlarian mendekat ke arah mereka, membuat Reno seketika panik dan memilih pergi dari tempat itu. Biarlah akan di katakan jenis manusia tidak bertanggung jawab, dari pada nanti harus berurusan dengan aparat hukum maka kabur adalah solusi terbaik.


"Maaf, Ta," ucap Reno menyempatkan diri meminta maaf kepada Cinta sebelum kemudian masuk ke mobilnya dan pergi dari tempat itu secepatnya.


"Astaga! Kasihan sekali," seru beberapa orang yang melihat kondisi Keanu yang menyedihkan.


"Tolong... Tolong suami saya, Pak," mohon Cinta.


Setelah itu Keanu di angkat masuk ke mobilnya. Di bantu oleh salah seorang pria untuk mengendarai mobilnya menuju rumah sakit terdekat. Cinta yang tidak begitu mahir menyetir mobil, tentu tidak berani mengendarainya dengan kondisi hatinya yang sedang panik.


Sepuluh menit kemudian mereka sudah sampai di rumah sakit. Segera Keanu di bantu petugas yang berjaga di IGD di bawa masuk ke ruang periksa. Dan Cinta hanya bisa menunggu hasil pemeriksaan dokter dengan perasaan cemas. Semoga saja tidak ada efek apa-apa yang kemungkinan ada karena pukulan tadi.


Sedangkan keadaan di rumah Keanu, terlihat Shelyn dengan santainya memainkan ponselnya sambil menikmati oleh-oleh yang di bawa ibu Ratih. Sedangkan ibu Ratih sendiri menunggu kedatangan Keanu dengan perasaan yang sudah tentu marah. Kenapa bisa Shelyn ada di sini, itulah yang ingin di tanyakan ibu Ratih saat anaknya itu datang setelah ini.


"Astaga!" pekik Shelyn, setelah tak sengaja menonton kejadian viral pagi ini yang langsung booming di sosmed.


Ibu Ratih hanya melirik jengah kepadanya.


"Tante Ratih," Panggil Shelyn berniat akan menunjukkan apa yang di lihatnya itu.


Karena ibu Ratih tak kunjung menghampiri, terpaksa Shelyn yang mendekatinya.


"Ini Keanu kan, Tan?"


Shelyn menunjukkan postingan yang tak sengaja ia temukan di ponselnya kepada ibu Ratih.


*


Hai... Hai readers ku...


Othor punya karya baru lagi nih..


Kepoin yuk..


Dijamin tak kalah seru dan bikin greget.

__ADS_1


Dan jangan lupa setelah mampir tekan like, isi komentar, vote, rating bintang lima, bunga, kopi, daaaan.... Subscribe biar nggak ketinggalan ceritanya 😁



__ADS_2