Cinta Sendiri

Cinta Sendiri
117. Kekecewaan Leonard


__ADS_3

Di saat Gita dan kawan-kawan sedang sibuk membahas undangan pernikahan, Brandon dan keluarganya sedang berbahagia setelah mendengar jawaban dari pak Chandra.


"Alhamdulillah..." ucap Brandon sembari meneteskan air mata bahagia.


Dia tidak menyangka sama sekali lamarannya akan diterima. Padahal dia sudah menyiapkan hatinya untuk mendengar penolakan dari Gita. Mungkin Tuhan sedang kasihan padanya karena di usianya yang sudah lebih dari 30 tahun, baru bisa mengenali perasaannya sendiri.


"Terima kasih Om, Tante, Oma." Brandon berulang kali mengucapkan terima kasih pada keluarga Gita.


Akhirnya mereka berunding kapan acara pernikahan akan dilaksanakan. Apakah bertunangan dulu atau langsung menikah secepatnya.


Setelah sekitar satu jam berunding, akhirnya mereka memutuskan menunggu kepulangan Gita dari Melbourne. Mereka tidak ingin terjadi kesalahpahaman karena beda keinginan. Jadi lebih baik dibicarakan bersama.


"Baiklah kalau begitu, kami pamit dulu. Besok jika Nak Gita sudah pulang kami ke sini lagi," pamit pak Gumilar mewakili Brandon dan ibunya.


"Iya, Pak. Silakan!" sahut pak Chandra sambil menyalami tangan para tamunya.


Pak Chandra beserta istrinya mengantarkan tamunya sampai di beranda, menunggu tamu hingga tidak terlihat oleh pandangan mata, baru kembali masuk rumah.


*


*


*


"Kapan kamu menikah, Anggita?" tanya Leonard penasaran.

__ADS_1


"Nggak tahu!" jawab Gita singkat.


"Kok nggak tahu? Kamu bohongi aku 'kan? Agar aku tenang, agar aku menerima dia jadi istriku atau kamu menikah sebagai pelarian?" tebak Leonard yang malah mengundang tawa Dandy dan Gita.


"Buahahaha! Hahaha..." tawa Dandy dan Gita pecah begitu saja mendengar tuduhan tak berdasar dari Leonard.


"Jadi orang boleh percaya diri, tapi jangan over! Malu 'kan jadinya? Hahaha!" ucap Dandy di sela tawanya.


"Kenapa kalian malah tertawa?" tanya Leonard bingung.


"Kamu terlalu percaya diri, Brother! Dia tidak pernah mencintaimu atau mencintai aku. Sudah ada nama seseorang di hatinya sebelum dia mengenal kita," jelas Dandy sembari menepuk pundak Leonard, sedang Leonard sendiri memasang wajah bingung.


"Dia mencintai laki-laki itu dan sepertinya sebentar lagi mereka akan menikah. Penantian Anggita sudah berakhir. Jadi, kita do'akan saja kebahagiaan untuknya. Karena mencintai itu mendo'akan kebahagiaan untuk orang yang dicintai. Paham?" Dandy kembali menjelaskan agar Leonard mengerti arah pembicaraannya.


Tak lama kemudian Leonard mengangguk tanda mengerti.


"Maaf, aku ikut campur. Jujur saja, aku tidak suka jika kamu dan Leonard bersanding. Aku lebih suka jika kamu menikah dengan Brandon," ujar Dandy tiba-tiba, membuat Gita terkejut.


"Kamu sudah tahu?" tanya Gita heran.


"Sorot mata kalian ketika bersama tidak bisa membohongiku. Gestur tubuh kalian pun sama. Kalian bisa saling berbohong tentang perasaan kalian. Tapi tidak denganku, aku perhatikan kalian saling mencintai tetapi seperti ada benteng di antara kalian. Lebih baik segera resmikan agar aku tidak memisahkanmu dengannya!" ucap Dandy seraya melangkahkan kakinya keluar dari apartemen Gita.


"Ehh, belum kelar aku ngomong sudah kabur aja!" teriak Gita di gawang pintu, akan tetapi Dandy tetap melangkah pergi.


"Huh, dasar!"

__ADS_1


Gita pun melihat ponselnya yang sejak tadi menjerit.


"Astaga! Banyak banget panggilan tak terjawab dari Abang. Semoga saja dia tidak marah karena aku abaikan. Huh, gegara dua orang tadi aku jadi lupa sama yang di sana!" gerutu Gita sembari memencet tombol di ponselnya untuk menghubungi Brandon.


*


*


*


Hai semua, aku promo lagi ya. Jangan lupa mampir dan tinggalkan jejak ya



Judul karya: Istri Kecil Dosen Muda


Author : Susi similikity


Blurb:


Seoarang mahasiwi polos, cengeng dan juga manja harus menerima perjodohan yang telah di rencanakan oleh kedua orang tuanya yang tak lain dengan dosennya sendiri yang sikapnya begitu dingin namun siapa sangka di balik kepolosannya gadis itu menyembunyikan jati dirinya yang sebenarnya.


Bagaimanakah sikap mereka di kampus?


Akankah mereka saling mencintai?

__ADS_1


Apakah sang Dosen akan menerima jika dia tau jati diri gadis itu yang sebenarnya?



__ADS_2