Cinta Sendiri

Cinta Sendiri
70. Ceraikan Anakku


__ADS_3

Sudah dua bulan Dandy pulang ke Jakarta, Gita merasa kehilangan seorang teman rasa kakak. Selama ini walaupun tidak terlalu intens, Dandy selalu berusaha menemaninya. Sehingga kepulangan Dandy ke kampung halaman membuat Gita merasa kehilangan.


Melihat Gita yang sering murung, Leonard berusaha menghibur Gita dengan mengajak jalan-jalan ataupun sekedar keluar untuk mencari angin. Seperti halnya saat ini sepulang kerja, Leonard mengajak Gita ke Dermaga St. Kilda untuk melihat matahari terbenam. Leonard ingin menghibur Gita yang murung sejak kepulangan Dandy.



"Kamu suka?" tanya Leonard begitu mereka sampai di dermaga yang dibangun oleh penduduk Eropa pada tahun 1853 itu.


"Mataharinya tampak cantik sekali! Aku di sini sudah empat tahun, baru kali ini aku ke tempat ini. Betapa kupernya aku!" seru Gita tertawa, mentertawakan dirinya yang tidak mengetahui tempat-tempat wisata di daerah itu.


"Apa itu kuper? Koper 'kah?" tanya Leonard bingung dengan bahasa Gita.


"Kuper, Le! Bukan koper atau keeper. Aduhhh... gimana coba aku jelaskannya!" gerutu Gita sembari menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"Astaga! Kamu yang ngomong, kenapa jadi aku yang salah sih," sahut Leonard bingung.


"Kuper itu kurang pergaulan atau bisa dibilang jarang bergaul. Lebih sering mengurung diri dari pada pergi jalan-jalan. Ya, seperti itulah!" jelas Gita yang ikut bingung.


"Pemandangan yang bagus ya?" ucap Gita kemudian setelah mereka berdua terdiam beberapa saat lamanya.


"Suka?" tanya Leonard seraya memandang wajah gadis yang dicintainya tapi sulit untuk dimiliki itu.


Gita menjawab pertanyaan Leonard dengan anggukan yang disertai senyuman.


*


*


*

__ADS_1


Kia belum juga sadarkan diri, sudah berbulan lamanya dia terbaring koma di ICU dengan berbagai alat medis menempel di tubuhnya.


Pak Gunadi batal mengajukan gugatan terhadap menantunya. Bukti yang dimilikinya tidak cukup untuk menyeret seorang Brandon ke penjara. Tidak ada bukti yang kuat dan memberatkan karena kejadian yang menimpa Kia adalah murni kecelakaan.


Tidak dapat menggugat ke pengadilan, pak Gunadi meminta Brandon untuk menceraikan Kia. Bahkan Brandon tidak pernah diijinkan masuk ke ruang ICU, walau hanya untuk sekedar menyapa.


"Cepat ceraikan anakku! Aku tidak sudi memiliki menantu kejam seperti kamu. Lebih cepat berpisah darimu lebih baik," perintah pak Gunadi pada Brandon.


Pak Gunadi menemui Brandon di kantor Rend's Comp. Kerja sama yang tinggal beberapa bulan itu diputuskan secara sepihak oleh pak Gunadi.


"Hahaha... mertuaku yang terhormat mimpi di siang hari ternyata!" cibir Brandon sambil tertawa keras.


Pak Gunadi pun murka melihat Brandon kembali meledeknya.


"Kamu!" teriak pak Gunadi kesal tidak bisa berkata apa-apa lagi.


"Ingat Pak Gunadi yang terhormat, saya tidak akan menceraikan istri jika tidak dalam keadaan sadar penuh. Ingat itu baik-baik!" seru Brandon lantang tak mau kalah dengan mertuanya.


"Saya tidak berani melawan mertua saya sendiri. Saya hanya mengatakan apa yang ada dalam pikiran saya. Semoga Tuan Gunadi yang terhormat bisa membedakannya," ejek Brandon tanpa takut sama sekali.


"Saya masih banyak pekerjaan. Silakan anda meninggalkan ruangan ini. Atau Tuan Gunadi ingin membantu saya bekerja? Sayang sekali, Anda tidak saya ijinkan membantu semenjak Anda memutuskan kerjasama kita," ucap Brandon penuh dengan cibiran dan sindiran.


Rasanya ada kepuasan tersendiri jika membuat sang mertua murka dan marah. Apalagi melihat kekalahan pak Gunadi yang begitu telak, Brandon semakin merasa sangat bahagia.


"Dasar menantu durhaka! Mati saja kamu..."


"Iya, saya akan mati jika sudah waktunya, Tuan Gunadi yang terhormat!" potong Brandon sambil tersenyum mengejek.


*

__ADS_1


*


*


Sambil menunggu GiBrand up, yuk singgah ke karya recehku yang lain,




Kisah pernikahan Ary dengan Rendy serta kawan-kawannya dikemas dalam karya dengan judul "Sepenggal Kisah Ary".




Kisah pernikahan Ary dengan Alex dikemas, dengan judul "Menikahi Duren Ansa".




Kisah Rahma dan teman-temannya, dengan judul "Menggapai Mimpi".




Jangan lupa mampir dan tinggalkan jejak 🤗😘

__ADS_1


Terima kasih 🥰😘


__ADS_2