Cinta Milik Keanu

Cinta Milik Keanu
Part 44


__ADS_3

Cinta melirik aneh pada Keanu yang seperti memantau pergerakannya. Hingga sampai gadis itu sengaja berputar-putar tak menentu di sekitar halaman rumahnya, rupanya Keanu masih saja mengikuti seperti seorang bodyguard saja bagi Cinta.


Gadis itu ingin memastikannya sekali lagi. Ia pun berjalan masuk ke rumahnya, ternyata pria itu juga ikut masuk.


"Apa dia kesurupan?" gumam Cinta sambil melangkah pelan menapaki satu persatu undakan tangga menuju lantai atas.


Hingga sampai Cinta masuk ke kamarnya lagi, rupanya Keanu juga ikut masuk ke sana.


"Mas ngapain sih dari tadi ngikutin aku terus?" tanya Cinta langsung.


"Siapa yang ngikutin?" kilah Keanu, lantas pria itu beranjak ke kasurnya dan kemudian berbaring nyaman di sana.


Cinta hanya mendengus kesal. Jelas-jelas suaminya itu tadi mengikuti terus ke mana dirinya berjalan, sok-sokan nggak ngaku. Apakah perlu di pastikan lagi? Tiba-tiba Cinta ingin mengerjai suaminya itu.


Sekilas Cinta melirik kecil pada suaminya yang mulai sibuk dengan ponselnya, lantas gadis itu perlahan-lahan melangkah mundur akan keluar kamar lagi. Tapi, kok Keanu tidak mengikutinya lagi?


Hingga sampai gadis itu berhenti di depan pintu kamarnya, menunggu Keanu menyusulnya, ternyata tidak sesuai harapan. Pelan-pelan gadis itu menghembus nafasnya, sedikit kecewa pastinya, karena sempat menganggap pria itu mulai perhatian kepadanya.


Tetapi ketika gadis itu akan masuk lagi ke kamarnya, bersamaan dengan Keanu yang juga akan keluar dari kamarnya. Membuat keduanya sama-sama kaget, dan sejenak membeku di tempat. Dua netra itu saling bertatapan, tetapi Keanu tidak lagi menemukan tatapan yang biasa gadis itu berikan kepadanya. Seperti sudah ada yang berubah. Dan itu jelas sekali perubahannya.


Cinta mengalihkan lebih dulu pandangannya. Lalu gadis itu mengabaikan Keanu dan masuk ke kamarnya. Giliran Cinta yang berbaring nyaman di kasurnya. Ia tak lagi peduli dengan Keanu yang juga tak jadi pergi dari kamarnya. Gadis itu memilih sibuk saling chat dengan Hana, hingga tak terasa sambil tertawa kecil seorang diri ketika yang mereka bahas itu terasa lucu.


Sedangkan Keanu lagi-lagi menjadi pawang penjaganya. Pria itu sedari tadi duduk di sofa sambil memperhatikan Cinta yang terlihat sangat senang dengan orang yang sedang ber chattingan dengannya. Hingga sampai tiba-tiba dering ponsel Cinta berbunyi, barulah pria itu menajamkan pendengarannya untuk mengetahui siapa yang menelpon Cinta itu.


Tetapi yang membuat Keanu bertambah curiga saat mendapati Cinta berpindah ke arah balkon sebelum akhirnya menjawab telpon itu.


"Kenapa harus pindah di sana?" Keanu curiga lagi.


Tiba-tiba terbesit satu nama Reno lagi yang kemungkinan saat ini sedang bertelponan dengan Cinta. Buru-buru pria itu menyusul Cinta, dan perasaannya semakin menggebu mana kala melihat Cinta sedang asyik VC dengan orang yang menelponnya itu.


Tanpa berpikir panjang lagi Keanu segera mendekat dan langsung berdiri di belakang Cinta sambil mendekatkan wajahnya berusaha sengaja mengintip siapa yang menelponnya itu, hingga terkesan seperti memeluk Cinta dari belakang.


"Eh, nak Keanu," sapa ibu Rahayu, yang rupanya Cinta sedang VC dengan ibunya.


Pria itu seketika terhenyak di tempat. Merasa canggung bercampur kaget. Sedangkan Cinta hanya melirik aneh pada Keanu yang entah mengapa tiba-tiba muncul di belakangnya.

__ADS_1


"Bagaimana kabarmu, nak Keanu?" tanya ibu Rahayu sangat ramah kepada anak menantunya itu.


"Baik, Bu," sahut Keanu masih sedikit gugup. Mengulas senyumnya semanis mungkin kepada ibu mertuanya itu.


"Tapi kayanya ibu lihat muka kamu ada--"


"Ee... ini," Keanu menyentuh bekas memar di pipinya.


Ibu Rahayu mengangguk dengan tatapannya yang penasaran.


"Kejedot lantai, Bu. Semalam jatuh dari kasur," kilah Keanu yang sangat ngadi-ngadi sekali.


Lantas ibu Rahayu tertawa, menganggap apa yang terjadi dengan menantunya itu sungguh konyol.


"Mm... Jatuh dari kasur bukan karena ketendang Cinta kan?" Ibu Rahayu malah percaya dengan alasan konyol dari Keanu itu.


"Iya sih, Bu," jawab Keanu tambah ngaco.


Cinta langsung menatapnya gemas. Apa-apaan suaminya itu pake ngejelekin dia di depan ibunya. Awas saja nanti.


Sedangkan Keanu hanya tersenyum mengerling karena berhasil membuat Cinta dongkol kepadanya. Setidaknya nanti pasti gadis itu akan membalasnya. Dan ini akan membuat Cinta kembali ke mode awal. Ceriwis bin bawel, yang diam-diam Keanu kangen dengan itu semua.


Cinta hanya nyengir, tetapi sebelah tangannya sudah siap meluncurkan cubitan kecilnya pada pria menyebalkan itu.


"Duh!" Keanu mengaduh kesakitan mendapati cubitan itu mendarat di perutnya.


"Kenapa, Ken?" ibu Rahayu bertanya heran.


"Ee... Ibu, mas Keanu kayaknya lagi kebelet. Iya, kan, Mas?"


Dan lagi-lagi Cinta mencubit pinggang pria itu, membuat Keanu mengaduh lagi.


"Udah sana deh, Mas. Awas jangan sampai kentut di sini, malu sama ibu," seru Cinta sengaja mengusir Keanu dengan cara konyol seperti itu.


"Sialan!" gumam hati Keanu. Tetapi akhirnya Keanu pergi, tak lagi ikut nimbrung VC itu.

__ADS_1


Sejenak Cinta menoleh ke belakang, memastikan suaminya itu benar-benar menjauh darinya. Setelah melihat suaminya itu berbaring di kasurnya, barulah Cinta bisa duduk dengan tenang mengobrol bersama ibu yang sangat di rinduinya.


"Ibu senang lihat kalian akur begini. Hati ibu adem rasanya, Ta. Baik-baik ya sama suami kamu," ucap ibu Rahayu yang seketika membuat perasaan Cinta jadi mellow.


"Kumpul sama mertua itu harus pandai menjaga sikap. Rajin membantu pekerjaan di rumah kalau lagi nggak ada kegiatan. Jangan hanya mengandalkan pembantu kalau urusan melayani keperluan suami," pesan ibu Rahayu.


Cinta mengangguk kecil. Mulutnya terasa kelu untuk berterus terang tentang apa yang sebenarnya terjadi dalam pernikahan mereka. Padahal ia sendiri ingin mencurahkan segala kesedihan hatinya itu kepada ibunya. Seperti yang sering ia lakukan sebelum menikah.


"Cinta!" panggil Keanu tiba-tiba.


"Eh, suami kamu manggil?" ibu Rahayu juga mendengar panggilan Keanu itu.


Cinta menoleh ke arah pria itu berada. Sedikit dongkol karena kenapa harus berteriak memanggilnya.


"Sudah sana samperin. Lain waktu ibu telpon lagi," ujar ibu Rahayu yang kemudian VC mereka berakhir.


Cinta berjalan mendekat kepada suaminya yang masih berbaring nyaman di kasurnya.


"Itu punya kamu?" tanya Keanu sambil menunjuk pada kotak paket yang berada di sebelahnya, yang baru saja di berikan mbok Nah, yang katanya punya Cinta.


"Nggak!" Gadis itu menggeleng, tetapi tetap mengambil kotak paket itu karena penasaran.


Sekilas Cinta membaca alamat yang tertera di bungkus paket itu. Alamatnya sudah benar, tetapi Cinta sama sekali tidak membeli barang online apapun semenjak menikah.


"Bukan punya aku." Lalu gadis itu sedikit melempar kotak itu ke samping Keanu, kebetulan isinya sangat enteng saat di pegang.


Keanu beranjak duduk. Keanu yang awalnya tidak peduli dengan kotak paket itu, mendadak penasaran juga. Tadi mbok Nah dengan yakinnya bilang jika paket ini adalah untuk Cinta. Tetapi kalau Cinta merasa tidak pernah memesannya, apa jangan-jangan ada seseorang yang sengaja mengirimnya khusus untuk Cinta?


"Kalau begitu aku buka ya?" ujar Keanu sudah sangat penasaran. Siapa tahu orang yang memberi itu meninggalkan pesan di dalam kotak paket itu.


"Terserah kamu!" sahut Cinta, tetapi gadis itu tidak beranjak dari tempatnya karena penasaran juga sama isi paket itu.


Sekilas Keanu mengocok isi paket itu, memastikan barang di dalamnya aman, sebelum kemudian merobek bungkus hitam paket itu.


Dan tidak di sangka sama sekali, setelah tahu isi dari dalam paket itu adalah baju dinas malam dengan motif jaring-jaring tembus pandang seperti kekurangan bahan.

__ADS_1


"Astaga!" Bersamaan Keanu dan Cinta terlonjak kaget, saat dengan sengaja Keanu membeber lingerie itu di depan Cinta.


*


__ADS_2