Dia jodoh ku

Dia jodoh ku
saling cemburu.


__ADS_3

Renita dan Raga makan dalam diam


gadis itu seperti nya sangat kelaparan terlihat sangat lahap nya Renita makan.Raga hanya tersenyum melihat lahap nya Renita makan.


"kamu mau nambah Ren?" tawar Raga melihat makanan di piring Renita sudah habis tak tersisa.


"ah tidak, cukup"


"beneran?"


"iya"


tapi kayaknya kamu masih kurang"


"nggak beneran, aku tuh nggak biasa nambah"


"kenapa? nggak perlu malu Ren..sama siapa ajah"


"nggak kok, bukan itu alasan nya.seenak-enaknya makanan Buat aku kalau nambah kaya nya rasanya udah beda, tidak ada rasa yang sama enaknya dari yang pertama aku makan" jelas Renita.


"oh begitu ya" Raga manggut-manggut meng iyakan saja ucapan Renita.dengan mengulum senyum nya.


"kamu tidak percaya dengan ucapan ku tadi?" tanya Renita


"iya, aku percaya Ren"


"terserah kamu ajah lah. kalau nggak percaya nggak apa-apa" Renita mengangkat kedua bahunya.


dan ketika Renita menoleh ke arah kanan tempat dia duduk pandangan nya terpaku pada satu meja di mana di situ seorang wanita yang asik ngobrol dengan di selingi tawa dengan seorang pria..


"Anggara?" gumam Renita kaget ternyata Anggara satu hotel dengan dirinya dan lagi asik ngobrol dengan seorang wanita muda dan cantik mungkin Seumuran dengan Anggara.


Renita hanya tersenyum miring melihat sikap Anggara yang terlihat akrab bicara dengan wanita itu.


sesak, saat ini yang di rasakan di dadanya melihat Anggara begitu akrab nya ngobrol dengan seorang wanita cantik.apakah Anggara sedang membuktikan omongan nya tadi siang sewaktu mobil?


tiba-tiba saja kepala nya terasa pening.


"Ga, kamu sudah kan makan nya?"


tanya Renita.


"sudah? kenapa? apa kamu mau pesan sesuatu?" balik tanya Raga pada Renita.


"ah, nggak.. kalau sudah tidak ada lagi yang kamu pesen aku mau balik ke kamar pingin nyalin data yang yang ada di berkas itu ke laptop"


"baik lah kalau begitu ayo, aku antar kamu ke kamar mu, maksud aku pasti kan kamu repot bawa berkas dan buku ini"


Renita diam dia merasa ragu kalau Raga mengantar nya sampai depan pintu kamar tempat dia menginap.


"kenapa Ren?"


"ah nggak apa-apa ya sudah"


akhirnya Renita menerima bantuan dari Raga.mereka pun jalan berdua keluar dari restoran tersebut tapi ketika Renita hendak berbelok ke arah pintu.karena berjalan terburu-buru Renita tidak melihat ada seorang wanita yang juga sama lengahnya karena satu tangan nya memegang ponsel sedang menelepon sedangkan satu tangan nya memegang satu gelas jus orange sial nya tatapan wanita itu entah kemana tidak melihat arah depan dan akhirnya..

__ADS_1


Bug!


Byaarr..


Aww!!


teriak kedua wanita itu bersamaan karena sama kaget nya


dan jus orange yang tadi ada di genggaman wanita itu terlempar yang akhirnya mengenai baju Renita dan membasahi bagian depan dadanya hingga kemeja putih yang di pakai Renita menjadi basah. hingga sedikit tercetak dan transparan bagian dada Renita.dan tentu saja Renita tidak menyadari nya.


hampir semua orang yang ada di ruangan restoran tersebut mengalihkan pandangannya pada Renita dan wanita itu termasuk Anggara pria itu pun tak kalah terkejutnya melihat Renita hampir oleng kalau saja dia tidak berpegangan pada kursi yang ada di dekat nya mungkin Renita akan jatuh


Raga yang berdiri di belakang Renita yang melihat itu langsung dengan sigap meraih kedua bahu Renita membantu gadis itu agar tidak oleng.


"kamu tidak apa-apa Ren?" tanya Raga khawatir


"iya, nggak apa-apa" ucap Renita menepis pelan tangan Raga yang memegang bahu nya.


"maaf" ucap Raga merasa sudah lancang.


"s oke" balas Renita


"ya ampun baju kemeja kamu basah, tersiram jus yang aku bawa maaf,maaf.aku nggak sengaja" ucap wanita itu penuh sesal.


Renita hanya tersenyum hambar merespon ucapan wanita itu dan ketika dia lihat ternyata wanita yang tadi ngobrol dengan Anggara


"sudah, tidak masalah, saya akan ke kamar untuk ganti baju"


Renita yang sudah tidak peduli lagi dengan orang yang ada di dekat nya itu segera melangkah untuk meninggalkan tempat itu.tapi baru saja dia hendak melangkah kan kaki nya.sebuah jacket denim menghampiri tubuh nya menutupi bagian depan dadanya.


"Anggara kamu?" ucap Renita kaget matanya membola melihat Anggara sudah berdiri di depan nya dan menatap dingin dan tajam ke arah Renita


Anggara hanya diam tak ada respon apapun dari dirinya dan pria itu dengan cepat mengambil alih berkas berkas Renita yang di pegang oleh Raga kemudian merangkul bahu Renita dan.


"ayo" Anggara menarik tubuh Renita dan berjalan menuju pintu keluar restoran tersebut.


"Anggara mau kemana kamu?" tanya Renita panik melihat Anggara merangkul erat dirinya Renita jadi salah tingkah karena semua mata tertuju pada Renita dan Anggara terutama wanita cantik tadi dan Raga kedua orang itu hanya termangu melihat sikap Anggara yang care terhadap Renita.


"ke kamar mu" jawab Anggara enteng nya.


Renita menoleh kembali ke arah Anggara dengan mata yang membola.


"hei, tidak perlu aku bisa sendiri sini"tolak Renita kemudian dia berusaha mengambil berkas milik nya yang di pegang Anggara.tapi tangan Anggara di angkat tinggi-tinggi sehingga Renita tidak bisa menjangkau nya.


"Angga!"ucap Renata dengan nada sedikit tinggi.


Anggara tersenyum tipis


"makanya jadi orang jangan pendek-pendek"cibir Anggara


"pendek tapi mau" gerutu Renita pelan dan itu bisa di dengar oleh Anggara


dan pria itu hanya tersenyum simpul menanggapi ucapan Renita.


"habis gimana dong, aku juga bingung bisa jatuh cinta pada gadis seperti kamu" bisik Anggara di telinga Renita membuat gadis itu wajah nya Merona.

__ADS_1


dan Anggara puas membuat wajah gadis nya itu merona sungguh Anggara merasa gemas.


tak lama mereka sampai di depan lift dan tidak menunggu lama pintu lift itu pun terbuka Anggara langsung masuk ke dalam lift tersebut dengan tangan nya masih merangkul bahu Renita.


"lepas ah" Renita melepaskan tangan Anggara dari bahu nya.dan melepaskan jacket yang menutupi bagian depan dadanya


"nih, jacket mu"


"kamu yakin mau ngelepasin jacket ini hm?"


"iya, emang nya kenapa" tanya Renita tanpa beban.


"nggak apa-apa sih, sekarang ini cuma ada aku doang yang lihat nggak keberatan aku" ucap Anggara dengan menelan saliva nya karena pemandangan yang indah di depan matanya.


maksud mu apa?" tanya Renita bingung dari maksud arah bicara Anggara.


"tuh" Anggara menggerakkan dagunya ke arah dada Renita yang tercetak jelas bentuk dua buah benda kembar milik Renita.daj gadis itu mengikuti arah pandang Anggara dan..


"astaga Anggara.. mesum kamu!"


pekik Renita menyilang kan kedua tangannya menutupi bagian depan dadanya.


Anggara terkekeh merespon ucapan Renita.


"siapa yang mesum Ren..kan tadi kamu sendiri yang menolak aku tutupi pake jacket aku" bantah Anggara


tanpa bicara lagi Renita kembali mengambil jacket Anggara yang ada di tangan pria itu.dan langsung dia pakai kembali.


Anggara hanya tersenyum melihat tingkah gadisnya.


TING!


pintu lift terbuka mereka tiba di lantai di mana kamar Renita berada


setelah Renita tiba di depan pintu kamar tempat dia menginap gadis itu dengan cepat membuka pintu kamar nya dan masuk ke dalam nya tanpa sadar Anggara ikut masuk ke dalam bersama nya.


"kenapa kamu ikut masuk!?" Renita kaget Anggara berada di dalam kamar nya.


"kenapa? aku cuma pingin liat kamu dan juga, apa kamu lebih suka Raga yang mengantar mu kesini?!" ucap Anggara datar.


"kamu jangan ngaco! kamu juga asik tadi ngobrol dengan wanita, asik ya makan sambil ada yang nemenin wanita cantik pula!" sindir Renita tak kalah sengit.tak sadar mereka saling cemburu.


"oh, jadi kamu lihat aku tadi?"


Renita tidak menjawab gadis itu diam malah sibuk mencari baju di dalam koper nya untuk ganti baju nya yang basah. tiba tiba tangan besar Anggara melingkar erat di perut Renita. Anggara memeluk Renita dari belakang dan menaruh wajah nya di ceruk Renita.membuat tubuh gadis itu membeku.


"lepas Angga,geli" Renita berusaha mendorong tubuh kokoh Anggara.


*


to be continued..


...**terima kasih sudah mampir ke novel saya 😊...


jangan lupa untuk like n comen nya 😊🥰**.

__ADS_1


__ADS_2