Dia jodoh ku

Dia jodoh ku
madu dunia.


__ADS_3

tak perduli dengan protes istri nya, Anggara masuk ke dalam lift yang sudah terbuka untuk membawa dirinya serta sang istri ke apartemen mewah nya di lantai dua puluh lantai paling atas bangunan tersebut.


ketika di dalam lift hanya ada mereka berdua.


"bang, turunkan aku!" pinta Renita merengek, sedikit meronta minta di turunkan dari gendongan suami nya.


Anggara menatap lekat wajah istrinya dan tersenyum.


"diam lah sayang... jangan bergerak, nanti kamu jatuh" ucap Anggara dengan suara yang masih terdengar serak, debaran jantungnya yang masih tak beraturan.


"aku bisa jalan sendiri" keluh Renita dengan suara manja.


tak tahan rasanya mendengar intonasi suara istri nya terdengar manja, Anggara menatap intens istri nya dan tentu saja itu, membuat Renita gelagapan karena sangat hafal jenis tatapan yang suami nya layangkan ke pada dirinya.


Ting!


sebelum sesuatu terjadi di dalam lift itu, suara dentingan lift tanda pintu besi persegi itu terbuka telah menyadarkan kedua nya. lalu dengan langkah lebar Anggara keluar dari dalam lift tersebut dan lift itu langsung mengakses di mana apartemen yang Anggara huni bersama istri nya.


"buka pintu nya sayang"


Anggara meminta istri nya yang membuka pintu apartemen mereka karena kedua tangan nya membopong tubuh istrinya tentu saja tidak bisa membuka pintu apartemen hingga dia harus meminta tolong pada istrinya.


dengan cepat Renita mengulurkan tangannya yang satu nya untuk menekan beberapa angka digital pada kunci apartemen itu karena tangan satu nya lagi masih mencengkeram erat leher kokoh sang suami.


BEP!

__ADS_1


pintu apartemen itu terbuka lebar, tak menunggu lama lagi Anggara langsung masuk ke dalam apartemen tersebut dengan tubuh istrinya masih dalam gendongan nya, lalu dengan satu kaki nya dia mendorong pintu apartemen nya, melangkah masuk ke dalam ke arah kamar mereka berdua ruangan apartemen yang luas dan serba deluxe, yang tadi dalam keadaan gelap, seketika lampu yang ada di dalam ruangan tersebut menyala terang secara otomatis.


tiba di dalam kamar, Anggara meletakkan tubuh sang istri, kemudian dengan tidak sabaran, Anggara langsung ikut naik merangkak dan mengungkung tubuh ramping Renita, seraya bergerak cepat membuka kain yang melekat di tubuh atletis nya satu persatu di lempar ke sembarang arah berserakan di lantai hanya menyisakan boxer berwarna biru Dongker masih menutupi aset berharga milik Anggara yang seperti nya sudah tegak menjulang nyaris terlihat pucuk nya bewarna coklat kemerahan. dengan tatapan mata tak putus memandangi keseluruhan tubuh sintal istrinya.


glek


Renita susah sekali rasanya menelan ludah nya melihat penampilan hot! suami nya kulit putih bersih, kedua tangan yang berotot pada tempat nya


perutnya yang memiliki enam kotak menghiasi perut nan liat itu. sungguh pemandangan sangat menggairahkan. munafik kalau Renita tidak menginginkan tubuh suami nya saat ini kalau saja dia tidak malu, pasti dirinya sudah menabrak kan dirinya ke tubuh nan menggoda milik suami nya.


tapi perkara nya sekarang ini, sang suami dalam keadaan pengaruh obat laknat entah pengaruh obat laknat itu sudah reda atau belum Renita tidak tahu. yang dia takut kan kalau suami nya akan berbuat kasar atau di luar kendali karena pengaruh obat sialan itu. Renita beringsut mundur berusaha menghindar dari Kungkungan suami nya.


tapi sepertinya gelagat Renita terbaca oleh Anggara hingga lelaki tampan berwajah bule itu dengan gerakan cepat, menindih tubuh istrinya untuk menahan pergerakan istri nya seperti ingin menghindari dari Kungkungan nya. entah kapan satu persatu pakaian yang di pakai Renita sudah raib dari tubuh Renita karena kecepatan tangan Anggara bergerak melucuti kain yang menutupi tubuh istrinya hingga sekarang penampilan Renita sudah dalam keadaan polos tak ada satupun benang yang menutupi semua aset berharga pada tubuh sintal nan mulus menggoda.


mata Anggara menggelap tertutup gairah melihat keindahan yang tuhan berikan untuk dirinya melalui tubuh istrinya.


"a_abang.. lepas dulu, aku mau mandi dulu badan ku rasa nya lengket" lirih Renita meminta kelonggaran pada Anggara


kedua tangan nya menahan di dada bidang suaminya


"tidak perlu sayang.. mandi nya nanti saja setelah ini" ucap Anggara lembut dan berat masih terus bergerak aktif menggerayangi tubuh istrinya dengan lidah serta tangan besar nya tak ingin melewatkan satu inci pun tubuh sintal istri nya.


memilin dan meremat kedua bukit kembar milik istri nya yang sangat kenyal membuat sang empu mengerang, dan mendeees4h mata Renita terpejam merasakan sensasi berjuta rasa yang di ciptakan oleh sentuhan tangan serta lidah suami nya yang bermain di setiap inci kulit mulus tubuh nya. Anggara terus bergerak hingga kebawah lembah istri nya yang lembab dengan harum khas nya yang sangat menggoda bir4hhi nya hingga pada batas nya.


Renita memekik tertahan ketika Anggara menenggelamkan wajahnya di lembah nan lembab itu

__ADS_1


mengobrak abrik susunan kelopak mawar merah merekah Renita, membuat Anggara bergerak kalap di bawah sana melahap dan menyecap rakus seolah itu adalah hidangan yang sangat lezat dan baru Anggara temui. hasil perbuatan Anggara itu membuat Renita meliuk kan tubuh nya seperti cacing kepanasan kedua tangan nya meremas sisi bantal yang menyangga kepala nya untuk menyalurkan apa yang sedang dia rasakan saat ini. rambut nya yang tebal dan hitam panjang sebahu sudah tak berbentuk lagi, acak-acakan hingga separuh menutupi wajah cantik nya. keringat mulai merembes ke permukaan kulit halus nya menciptakan sebuah kilatan pada tubuh Renita dan itu sangat, sangat seksi dan menggairahkan di mata Anggara. dan detik berikutnya tubuh Renita menegang mulut nya terbuka, matanya terpejam rapat saat tubuh nya bergetar hebat dan Renita menjerit keras ketika merasakan gelombang dahsyat itu datang menerjang tubuh nya


Anggara tak tinggal diam menyambut pelepasan pertama yang istri nya dapat kan dengan tersenyum bangga, bisa membuat istri merasa kan pelepasan pertama nya dan akan ada pelepasan kedua bahkan ketiga mungkin? yang Anggara berikan pada istrinya.


Anggara memandang sejenak istri nya


" damn! kamu sangat menggoda dan seksi sayang..aku sudah tidak tahan" ucap Anggara menggeram rendah merasa hasrat nya sudah tidak lagi bisa di tunda untuk segera ke menu utama. segera memposisikan dirinya dan...


ahhk..


desah kedua nya kala pusaka milik Anggara dengan gagah nya menyatu, menghujam ke lembah nan nikmat istri nya. Renita memandang sayu Anggara, menggigit bibir bawahnya untuk meredam rasa nikmat yang luar biasa saat pusaka suami nya sudah terbenam sempurna di lembah nya.


begitu juga dengan Anggara lelaki tampan itu mendongak kan wajah nya dengan mata terpejam merasakan sensasi kenikmatan yang tiada terkira saat ini dia rasakan dari tubuh inti istri tercinta nya.


"ahh sayang....ssss ini nikmat sekali" desis Anggara masih dengan mata terpejam belum lagi menggerakkan tubuh nya saja rasanya sudah bikin dirinya frustasi karena betapa indahnya surga dunia yang dia dapat kan dari tubuh wanita yang sangat dia cintai bergelar isteri untuk dirinya.


"bang.. ayo bergerak, kenapa diam saja" ucap Renita sedikit gemas karena suami nya masih belum bergerak di atas tubuh nya.


mendengar ucapan lirih Renita, Anggara membuka mata nya perlahan di sertai kekehan rendah nya memandangi wajah cantik istri nya yang nampak memerah.


Anggara mendekat kan wajah nya pada istrinya lalu menyambar bibir nan ranum itu melu*mat nya dalam kemudian melepaskan tautan bibir nya lalu berkata lembut di depan wajah cantik istri dengan nafas yang memburu.


"sesuai permintaan mu sayang, aku akan bergerak memberikan kenikmatan untuk mu" ucap Anggara dengan wajah penuh kemesuman karena sudah berbalut gairah tingkat tinggi untuk mereguk madu dunia.


*

__ADS_1


TBC..


__ADS_2