Cinta Milik Keanu

Cinta Milik Keanu
Part 86


__ADS_3

Cinta lebih dulu mengantar Hana hingga sampai di depan kost-an tempat gadis itu tinggal. Setelah itu mobil taksi yang mengantar Cinta itu melaju menuju rumah Cinta. Hingga tak lama kemudian, Cinta sudah tiba di rumahnya.


Wanita itu melangkah gontai memasuki rumahnya, hingga ia sama sekali tidak menyadari adanya mobil Keanu yang sudah terparkir di garasi saking tidak fokusnya. Segera ia menuju ke dapur, lalu membuka lemari pendingin yang kemudian mengambil sebotol air mineral di sana.


Tanpa sadar wanita itu termenung di depan kulkas itu, dengan pintu kulkas yang masih terbuka. Tangannya sudah menggenggam botol air mineral, tetapi tidak berniat meminumnya. Hingga seseorang yang datang menghampirinya dengan mengendap-endap, Cinta masih saja termenung dengan pikirannya sendiri.


Tiba-tiba saja sebuah tangan melingkar erat di pinggangnya, membuatnya tersadar akan lamunannya.


"Kamu telat pulang!" bisik Keanu sambil merusuh pada tengkuk Cinta.


"Mas!" Spontan Cinta menoleh dan membalikkan tubuhnya, saling berhadapan dengan Keanu.


"Kapan kamu datang, Mas?" tanya Cinta tidak menyangka jika suaminya sudah pulang.


Karena tadi pagi Keanu mengatakan kemungkinan akan tiba di rumah paling lambat isya. Ini baru maghrib sudah main nongol, apalagi jika di lihat dari penampilannya sepertinya pria itu juga sudah selesai menunaikan sholat.


"Kaget?"


"Iya lah. Kamu bilangnya agak malem, tapi tiba-tiba sudah ada di sini. Kenapa nggak ngabarin?" protes Cinta.


"Aku sudah chat, kamunya aja belum baca. Seneng banget ya sampe lupa nggak lihat hape?"


"Seneng apaan, sumpek iya!" ketus Cinta sambil melepas tangan Keanu dari pinggangnya. Setelah itu Cinta menutup pintu kulkas nya, dan sengaja berjalan lebih dulu.


"Sumpek apa? Perasaan udah aku transfer lebih. Eh, iya, kamu bilang tadi mau ke mall bareng Hana, mana belanjaannya, Dek?" Keanu mengejar Cinta hingga kembali berjalan beriringan, saat istrinya itu mulai menapaki undakan tangga menuju lantai atas.


"Nggak jadi!" Cinta masih menyahut ketus.


"Kenapa?" tanya Keanu penasaran. Ada apa tiba-tiba istrinya itu berubah jutek begitu. Belum lagi tadi kedapatan sedang melamun di depan kulkas. Pasti ada sesuatu yang mungkin mengganggu pikirannya saat ini.


"Nggak pa-pa," jawab Cinta lalu mereka pun sudah masuk ke kamarnya.


"Fix! Perempuan kalau bilang tidak apa-apa itu artinya ada apa-apa," batin Keanu mulai menerka-nerka sendiri.


"Ya sudah, cepat sholat sana," titah Keanu dengan lembut agar istrinya segera melaksanakan kewajibannya yang sedikit tertinggal itu. Siapa tahu selesai sholat nanti wanita itu akan merasa adem hati dan tidak jutek lagi kepadanya. Dan setelah itu secara perlahan Keanu akan bertanya apa yang telah membuatnya jutek begitu.

__ADS_1


Dilihatnya Cinta sudah mulai masuk ke kamar mandi. Sedangkan Keanu menunggunya dengan sabar sambil duduk santai di sofa dalam kamar itu. Hingga tak lama kemudian Cinta sudah selesai dari kamar mandi dan wanita itu lekas menuju pada hamparan sajadah yang sebelumnya sudah disiapkan oleh Keanu. Segera Cinta menunaikan kewajibannya itu dengan tenang.


Tak lama setelah Cinta selesai sholat, Keanu mendekat kepada Cinta yang saat itu sedang duduk di depan kaca riasnya sambil menyisir rambutnya yang hitam legam.


"Dek, setelah ini makan di luar yuk?" ajak Keanu tiba-tiba.


Cinta melirik sekilas, tetapi setelah itu kembali menghadap kaca dan meneruskan aktifitas menyisirnya.


Perlahan Keanu mengambil sisir yang di pegang Cinta, dan segera Keanu mengambil alih kegiatan istrinya itu.


"Gimana, mau nggak? Tapi kalau kamu capek nggak pa-pa besok-besok aja," ucap Keanu.


"Makan di mana? Aku yang pilih tempatnya ya?" sahut Cinta kemudian.


Keanu mengangguk dengan sumringah. Selepas itu mereka berdua bersiap-siap untuk kemudian berangkat mencari tempat dinner yang masih belum tahu Cinta akan memilih di mana tempatnya.


"Mas, belok ke mall ya?" pinta Cinta saat mereka melewati jalan menuju ke Mall C, yang mana Cinta sore tadi baru datang dari sana.


Walau agak heran kenapa Cinta meminta ke tempat itu lagi, tetapi malam ini Keanu memilih patuh saja, demi ketenangan pikiran Cinta agar tidak jutek lagi seperti tadi.


"Mmm.... Bingung!" jawab Cinta yang sebenarnya tidak begitu berselera makan lantaran masih kepo dengan mantan pacar suaminya itu.


"Gimana kalau ke sana saja," tunjuk Keanu pada sebuah cafe yang tadi juga Cinta datangi bersama Hana.


"Di situ nggak enak!" Cinta menjawab ketus lagi. Pikirannya kembali bete setelah melihat cafe itu lagi. Yang mana di sana ia tahu info baru tentang Keanu dari Reno.


Keanu memilih diam lagi. Pria itu terus saja mengikuti ke mana langkah kaki Cinta berjalan, tentu sambil saling bergenggaman tangan. Lalu seketika Cinta menghentikan langkahnya saat ia sedang berada di depan toko penjual lingerie yang tadi Cinta datangi juga.


"Mau masuk?" tanya Keanu. Tetapi setelah itu Keanu menarik tangan Cinta, membawanya masuk ke toko itu, tanpa menunggu jawaban Cinta lagi.


"Mas, kamu tunggu sini," titah Cinta tiba-tiba menyuruh Keanu tidak mengikutinya.


Keanu memilih menurut lagi, setidaknya istrinya itu tidak jutek lagi. Setelah itu Cinta pergi ke sebuah tempat penjual underwear khusus wanita. Keanu bisa melihatnya meski dari kejauhan. Seketika pria itu terkekeh sendiri, jadi karena ingin membeli itu dirinya tidak boleh ikut. Semalu itu kah? Padahal di antara mereka sudah hatam kalau soal bentuk dan ukuran underwear mereka.


Tak lama kemudian Cinta kembali lagi sambil menenteng sebuah paperbag di tangannya.

__ADS_1


"Sudah?" tanya Keanu tanpa mau kepoin apa yang di beli istrinya itu.


Cinta hanya mengangguk.


"Masih ada yang mau dibeli lagi nggak, mumpung di sini?" tanya Keanu memastikan.


"Sementara nggak ada. Besok-besok aku balik lagi ke sini sama Hana, boleh kan, Mas?"


"Boleh. Asal pas pulang nya jangan jutek kayak tadi lagi," jawab Keanu sambil mengapit gemas hidung Cinta.


Cinta tersenyum kecil di buatnya. Setelah itu mereka keluar dari toko itu, tentu dengan saling bergandengan tangan dengan wajah full senyum. Membuat seseorang yang tak sengaja memergokinya dari kejauhan, merasa tiba-tiba sesak melihat kemesraan mereka malam ini.


"Jadi, kita mau makan apa nih?" tanya Keanu sekali lagi. Perutnya sudah lumayan Keroncongan.


"Kita pulang yuk?" ajak Cinta tiba-tiba berubah pikiran.


"Loh?"


"Makan di rumah aja."


Keanu hanya menggaruk-garuk kepalanya, merasa kesal tapi tak bisa marah.


"Ayo, Mas. Aku yang mau masak, kamu tinggal duduk tenang." Cinta menarik lengan Keanu, tak lagi menghiraukan bagaimana ekspresi suaminya itu saat ini.


"Oke! Perempuan memang selalu benar!" gumam Keanu, mencoba menekan kesabarannya yang sepertinya tengah di manfaatkan oleh Cinta saat ini.


"Kamu ngomong apa, Mas?" Cinta bertanya, karena memang sedikit mendengar gumaman suaminya itu.


"Nggak ada, nggak ngomong apa-apa. I love you istriiiii...." ucap Keanu gaje sekali. Kedua jarinya di angkat membentuk simbol love kepada Cinta.


Cinta hanya membalas dengan mencebikkan bibirnya.


"Tunggu saja setelah ini, Mas. Akan aku buat kamu ngaku siapa mantan kamu itu." batin Cinta bermonolog penuh siasat demi bisa tahu siapa wanita yang membuat Keanu bersikap dingin sebelum ini.


*

__ADS_1


__ADS_2