
"Seharusnya kamu tidak bersikap kasar pada Ele, dia tidak salah karena menerima perjodohan ini. Dia itu hanya korban, sama seperti kamu. Tetapi kamu malah melampiaskan kekesalan dan kemarahanmu padanya."
"Kamu membencinya seolah-olah dialah yang memisahkan kamu dengan orang Indo itu. Padahal kamu sudah tahu, jika perempuan itu meninggalkanmu setelah didatangi oleh ibumu. Rasanya tidak adil jika Ele harus menanggung itu semuanya. Sekarang dia pergi entah kemana, dalam keadaan hamil. Bagaimana sekarang perasaanmu setelah menghilangnya Ele? Puas?"
Sepupu Leonard mencercanya dengan alasan yang selama ini selalu diutarakan Leonard. Alasan untuk membela dirinya jika ditanya kenapa dia bisa sekejam itu pada istrinya.
"Jawab, Le! Puas kamu sekarang, hah?" teriak Filma.
Leonard dan Filma sejak kecil selalu bersama seperti saudara kandung. Bahkan mereka tinggal bersama di rumah sang nenek. Besar bersama membuat mereka saling menyayangi dan mengerti isi hati masing-masing.
Leonard hanya diam menunduk mendengar setiap patah kata yang keluar dari mulut saudara sepupunya itu.
"Aku juga seorang perempuan, Le! Bagaimana perasaan kamu, jika aku diperlakukan sama seperti kamu memperlakukan Eleanor? Dia tidak bersalah, Leonard!" Filma merasa sangat kecewa dengan sikap yang diambil Leonard selama ini.
Filma baru saja pulang dari Inggris, tiba-tiba saja mendengar kabar yang mengejutkan. Jika saudara sepupunya itu telah memperlakukan istrinya dengan sangat kejam.
"Setahun tidak bertemu, membuat aku tidak mengenalimu lagi. Kemana Leonard yang aku kenal dulu? Kenapa Leonard yang sekarang tak ubahnya seperti seorang monster?"
Filma benar-benar kecewa, kepergiannya ke Inggris untuk menemani sang nenek menghabiskan hari tua di tanah kelahiran, berbuah kekecewaan.
__ADS_1
Setahun yang lalu, setelah Leonard dan Eleanor menikah, nenek Leonard yang masih tampak sehat meminta pulang ke tanah kelahirannya di Inggris. Sehingga mau tidak mau, Filma menemani sang nenek. Sesuai dengan permintaan nenek juga orang tuanya.
Sudah beberapa bulan yang lalu, Filma ingin mengunjungi keluarganya di Melbourne. Baru kali ini dia bisa pulang. Tenyata kepulangannya disambut dengan masalah.
Leonard memilih meninggalkan sepupunya dari pada ribut. Leonard cukup mengenal bagaimana Filma, sehingga memilih untuk membiarkannya sendiri.
*
*
*
"Kamu kemana, Ele? Satu Minggu lagi jika aku tidak mendapatkanmu, maka habislah riwayatku!" gumam Leonard mengacak rambutnya dengan kasar.
Leonard benar-benar stress setelah kepergian Eleanor sebulan yang lalu. Badan dan otaknya sudah lemas, setiap hari memuntahkan setiap makanan yang masuk ke dalam mulutnya. Bahkan mencium aroma tertentu dia juga muntah.
Leonard membongkar kamar yang selama ini ditempati Eleanor untuk mencari petunjuk keberadaan Eleanor. Sudah lelah mencari, tak ada satupun yang ditemukannya.
Saat akan keluar meninggalkan kamar itu, Leonard tidak sengaja menabrak lemari hingga menyebabkan lemari bergoyang. Ada kertas yang terbang dari atas lemari.
__ADS_1
Leonard pun mengambil kertas itu, ternyata sebuah lukisan tangan. Sebuah gambar layang-layang yang sedang mengudara.
"I WANT TO BE A LIKE KITE"
"Kamu ingin bebas, bukan? Aku akan mengabulkannya. Baiklah, semoga dengan surat perceraian yang aku tanda tangani akan membuatmu kembali ke kota ini," monolog Leonard.
Sementara itu, di belahan bumi yang lain. Seorang perempuan cantik sedang duduk melamun di kamarnya.
Dia merindukan saat-saat bersama keluarga dan teman-temannya, saat dirinya sebelum dinikahi oleh lelaki angkuh nan dingin.
"Mike, seandainya kamu mengajakku ke surga. Mungkin aku tidak akan merasakan sakit seperti ini. Ingin rasanya aku menyusulmu, Mike."
Perempuan cantik itu berulang kali menggumamkan nama Mike yang telah pergi ke surga.
Perempuan itu adalah Eleanor yang meratapi kepergian cinta pertamanya. Mike, laki-laki pertama yang membuat hatinya bergetar. Mike juga lelaki pertama yang menyentuhnya.
Namun, Mike sudah meninggal lima tahun yang lalu karena kecelakaan. Kisah cintanya bersama Mike mendapat pertentangan dari kedua belah pihak keluarga. Sehingga mereka mengambil jalan pintas, dengan hamilnya Eleanor bisa merubah pendirian keluarga. Akan tetapi, Eleanor tidak kunjung hamil dan Mike mengalami kecelakaan kemudian meninggal.
Lelah meratapi dan mengenang kisah cintanya, Eleanor pun tertidur.
__ADS_1