Cinta Milik Keanu

Cinta Milik Keanu
Eps 95


__ADS_3

Cinta dan Keanu baru keluar dari kamar setelah waktunya makan siang. Sepagian tadi Cinta dibuat kewalahan melayani hassrat suaminya yang lagi on. Wanita itu sadar betul melakukannya tanpa penghalang pil KB lagi, meski begitu tetap ia berharap semoga ia tidak hamil dulu dalam tahun ini.


"Buk, kami pamit mau keluar," sapa Cinta kepada ibu Rahayu, yang kebetulan saat itu sedang duduk santai di ruang keluarga.


"Iya. Hati-hati ya kalian," jawab ibu itu.


Lalu Cinta dan Keanu bersalaman dengan ibu Rahayu. Sejenak Keanu celingukan mencari mamanya.


"Mamamu lagi istirahat di kamarnya mungkin, Ken," kata ibu Rahayu kepada Keanu.


Keanu mengangguk paham. Akan tetapi Keanu merasa tidak nyaman saja sebelum dirinya ikut pamit kepada mamanya juga. Lalu pria itu mendekat ke arah kamar mamanya. Tangannya melayang tertahan saat akan mengetuk pintunya, begitu samar-samar mendengar mamanya sedang bercakap di dalam kamarnya.


Dan benar saja, ibu Ratih kemudian membuka pintu kamarnya sambil bertelponan entah dengan siapa. Wajahnya terlihat sangat gusar, membuat Keanu menjadi penasaran ada apa yang terjadi dengan mamanya.


"Iya, baik. Hari ini juga saya akan ke sana," kata ibu Ratih yang membuat semua yang ada di ruangan itu menyorot penasaran kepadanya.


Setelah itu ibu Ratih mengakhiri sambungan telponnya. Helaan nafasnya berhembus kasar. Tatapannya terlihat sedang bersedih.


"Ada apa, Ma?" tanya Keanu langsung.


"Bagas sama Yuli, Ken," sahutnya dengan suaranya yang tak bergairah.


Keanu terdiam sejenak. Ada apa dengan kedua orang tua Shelyn? Batin Keanu bertambah penasaran.


Lalu pria itu membimbing mamanya untuk duduk di sofa, karena melihat mamanya yang sepertinya tidak kuat untuk sekedar berdiri. Tangannya merangkul pundak mamanya, sembari mengusap kecil untuk menenangkan.


"Ada apa, Jeng Ratih?" ibu Rahayu ikut bertanya juga.


"Kami harus pulang sekarang juga, Jeng. Ada saudara kami yang terkena musibah," kata ibu Ratih menjelaskan kepada besannya.


"Apa yang terjadi sama om Bagas dan tante Yuli, Ma?" Keanu bertanya semakin penasaran.


Sejenak ibu Ratih menarik nafasnya dalam-dalam. Kemudian ia menatap kepada anaknya.


"Mereka meninggal dunia, Ken. Baru saja mama dapat telpon dari pihak rumah sakit, katanya mereka kecelakaan," jelasnya dengan wajah sendunya.

__ADS_1


Sekalipun antara ibu Ratih dengan kedua orang tua Shelyn pernah terlibat perseteruan karena gagalnya perjodohan saat itu, tetapi mendengar berita ini tentu hati ibu Ratih ikut sedih. Apalagi antara mereka masih terikat persaudaraan. Bagaimana dengan Shelyn di sana? Tiba-tiba ibu Ratih kepikiran dengan wanita itu.


"Innalillahi wa innalillahi rojiun."


Hampir bersamaan Keanu, ibu Rahayu, Cinta, melafazkan kalimat itu saat mendengar kabar itu dari ibu Ratih.


"Ken, tolong temani mama pulang," pinta ibu Ratih kepada Keanu.


Keanu langsung mengangguk.


"Sekarang, Ken. Kita harus segera sampai di rumah Bagas. Kasihan Shelyn," kata ibu Ratih yang seketika kening Cinta berkerut saat mendengar nama Shelyn disebut.


Keanu mengangguk lagi. Kemudian ibu Ratih beranjak menuju kamarnya untuk segera berkemas. Keanu pun ikut beranjak ke kamarnya, di susul oleh Cinta yang ikut masuk juga.


"Mas," sapa Cinta, saat mereka sudah ada dalam kamar.


"Om Bagas sama tante Yuli itu siapa?" tanya Cinta karena memang masih belum begitu kenal dengan anggota keluarga besar Keanu.


"Mereka orang tua Shelyn, Dek," jawab Keanu.


"Kamu nggak siap-siap, Dek?" kata Keanu karena melihat Cinta tidak ikut berkemas.


"Aku ikut juga?" kata Cinta yang seketika Keanu menatapnya heran.


"Memangnya kamu tidak mau ikut?" Keanu balik tanya. Ia tidak habis pikir kenapa Cinta masih bertanya seperti itu. Jika dirinya akan pulang, sudah pasti ia akan ikut pulang, seharusnya begitu kan?


Ditanya seperti itu Cinta hanya bergeming. Sejujurnya wanita itu merasa berat hati meninggalkan ibunya. Baru kemarin tiba di sini, masa mau pergi balik?


"Keanu!"


Tiba-tiba pintu kamar itu terbuka, menyembul kepala ibu Ratih dari balik pintu itu.


"Sudah, Ken?" tanyanya terkesan keburu sekali.


Keanu asal mengangguk. Padahal dalam hati ia mendadak dilema melihat reaksi Cinta yang seperti ini. Jangan sampai istrinya itu cemburu karena hal ini menyangkut dengan Shelyn. Karena ini murni musibah, bukan kesengajaan.

__ADS_1


Melihat itu ibu Ratih menutup pintu itu. Sejenak Keanu menatap kepada Cinta lagi.


"Mas, maaf, aku tidak bisa ikut," kata Cinta sudah pas dengan keputusannya.


Keanu menghela nafasnya dalam-dalam. Saat ini pria itu sedang tidak mau berpikir apa-apa. Maka ia pun hanya bisa mengangguk pasrah, menyetujui keputusan Cinta yang tidak berkenan ikut.


Setelah itu Keanu mengecup kening Cinta cukup lama, sebagai salam perpisahan.


"Aku pergi, Dek. Setelah di sana selesai, aku balik ke sini," kata Keanu sambil mengusap lembut pada pucuk kepala Cinta.


Cinta mengangguk saja. Setelah itu duo pasutri itu keluar dari kamarnya. Ibu Ratih dan ibu Rahayu langsung menyorot heran kepada Cinta yang terlihat tetap santai.


"Kamu tidak ikut, Sayang?" tanya ibu Ratih kepada Cinta.


Cinta menggeleng saja.


"Baiklah kalau begitu. Kamu bisa menemani ibu kamu di sini. Setelah di sana selesai mama sama Keanu akan segera balik ke sini."


Ibu Ratih tidak akan memaksa Cinta untuk ikut serta, sebab ia tahu bagaimana perasaan Cinta saat ini. Walau Shelyn masih ada hubungan keluarga, tetapi beberapa waktu kemarin sempat terjadi kesalahpahaman antara Cinta dan Shelyn.


Tak lama kemudian mobil yang ditumpangi Keanu dan ibu Ratih melesat pergi dari halaman rumah itu. Cinta masih berdiri mematung di ambang pintu, walau mobil suaminya itu sudah hilang dari pandangan mata.


"Cinta, ayo masuk! Jangan bengong di tengah pintu begini," Ibu Rahayu mengajak Cinta masuk, yang kemudian wanita itu mematuhinya.


"Kamu mau makan apa? Biar ibu buatkan," ibu Rahayu menyapa lagi. Karena sebelum ia ini Cinta dan Keanu berencana makan siang di luar yang berujung gagal.


"Apa saja, Bu. Aku kangen semua masakan ibu," sahut Cinta kemudian.


Ibu Rahayu tersenyum simpul. Wanita paruh baya itu kemudian segera menyiapkan bahan-bahan yang akan ia olah sebagai menu makan siang.


"Kalau memang mau ikut, telpon Keanu. Dia pasti putar balik kok, pasti belum jauh juga," kata ibu Rahayu karena melihat Cinta kedapatan sedang melamun.


Cinta hanya tersenyum kecil sebagai tanggapannya. Akan tetapi jiwanya tetap saja merasa ada yang kosong. Ini baru ditinggal pergi beberapa menit lalu, apa kabar jika harus berpisah berhari-hari lamanya entar?


*

__ADS_1


__ADS_2