Cinta Sendiri

Cinta Sendiri
25. Kedatangan Brandon 4


__ADS_3

Gita terus bertanya-tanya siapa yang mencarinya. Seingat dia, tidak ada keluarganya yang berkunjung ke negara ini. Baru sehari dia menghubungi mereka, pasti mereka memberitahu.


"Huh... entahlah! Aku harus konsentrasi bekerja sekarang." monolog Gita sambil tetap mengayunkan kakinya menuju ruangannya.


Tak berapa lama dia masuk, sudah ada yang memanggil namanya.


"Anggita! Ada orang yang mencarimu." ucap seorang teman magang Gita.


"Siapa? Apakah orang yang sama dengan yang tadi pagi?"


"Entahlah! Wajah bule tapi katanya Indo." jawab sang teman seraya mengangkat kedua tangannya.


Gita pun dibuat menerka-nerka siapa yang datang mencarinya. Semua teman yang berasal dari Indo tidak ada yang berwajah bule. Mereka semua berwajah Asia dan oriental. Akhirnya Gita memutuskan menemui orang itu sebelum jam kerja dimulai.


Gita melangkahkan kakinya terburu-buru ke lobi rumah sakit. Dia penasaran dengan orang yang mencarinya.


Gita menghentikan langkahnya ketika dari kejauhan tampak siluet tubuh yang familiar di matanya.


"Bang Brandon?'' gumam Gita seolah tak percaya dengan apa yang dilihatnya.


Dengan langkah berat dia pun menemui orang yang sangat dicintai sekaligus dibencinya itu.


Brandon yang kala itu sedang memainkan ponsel terkejut ada langkah kaki mendekatinya.


"Hai, apa kabar?" ucap Brandon begitu wanita yang selama ini membuatnya tidak bisa tidur dengan tenang, berdiri tepat di depannya.


"Al-alhamdulillah, ba-baik. Abang sendiri apa kabar?" jawab Gita gugup.


Badan Gita gemetar karena syok, tiba-tiba orang yang dihindari berada tepat di depan mata.


Keduanya sama-sama merasa tidak nyaman dan canggung. Sudah lama tidak bertemu dan bertegur sapa membuat mereka seolah terbentang jarak yang jauh. Apalagi sebelum berpisah, ada kejadian yang tidak mengenakkan.

__ADS_1


"Sa-sama. A-aku baik juga!" sahut Brandon singkat. Dia tidak tahu harus berkata apa.


Padahal mereka sudah lama kenal, akan tetapi tingkah mereka seperti orang yang baru mengenal saja. Diliputi rasa canggung.


"Abang..."


"Aku..."


Mereka berdua berkata secara bersamaan tanpa komando.


"Kamu dulu! Ladies first." ucap Brandon mengalah.


"Abang aja duluan. Mau ngomong apa?" sahut Gita menundukkan kepala, dia masih malu karena kejadian dua tahun yang lalu. Dimana dia menyatakan cintanya, akan tetapi hingga saat ini Brandon tidak menolak ataupun menerima.


"Tidak! Kamu saja duluan, mau ngomong apa."


Huuhhh...


"Abang ke sini dalam rangka apa?" tanya Gita akhirnya, dia masih gadis polos yang selalu mengeluarkan apa yang ada dipikirannya.


Huuhhh...


Brandon pun membuang nafas dengan kasar untuk menutupi rasa canggungnya.


"Abang ingin minta maaf sama kamu atas kejadian dua tahun yang lalu. Abang tahu, Abang sudah terlambat untuk meminta maaf. Abang harap kamu mau memaafkan Abang." ucap Brandon dengan perasaan was-was, takut Gita tidak memaafkan dirinya.


"Tidak ada yang perlu dimaafkan, Bang! Anggap saja kejadian itu tidak pernah terjadi." jawab Gita seraya melihat jam yang melingkar di tangannya.


"Abang boleh pergi sekarang, Gita sudah memaafkan Abang. Maaf, Gita harus bekerja." usir Gita halus, dia tidak ingin lagi bertemu Brandon. Dia sudah sangat kecewa, kenapa baru sekarang dia mencarinya.


Walaupun dia sudah memaafkan Brandon, akan tetapi dia tidak bisa melupakan kejadian itu begitu saja. Sampai kapanpun, kehormatannya tidak akan bisa dikembalikan.

__ADS_1


"Aku belum selesai bicara Gita!" ujar Brandon frustasi karena diusir oleh wanita cantik di hadapannya itu.


"Maaf, Bang! Jam kerja sudah dimulai sejak lima menit yang lalu. Aku harus bekerja!" kata Gita sembari meninggalkan Brandon begitu saja.


*


*


*


Hai kezheyengan... sambil menunggu GiBrand up mampir juga ya ke karya teman author.


Judul : My Lucky Sistem


Napen : Black Rose


Seorang gadis miskin nan bodoh yang terjebak untuk menyelesaikan misi dalam sebuah game. Rasa frustasi yang memuncak membuat Mila nekat memakai uang hasil kerja kerasnya kemarin untuk membeli kuota. Bermodalkan ponsel lawas dan beberapa giga kuota, Karmila berhasil mendownload sebuah game yang berjudul 'My Kepet pet'. Game ini adalah sebuah game pertarungan hewan dan permainan misi dengan iming-iming berhadiah uang.


"Keren nih game, bisa dapet duit beneran nggak ya? Coba aja lah, aku lagi frustasi."


Ponsel Mila telah menyala, menampilkan gambar-gambar dengan warna dan suara yang menarik. Mila sangat asyik bermain game tersebut, beberapa saat kemudian notifikasi gagal terdengar keras.


Tet Tot !!!


What?! Aku kalah? Bahkan game pun nggak rela aku menang?" Mila melongo melihat kegagalannya.


"Aaaa ... inj sungguh tidak adil!!!" Teriak Mila.


Bagaimakah cara Karmila menyelesaikan semua misinya demi mendapatkan hadiah uang tunai? Siapakah pemilik game tersebut?


__ADS_1


__ADS_2