
Keanu segera keluar dari kamar Cinta begitu gelenyar aneh itu terasa lagi ditubuhnya. Melihat godaan meresahkan didepan mata, membuat pria itu kesulitan mengatur alur nafasnya yang sempat ditahan sendiri.
Saat ini Keanu hanya berdiri didepan kamar Cinta. Matanya mengedar ke sekitar demi mencari sosok mamanya yang entah kemana. Sedangkan sajian menu makan malam ini telah tertata diatas meja makan.
Pria itu pun beranjak untuk sekedar keluar ke teras rumah. Rupanya diluar sana ada Zayn yang sedang berbicara serius dengan ibu mertuanya sambil duduk-duduk santai di kursi kecil yang ada diteras rumah ini.
Merasa tak perlu tahu apa yang sedang dibicarakannya itu, lagi pula menguping pembicaraan orang termasuk perbuatan tak sopan, Keanu memilih kembali masuk dan duduk sendiri di ruang tamu.
Matanya kembali mengedar ke seluruh penjuru di ruang tamu itu. Hingga kemudian hanya terpaku saat tak sengaja melihat foto Cinta yang terpajang di rak kayu saat gadis itu masih mengenakan seragam SMP.
Dengan hati-hati Keanu meraih foto tersebut. Dilihatnya secara seksama, semakin dicermati semakin Keanu merasa bahwa wajah Cinta difoto itu seperti tak asing baginya.
Memang perubahan wajah Cinta terbilang cukup pangling jika dibanding dengan wajahnya yang dulu. Jika dulu saat masih remaja gadis itu tampil apa adanya, lain halnya dengan sekarang. Walau sebenarnya sekarang pun Cinta tidak sedang merubah riasan wajahnya dengan bantuan make up atau perawatan lainnya, semakin dewasa gadis itu terlihat semakin cantik natural.
Hingga sampai sang ibu mertua telah masuk ke ruangan itu, rupanya Keanu masih betah memandangi foto Cinta ditangannya.
"Waktu itu Cinta masih berumur empat belas tahun, Ken." sapa Rahayu. Seketika membuat Keanu terhenyak baru tersadar kalau ibu mertuanya sudah berdiri memandanginya.
Keanu tersenyum kikuk. Secepatnya ia mengembalikan foto itu ke tempatnya lagi. Tetapi rupanya Rahayu malah ikutan duduk menemaninya, membuat Keanu sedikit gelisah sendiri.
"Ibu ingat, dulu Cinta sering cerita soal cinta pertamanya." ucap Rahayu. Sedangkan tatapan matanya seperti sedang menerawang jauh ke masa yang seharusnya Rahayu tak perlu menceritakan hal itu kepada Keanu. Karena baginya cerita itu tidak penting untuk diceritakan kepadanya.
Senyum tipisnya terbit sedikit, mengingat kepolosan Cinta yang mengaku telah jatuh cinta pada seorang cowok yang baru ditemui pertama kali saat acara wisuda Zayn.
Sedangkan Keanu tetap berpura-pura sedang menunggu lanjutan cerita ibu mertuanya itu, walau sebenarnya hatinya sedikit bertanya-tanya tentang apa tujuan Rahayu mengatakan itu padanya.
Apakah biar cemburu? Oh tidak! Saat ini saja Keanu sedang berpikir juga bagaimana kata yang tepat saat ia mengatakan akan membawa Cinta ke rumahnya besok, agar bisa segera bebas dari drama pernikahan yang tak diharapkannya itu.
"Kamu tahu, Ken, siapa cinta pertama Cinta itu?" tanyanya, yang langsung mendapat respon gelengan kepala dari Keanu.
"Itu kamu."
"Hah?" Keanu terperangah tak percaya.
__ADS_1
"Kenapa bisa aku? Memangnya dulu aku sama dia pernah bertemu apa? Seingatku, aku ketemu sama dia pas di apartemen Reno. Itu pun karena Reno yang bilang." batin Keanu bermonolog sendiri.
Kejadian saat Keanu mencium brutal Cinta saat dirinya sedang dibawah pengaruh minuman keras, sebenarnya tidak begitu diingat olehnya. Tetapi setelah melihat bukti rekaman CCTV itu, hingga detik ini Keanu terngiang-ngiang akan aksi nekatnya itu.
"Kamu pasti lupa nih, dimana kalian bertemu pertama kali, iya kan?"
Demi melihat wajah kebingungan Keanu, Rahayu sengaja berkata begitu.
"Iya, Bu. Terus terang aku lupa. Bisa ibu ceritakan nggak?"
Sambil menunggu ajakan makan malam, juga sambil mengalihkan rasa laparnya yang sudah semakin terasa, Keanu pun meminta ibu mertuanya itu untuk bercerita.
"Saat itu ibu, almarhum ayah, juga Cinta, datang ke acara wisuda Zayn di kampus. Nggak tahu gimana awalnya tiba-tiba Cinta bilang bertemu kamu dan nggak sengaja numpahin minuman kamu."
Keanu berusaha mengingat kejadian yang diceritakan ibu mertuanya itu. Karena jika saat itu Zayn sedang wisuda, sudah pasti dirinya masih jadi mahasiswa baru di kampus itu.
"Yang bikin ibu takjub, ternyata ucapan Cinta saat itu kenyataan sekarang." Rahayu mulai menatap hangat pada anak menantunya itu.
"Cinta pernah bilang, kalau ia akan kembali menemui kamu lima tahun lagi. Rupanya setelah lima tahun dari Cinta bilang itu, Allah menakdirkan kalian bersatu dalam sebuah pernikahan."
"Eh, Jeng, rupanya kamu disini?" Tiba-tiba mama Keanu muncul dan menyapa Rahayu.
"Iya nih, lagi nemenin Keanu duduk sambil cerita sedikit."
Rahayu beranjak berdiri. Ia melangkah keluar teras demi mencari Zayn yang betah tidak masuk rumah. Sedangkan Ratih mengajak Keanu untuk memanggil Cinta agar segera keluar kamar untuk makan malam.
Keanu memilih menurut, walau sebenarnya kembali was was untuk masuk ke kamar itu lagi.
Sedangkan Zayn setelah tahu Keanu masuk, ia pun ikutan masuk dan bergegas memanggil Ara untuk ikut bergabung makan malam.
Ceklek.
Pintu kamar Cinta kembali terbuka. Gadis itu langsung menoleh saat tahu ada seseorang yang membuka pintu kamarnya.
__ADS_1
Melihat yang masuk lagi adalah suaminya, gadis itu kembali lanjut menyisir rambut panjangnya didepan kaca rias. Sedang pakaian yang dikenakannya saat ini rupanya sudah ganti dari pakaian yang dipilih suaminya tadi.
"Ada apa, Mas?" tanyanya, setelah melihat Keanu yang hanya diam sambil memandanginya.
"Waktunya makan malam." tuturnya singkat.
"Mas bilang tunggu lima belas menit lagi, aku masih belum selesai." ujar Cinta, lalu kembali sibuk menyisir rambutnya yang sebenarnya sudah rapi.
Keanu bergeming saja. Ia malah beranjak mendekat dan seketika duduk ditepi ranjang.
"Sebenarnya ada yang mau aku bicarakan. Tapi tunggu nanti di rumah saja." ucapnya, yang cukup membuat Cinta menjadi heran.
"Rumah? Disini kan juga di rumah, Mas?"
"Maksudku rumahku yang di Jakarta." Keanu menyahut sensi.
"Besok pagi aku mau balik ke Jakarta. Aku nggak bisa kalau harus tinggal disini. Kamu pasti tahu alasannya kan?"
Cinta mengangguk. Memang bisnis restoran suaminya itu berpusat di Jakarta. Yang selalu butuh adanya sang owner untuk mengontrol omset perminggunya.
"Sebenarnya aku juga mikir itu, Mas." terang Cinta kemudian.
"Aku masih ingin kuliah dan main seru-seruan sama Hana." Gadis itu mulai tersenyum sendiri, membayangkan bagaimana reaksi sahabatnya itu setelah tahu dirinya sudah menikah dengan bos nya.
"Kalau begitu aku packing sebentar, biar besok tinggal cuss ikut Mas."
"Kamu mau ikut?" tanyanya kaget.
"Iya dong. Aku sudah menjadi istri Mas, sudah sepatutnya seorang istri itu ikut suami kemanapun perginya."
Keanu langsung paham dengan apa yang dikatakan oleh Cinta.
"Kamu serius mau ikut beneran?"
__ADS_1
*