
"bang...akkh.. aku capek udah dong,, ini sudah yang ke tiga kali nya kamu
ngebajak aku hhh..." ucap Renita dengan suara yang manja nan mendayu lengkap dengan lenguhan nya yang menjadi pemicu bagi Anggara terus berpacu liar di atas tubuh istrinya sudah berbagai gaya
dan posisi yang Anggara praktek kan mewujudkan segala fantasi liar nya yang selama ini dia pendam sekarang telah di realisasikan bersama istri tercinta nya. karena jujur saja Anggara adalah pria yang notabene nya bukan pria polos-polos ajah, apalagi pergaulan nya dengan teman-teman nya selama di luar negeri, yang semuanya mungkin sudah khatam tentang berhubungan badan dengan wanita dan Anggara adalah pria berorientasi normal, namun tentu saja prinsip dan akal sehat nya masih dia pakai sehingga untuk menyalurkan segala hasrat nya sebagai lelaki selama ini dia salurkan dengan cara yang lain tanpa harus menjamah tubuh seorang wanita. yaah you know lah ya, dan sekarang, setelah dia sudah mempunyai pasangan halal, semua apa yang sudah menjadi hasrat terpendam nya dan fantasi liar nya segera dia realisasikan tanpa terkecuali. jadilah sekarang rintihan Renita dengan tubuh yang sangat lelah, yang sudah di gempur habis-habisan dengan berbagai gaya. tubuh Renita sudah di bolak-balik seperti gorengan di dalam wajan hingga waktu menunjukkan pukul dua dini hari Anggara masih memacu diri nya dengan kobaran gairah yang belum padam. masih saja,
menghentak kan milik nya ke lembah kenikmatan milik istri nya
menghujam ke titik yang paling dalam rahim sang istri yang sudah di banjiri oleh benih super nya beberapa kali.lihat saja dengan bernafsu nya Anggara terus menyesap puncak gunung kembar nan kenyal milik istri nya dengan rakus di barengi di bawah sana pinggulnya terus bergerak maju, mundur dengan ritme yang teratur
membuat Renita tak kuasa menolak terjangan ombak kenikmatan yang beberapa kali menggulung diri nya tanpa ampun, tubuh nya bergetar, matanya terbeliak tak kala gelombang itu datang meluluh lantakkan syaraf-syaraf nya hingga membuat diri nya lunglai. tubuh nya tersentak karena itu. kedua tangan nya mencengkeram erat kedua sisi bantal yang menyanggah kepala nya rambut nya yang panjang ikal terurai separuh menutupi bagian wajah nya.
Anggara tersenyum melihat Renita yang begitu seksi menurut nya dengan penampilan yang seperti itu membuat nafsu nya terus berkobar untuk menggempur istri nya dalam pusara kenikmatan dunia yang berbalut cinta nya.
"sssh..hhh... sayang aku sudah tidak tahan lagi capek" kembali Rengekan Renita keluar dari mulut nya dengan susah payah.
Anggara membungkukkan badan kokoh nya mendekati wajah istrinya tepat nya ke arah telinga Renita memberikan gigitan-gigitan kecil yang membuat Renita menggelinjang dan Anggara berbisik dengan suara serak nan seksi nya di telinga Renita.
"iya, sayang.. sebentar lagi ya aku akan sampai..sssh .. ini sangatlah nikmat.. diri mu membuat aku gila sayang"
dan benar saja gelombang dahsyat itu di rasakan Anggara akan datang menerjang dirinya dengan cepat dia menegakkan kembali tubuh nya yang sudah di banjiri peluh keringat yang membasahi tubuh liat nya,
Anggara semakin memacu diri nya dengan cepat dan.. seketika tubuh nya menegang, wajah nya menengadah ke atas, matanya mengerjap berkali-kali dengan Geraman seksi nya menggema merasakan tetes demi tetes keluar nya ****** ***** nya memenuhi rahim hangat istri nya, bersamaan dengan jeritan Renita yang suara nya sudah serak karena mungkin sudah kehabisan tenaga.
__ADS_1
Anggaran ambruk di atas tubuh istrinya walaupun tidak sepenuhnya menindih tubuh istrinya karena kedua tangan kokoh nya menahan beban tubuh kekar nya di kedua sisi tubuh istrinya.
di tatap nya wajah cantik istri nya dengan tatapan penuh cinta dan gairah yang belum sepenuhnya hilang dari diri nya nafasnya yang memburu, dada bidang nya yang terlihat turun naik karena nafas nya belum benar-benar normal namun begitu, ada senyum kepuasan yang tiada tara tersirat di wajah blasteran lelaki itu
dengan apa yang sudah dia rasakan
pada malam ini bersama wanita yang sangat dia cintai.
bercinta akan sangat nikmat dan puas bila melakukan nya dengan penuh perasaan dan cinta, itulah yang Anggara dan Renita rasakan saat ini kedua nya saling beradu pandang dengan wajah penuh senyum kebahagiaan serta kepuasan.
Anggara mencium kedua mata istri nya lalu turun ke hidung, mulut lalu terakhir mengecup kening istrinya dengan penuh perasaan dan lama di sana dan setelah itu baru melepaskan diri nya dari tubuh sintal sang istri yang sudah di banjiri peluh keringat sehingga tubuh putih mulus kekuningan itu terlihat sangat indah dan mempesona tersaji di depan mata Anggara.
aahhh..
"terima kasih sayang, kamu sangat nikmat sekali aku tidak menyangka senikmat ini diri mu"
cup
Anggara mengecup sekilas puncak rambut milik istri nya.
wajah Renita merona merah karena ucapan fulgar suami nya yang tak tahu malu hingga membuat diri nya tidak tahan untuk mendarat kan cubitan kecil ke perut liat suami nya.
"aucwh.. sayang.. kok nyubit sih" suara Anggara yang masih terdengar parau mendramatisir rasa akibat cubitan istri nya yang sebenarnya tidak seberapa itu yang tentu saja setelah itu kekehan Anggara melengkapi drama nya.
__ADS_1
"iishh, kamu ya,, tidak tahu malu! bicara seperti itu" ucap Renita dengan mulut yang mengerucut
tapi setelah itu membenamkan wajahnya lebih dalam ke dada bidang Anggara.
'ah, nyaman nya' batin Renita merasa hangat dan nyaman dalam pelukan suami nya itu.
tentu saja Anggara menyambut lebih erat memeluk tubuh polos istri nya ke dalam pelukannya.
"apa kamu bahagia sayang dengan tadi yang kita lakukan?"
"hmmm" Renita menjawab ucapan Anggara hanya dengan kata gumaman saja karena rasanya dirinya sudah sangat lelah bahkan hanya untuk mengeluarkan satu kata saja rasa nya dia sudah tidak sanggup.
Anggara terkekeh kecil karena istri nya hanya merespon ucapan nya seperti itu satu tangan nya yang bebas mengusap lembut pucuk rambut Renita bagian belakang nya lalu turun ke belakang punggung polos istri nya yang mulus tanpa cacat. tangan Anggara terus bermain lama di punggung polos itu
hingga tak lama kemudian terdengar dengkuran halus terdengar dari nafas istri nya Anggara sedikit mengurai pelukan nya hanya ingin melihat wajah istrinya dan Anggara hanya tersenyum melihat wajah damai istri nya yang sudah masuk ke dalam mimpi indahnya.
"ah, akhirnya kita di satukan juga dengan pernikahan ini istri ku, terima kasih Tuhan, engkau telah mengirimkan wanita yang membuat aku bahagia dalam menjalani kehidupan ini, semoga rumah tangga yang engkau tetapkan ini untuk ku dan wanita yang menjadi istri ku ini, engkau penuhi dengan segala keberkahan. andai pun ada cobaan badai yang menerjang rumah tangga kami semoga engkau selalu memberikan jalan keluar yang terbaik tanpa harus menghancurkan pernikahan ini" gumam Anggara bersyukur dengan apa yang telah di tetapkan oleh sang pencipta pemilik segala kehidupan di alam semesta ini.
dan akhirnya dia pun menyusul sang istri pergi ke alam mimpi. dengan memeluk tubuh istrinya menyimpan nya dalam dekapan hangat nya.
*
TBC..
__ADS_1