Dia jodoh ku

Dia jodoh ku
menyulut gairah.


__ADS_3

tubuh Anggara menegang merespon sentuhan Renita.


"Renita, kamu jangan menggodaku" ucap Anggara dengan suara yang memberat seraya menahan laju jemari Renita yang menyentuh wajah nya.Anggara menatap Renita dengan penuh arti.


dan seketika Renita di buat merinding dengan tatapan Anggara yang seperti nya Renita mengerti arti tatapan itu, tatapan penuh gairah! sadar dengan kelancangan nya. Renita menggeser posisi duduknya perlahan, menjauh dari Anggara dan dengan gerakan pelan Renita segera berdiri kemudian berlari ke arah kamar Anggara dan..


BRAKk.


menutup dengan kencang pintu kamar tersebut sambil berteriak..


"Anggara kamu mesum!!" teriak Renita dari dalam kamar.


dan Anggara tergelak merespon tingkah Renita.


"karena kamu sudah menggodaku ku sayang.. apa kamu sadar itu? apa kamu sengaja?" sahut Anggara sengaja menggoda Renita yang ketakutan.


di dalam kamar, Renita duduk di atas ranjang milik Anggara, meraba dadanya sendiri merasakan jantungnya seperti bertalu-talu karena tatapan Anggara tadi yang seolah ingin menerkam nya.


Anggara berjalan mendekati pintu kamar nya.dan..


"Renita.. buka pintu nya, aku mau masuk, aku ingin mandi sebelum kita melanjutkan perjalanan kita" pinta Anggara mengetuk pintu kamar nya yang di kunci dari dalam oleh Renita. gadis itu berdiri berjalan pelan mendekati pintu kamar dia sedikit ragu membuka kan pintu kamar untuk Anggara.

__ADS_1


tak ada sahutan ataupun pintu di buka oleh Renita Anggara kembali memanggil Renita.


"sayang.. tolong buka pintu nya Dong, aku harus mandi,, aku nggak betah baju ku sudah bau keringat" bujuk Anggara.


dan Akhirnya pintu kamar nya di buka oleh Renita dengan cepat Anggara masuk ke dalam nya dan...


AAA.... Anggara turun kan aku!!" teriak Renita karena tiba-tiba tubuh nya melayang karena Anggara membopong tubuh Renita.


Anggara tidak mempedulikan teriakan Renita malah dia tertawa lepas karena merasa menang bisa mempedaya Renita.kemudian Anggara dengan langkah lebar nya mendekati ranjang milik nya


dan di rebahkan nya tubuh mungil Renita di atas ranjang milik Anggara, lalu dengan cepat pria itu ikut naik ke atas ranjang lalu mengungkung tubuh kecil Renita yang sudah susah bergerak karena Kungkungan tubuh besar Anggara. sesaat pandangan mereka saling mengunci dalam diam,nafas kedua nya terdengar menderu tak karuan.


perlahan Anggara membelai wajah cantik Renita dengan jemari kokoh nya Merapi kan rambut Renita yang menutupi wajah gadis itu dengan tatapan penuh cinta pada gadis pujaan hati nya.kemudian jemari Anggara turun ke bibir seksi milik Renita pria itu memainkan jemarinya di bibir itu dengan menekan dengan lembut bibir Renita dengan jempol nya.


hingga tangan Anggara sampai pada kedua buah benda kenyal milik Renita dan memberikan rem*san pada dua benda kembar itu seperti memainkan squsy Anggara terus memberikan remasan pada kedua benda kenyal milik Renita bergantian.membuat Renita mengerjapkan mata nya berkali-kali karena sensasi aneh yang dia rasakan yang di berikan oleh Anggara.tidak sampai di situ saja dengan nekad nya Anggara mulai memberanikan diri untuk membuka kancing blouse milik Renita


satu kancing terlepas..


dua kancing terlepas


tiga kancing terlepas dan..

__ADS_1


"Anggara" ucap Renita lirih menggeleng kan kepala nya lemah di sisa-sisa kewarasan nya pada pria yang sedang menindih tubuh nya.bisa Renita rasakan ada sesuatu yang besar dan panjang yang mengeras di bawah sana karena tubuh Anggara yang sudah menindih rapat tubuh nya.


"sayang, aku.. aku menginginkan mu sekarang" ucap Anggara dengan suara yang parau dan memberat menatap penuh gairah Renita. pria itu sudah di kuasai hasrat yang sudah di ubun-ubun nya. jemari nya masih berada di posisi hendak membuka kancing blouse berikut nya sudah tiga kancing yang sudah terlepas dari tautan nya hingga menampakkan sembulan dua buah kembar Renita yang putih menggoda yang masih di dalam cup nya.membuat pria itu menelan Saliva nya berkali-kali.


"jangan Anggara, aku ingin mempersembahkan diri ku dengan bangga di malam pertama kita" ucap Renita yang sedang berperang dengan kewarasan nya karena Renita juga sudah di kuasai gairah yang di percikan oleh Anggara.


"apakah kamu tidak ingin diri ku tidak suci lagi di malam pertama kita Angga?" ucap Renita lagi dia sadar Anggara sudah sangat bergairah dan hasrat nya sebagai lelaki pasti tidak bisa di bantah lagi kalau sudah begini, apa lagi Renita bisa rasakan sesuatu milik Anggara yang di bawah sana sudah tegak lurus. sedangkan dirinya pun sudah terangsang dan pastinya sudah basah Renita bisa rasakan pada intinya tapi sekali lagi kewarasan nya terus dia gali agar semua nya tidak kebablasan.


Anggara diam tidak merespon ucapan Renita wajah nya sudah memerah karena menahan sesuatu yang sudah di ujung hasrat nya.lama Anggara diam dan menatap gairah pada Renita kemudian dia memejamkan matanya dan mengusap kasar wajah nya lalu tanpa bicara lagi pria itu bangkit dari atas tubuh Renita dan melompat dari tempat tidur langsung menuju kamar mandi dan masuk ke dalam nya.


"maaf kan aku Anggara yang sudah menyulut gairah mu" gumam nya dengan suara yang sangat pelan melihat ke arah pintu kamar mandi dan tak lama terdengar suara gemericik air di dalam Renita bangun dari rebahan nya duduk bersandar pada headboard ranjang membetulkan baju nya yang acak-acakan serta mengancingkan kembali baju nya yang sudah terlepas.


hampir satu jam Anggara berada di dalam kamar mandi dan belum juga keluar, itu membuat Renita khawatir.


lalu gadis itu turun dari tempat tidur berjalan pelan ke arah kamar mandi.


"Anggara, kamu belum selesai? sudah hampir satu jam kamu di dalam.. keluar lah nanti kamu masuk angin"


*


to be continued..

__ADS_1


jangan lupa untuk like, komentar serta tanggapan pada cerita ini serta vote nya. terima kasih 🥰***


__ADS_2