Cinta Sendiri

Cinta Sendiri
39. Makan Siang Bersama (Brandon dan Kia)


__ADS_3

"Maaf lama, nanggung jadi aku menyelesaikan semuanya. Bagaimana kita makan siang di luar atau di sini saja?" ucap Brandon ketika sudah menyelesaikan semua pekerjaannya.


"Di luar aja kali ya? Lebih santai, kalau di sini 'kan kesannya formal banget." sahut Kia .


"Lha 'kan memang kita makan siang sambil bahas kerjaan. Bukan mau kencan atau reuni." jawab Brandon apa adanya, sehingga membuat Kia sedikit menciut.


"Benar-benar nggak peka. Flat kek tembok. Huh... aku harus kerja keras untuk menaklukkan hatinya!"


"Oh iya, ya?" jawab Kia meringis menahan malu.


"Oke kalau begitu, kita jalan sekarang saja!" ajak Brandon seraya berjalan meninggalkan ruangan itu tanpa menunggu Kia berdiri terlebih dahulu.


Kia bergegas berdiri dan mengikuti langkah kaki Brandon. Dia harus mempercepat langkahnya untuk menjajari langkah kaki Brandon.


"Ada ya manusia kek kulkas begini. Bikin penasaran aja buat dapetinnya!"


Kia sering membatin jika bersama Brandon. Sudah kenal beberapa bulan tapi sikap Brandon masih dingin dan datar. Padahal mereka sudah lebih akrab dan dekat. Bahkan sering bertukar informasi, akan tetapi Brandon masih tetap dingin dan datar. Untuk hal-hal tertentu harus dipancing terlebih dahulu.


"Pakai mobilku saja, ayo!" ajak Brandon begitu mereka sampai di lobi.


Mobil Brandon sudah berada di depan pintu lobi, tadi dia sudah memerintahkan sopirnya untuk memindahkan dari tempat parkir ke depan pintu lobi.


"Oke!" jawab Kia riang.


Akhirnya mereka meninggalkan kantor menuju ke restoran terdekat. Tak butuh waktu lama untuk sampai ke restoran tersebut.


"Mau pesan apa, hm?" tanya Brandon lembut ketika mereka telah duduk di sebuah restoran .


Ucapan lembut Brandon membuat jantung Kia jedag jedug tidak karuan.


"Samakan saja sama Mas Brandon makannya, kalau minumnya jus jeruk saja," jawab Kia tersenyum tipis.

__ADS_1


"Okelah kalau begitu. Ikan bakar saja ya? Atau ayam bakar?" tanya Brandon lagi.


"Terserah Mas saja. Aku apa aja mau kok." Kia merasa tersanjung dengan pertanyaan Brandon.


Brandon mengutamakan kenyamanan kolega bisnisnya, sehingga dia selalu menanyakan menu yang cocok. Hal ini ditujukan agar hubungan bisnis tetap terjalin dengan baik. Namun, Kia menyalahartikan semua kebaikan Brandon.


Brandon akhirnya memesan ikan bakar dan ayam bakar untuk menu makan siang mereka berdua. Brandon sengaja memesan keduanya agar Kia bisa memilih makanan yang sesuai dengan lidah dan seleranya.


Mereka makan dengan lahap sambil sesekali membahas kapan mereka akan berangkat ke Medan.


*


*


*


"Siyal! Kenapa jadi Gue kalah start sama itu cewek? Huftt!" monolog Lala kesal.


Lala menghubungi Meela untuk meminta saran. Dia ingin sekali mendapatkan Brandon sebagai suaminya. Semua telah dilakukannya, bahkan dia harus berakting pura-pura baik dan sabar di hadapan Brandon.


"Gue harus gimana lagi, biar si Kulkas itu mau melihat Gue sebentar saja?" cerca Lala begitu telepon tersambung.


"Makanya Lo nurut sama Gue sejak awal. 'Kan hari itu Gue kasih Lo obat untuk ngejebak dia, tapi Lo nya aja yang cemen!" jawab Meela kesal.


"Gue takut be*go! Gue masih pera*wan gak kek Lo yang sudah bolong. Gue takut begituan!"


"Kalau Lo takut begituan, Lo nggak bakalan dapetin tuh laki!"


"Terus gimana dong?" tanya Lala cemas.


"Nanti Gue kasih tahu pas di kos aja! Gue lagi jalan ini!"

__ADS_1


"Oke!" jawab Lala seraya menutup teleponnya.


*


*


*


Mampir dan baca yuk, karya temenku. Pasti dijamin seru banget lho.


Judul : Terjerat Cinta Brondong Kaya


Napen : Liana Kiezia


Blurb :


🚨 Area dewasa, bocil jangan coba-coba ngintip bahaya 🤣. Yang suka romantis, baper, komedi yuk mampir di anak ke 3 emak online ini.


🚦Mafia story, (Karya ini sesoan 2 Kehidupan kedua sang putri)


"Lepaskan aku Ken, cari pasangan yang seusiamu, kau masih muda!" Teriak Angelina Aya M.A.


"Tidak semudah itu wahai wanita! Saat kau menyetujui dokumen pernikahan kita, artinya kau hanya milikku, istriku! Meski harus kupatahkan kaki indahmu, aku tak keberatan. Karena aku sangat mencintaimu!"


Angelina Aya M.A melakukan hal yang konyol ketika ia masih mengalami cacat penglihatan yaitu mencari suami bayaran untuk memuluskan aksi membalas dendam pada mantan calon suaminya yang berselingkuh.


siap sangka mencari suami pengganti membawanya dalam jeratan seorang pria muda yang tajir melintir yang begitu mencintai nya hingga tahap obsesi.


Akankah pernikahan mereka akan bertahan setelah Aya tau jika suaminya lebih muda 7 tahun darinya?


Atau mereka akan berpisah sesuai dengan kesepakatan kertas di atas putih sebelum pernikahan mereka di langsungkan?

__ADS_1



__ADS_2