Cinta Sendiri

Cinta Sendiri
57. Pak Gunadi Murka


__ADS_3

"Tidak usah pesan kamar lagi, Pak! Saya bisa tidur di sofa yang ada di kamar Bapak. Hanya beberapa jam saja dipakai, sayang Pak." ucap Kia saat Brandon memesan kamar. Dia menolak dipesankan kamar lagi oleh Brandon.


"Suka-suka Lo aja! Gue mau mandi." ucap Brandon akhirnya dia kemudian masuk ke kamar. Tadi dia berhenti tepat di lorong kamarnya, sehingga tidak butuh waktu lama untuk mencapai kamar.


"Yes!" gumam Kia lirih sembari tersenyum licik, tangannya mengepal tanda berhasil.


Dia ikut masuk ke kamar mewah itu. Kia merasa takjub melihat isi kamar yang ditempati oleh Brandon. Terdengar suara gemericik air dari kamar mandi, tanda Brandon sedang mandi.


Setelah memastikan kamar sudah terkunci rapat, Kia berjalan ke arah pintu kamar mandi. Dia mengetuk pintu kamar mandi, tapi tidak ada respon dari dalam. Karena tidak ada respon, Kia langsung membuka bajunya hingga hanya tersisa pakaian dalam saja.


Setengah jam berlalu tapi pintu kamar mandi masih tertutup rapat. Kia sudah merasa kedinginan karena hanya memakai pakaian dalam saja. Akhirnya Kia memutuskan untuk naik ke atas ranjang dan masuk ke dalam selimut.


Brandon di kamar mandi menuntaskan hasratnya yang sudah di ubun-ubun karena ulah Kia. Satu jam di kamar mandi, akhirnya dia merasa lega karena sudah tersalurkan walaupun dengan cara bersolo karir.


Setelah keluar dari kamar mandi, Brandon mengambil baju dan memakainya di kamar mandi. Kemudian dia merebahkan tubuhnya di atas sofa dan mulai memejamkan matanya.


Tanpa Brandon ketahui, tadi Kia diam-diam mengabari ayahnya jika dia tidur di kamar Brandon. Sehingga ayah Kia pun langsung melakukan penerbangan pertama karena sudah tidak ada lagi jadwal penerbangan.

__ADS_1


Sampai di bandara sekitar jam enam pagi, pak Gunadi langsung mendatangi tempat yang diberitahukan oleh anaknya. Dengan alasan sebagai orang tua Brandon, dia diijinkan untuk masuk ke kamar Brandon.


Saat pak Gunadi masuk ke kamar itu, hal pertama yang dilihat adalah anaknya yang tidak memakai baju sedang meringkuk di bawah selimut. Sedangkan Brandon berada di kamar mandi untuk membersihkan diri.


"Bangun, Kia!" teriak pak Gunadi sembari menarik selimut yang menutupi tubuh Kia.


"Apa-apaan ini, Kia? Bikin malu keluarga saja!" pak Gunadi kembali berteriak keras hingga suaranya terdengar oleh Brandon di kamar mandi.


"Seperti ada suara dari kamar? Siapa yang masuk? Kenapa aku tidak mendengar suara pintu diketuk?" Berbagai pertanyaan muncul di kepala Brandon.


"Kamu apakan anak saya? Saya percaya sekali dengan kamu, tapi kamu merusak kepercayaan yang saya berikan!" desis pak Gunadi penuh amarah begitu melihat Brandon keluar dari kamar mandi.


Brandon yang terkejut pun bingung harus berkata apa. Dia tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi pun tidak bisa berkata apa-apa lagi.


"Pokoknya saya tidak mau tahu! Kamu harus menikahi Zaskia sekarang juga. Saya tidak mau keluarga saya menanggung aib." Pak Gunadi kembali berucap sehingga membuat Brandon semakin bingung.


"Maaf, Pak Gun! Sebenarnya ini ada apa? Saya tidak mengerti." Brandon memberanikan diri untuk bertanya pada ayah Kia, pak Gunadi.

__ADS_1


"Ada apa, ada apa? Jangan sok polos kamu! Pura-pura tidak tahu. Kamu lihat kondisi anak saya, lihat!" teriak pak Gunadi semakin murka.


Brandon pun akhirnya melihat ke arah Kia yang masih duduk bersandar di headboard ranjang, dengan selimut menutupi seluruh tubuhnya kecuali wajah.


Betapa terkejutnya ia mendapati Kia yang tidak memakai baju sama sekali. Dan netranya tanpa sengaja melihat pakaian Kia teronggok di lantai. Brandon merasa sangat yakin jika dirinya dijebak Kia.


"Seingat saya, saya tidak melakukan apapun pada anak Anda, Pak. Saya tadi malam langsung tidur di sofa begitu selesai membersihkan diri. Memang saya tidak melihat keadaan Kia karena saya pikir dia sudah tidur di balik selimut." cerita Brandon terus terang. Dia tidak mau terlibat masalah dengan kolega bisnisnya.


*


*


*


Akankah Brandon menikahi Kia karena tuntutan Pak Gunadi? Ataukah Brandon memutuskan kerjasama dan memilih membayar ganti rugi?


Ikuti terus ya kisah mereka! Jangan lupa like, komen dan gift/vote sebanyak-banyaknya agar author semakin rajin menulis 😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2