Dia jodoh ku

Dia jodoh ku
Rangkulan maut.


__ADS_3

hujan lebat terus turun dengan derasnya membasahi kota Jakarta dan sekitarnya, di sertai Guntur yang mengglegar menerjang malam yang semakin pekat. bahkan jarak pandang menjadi sangat pendek karena deras nya aliran air yang turun dari langit hingga pak sokip harus extra hati-hati melaju kan mobil BMW bewarna hitam itu dengan pengendalian penuh, demi keselamatan tiga orang yang menjadi majikan nya yang berada di dalam mobil yang dia kemudikan apa lagi secara kebetulan, jalan lancar tanpa macet dengan kecepatan sedang, pak sokip terus melaju kan mobil BMW bewarna hitam itu pada jalur jor menuju bandara Soeta di Tanggerang, Banten, mengharuskan dirinya menghidupkan lampu segitiga untuk


memperingati kendaraan yang di belakang nya dan lainnya agar hati-hati apa lagi di dalam nya sedang ada drama cinta yang sedang berlangsung.


Yusuf menggeleng kan kepala nya, tersenyum tipis melihat drama yang sedang berlangsung di kursi belakang penumpang.merasa tak habis pikir dengan kakak sepupu tampan nya itu yang terlihat bucin banget dengan gadis cantik yang notabene nya kalau di telusuri masih ada hubungan kerabat walaupun tidak secara langsung atau tidak ada hubungan darah sama sekali, gadis cantik blasteran jogja, dan Bahrain negara kecil di daratan timur tengah. 'Renita Khadijah' gadis berparas cantik, berkulit kuning Langsat, hidung Bangir, beralis tebal, seperti bulan sabit, tertata rapi di tempat nya menjadi pesona tersendiri yang di miliki Renita. tapi..Renita tipye gadis kaku namun sikap nya cenderung cuek. tapi walaupun begitu hatinya lembut. rupanya kakak sepupu tampan nya sangat mencintai gadis pujaan nya itu terbukti sikap Anggara yang sangat berlebihan pada Tante ketemu gede nya yang sebentar lagi akan menjadi kakak ipar nya.sikap manis Anggara yang di tunjukkan pada Renita sungguh beda dengan perlakuan Anggara dengan gadis yang pernah dekat dengan nya dulu, dua tahun yang lalu. wanita itu sangat memuja Anggara, dan katanya sangat mencintai Anggara dengan segenap hati nya begitu pun Anggara menerima cinta gadis itu karena sikap yang humoris dan lembut yang di miliki gadis itu menjadikan hati Anggara akhirnya luluh juga hingga menerima gadis itu sebagai kekasih nya tapi sikap Anggara hanya biasa saja tak pernah berlebihan seperti sekarang dengan Renita dan ternyata dugaan Yusuf benar, gadis yang memuja Anggara itu tak tahan dengan sikap Anggara yang terlalu pasif dan kaku


hingga satu waktu di mana hati Anggara di buat hancur sehancurnya di mana memergoki gadis yang katanya sangat memuja Anggara itu berselingkuh dengan teman dekat Anggara yang sama-sama teman tongkrongan nya. di apartemen yang Anggara berikan pada gadis itu, Anggara melihat dengan mata kepala nya sendiri terjadi nya perselingkuhan itu, tapi sepertinya gadis itu tak pernah mengatakan maaf pada Anggara karena berani berselingkuh dengan teman dekat Anggara hingga Anggara memilih pergi ke Australia untuk menenangkan diri nya sekaligus menyelesaikan S2 nya di Australia


tapi Yusuf sangat senang karena Anggara telah keluar dari lubang hitam yang mengurung jiwa nya.Renita,ya, Renita yang berhasil kembali memberi warna pada hidup Anggara, menarik nya dari kegelapan yang menggenggam jiwa nya.walaupun Anggara yang sekarang Yusuf lihat ini sangat berlebihan alias lebay sikap nya, dalam menunjukkan perasaan nya pada Renita. Entah apa yang menjadikan Anggara sangat mencintai Renita hanya Anggara yang tahu dan Author ☺️


"kamu jangan khawatir kakak ipar, mas bule ku ini akan selalu setia pada kakak ipar seorang dan hanya dengan kakak ipar lah mas bule ku ini bucin level of the high dengan kakak ipar" celetuk Yusuf tiba-tiba memecah suasana romantis kedua sejoli yang duduk di kursi belakang penumpang.


dan tentu saja Anggara dan Renita mengalihkan atensi nya pada Yusuf yang duduk di depan di sebelah pak sokip tersenyum lebar menatap pada Anggara dan Renita.


Renita buru-buru menghapus air matanya yang membasahi pipi mulus nya dan segera menggeser posisi duduknya sedikit menjauh dari Anggara karena memang tanpa sadar posisi nya tadi sangat intim, dalam dekapan Anggara gadis itu sangat malu karena tidak sadar dengan keberadaan Yusuf


pria bule itu menatap tajam ke arah Yusuf, tapi yang di tatap masih saja nyengir kuda menanggapi tatapan penuh intimidasi Anggara dan Yusuf hanya mengangkat dua jari nya membentuk huruf V lalu buru-buru kembali memposisikan diri nya seperti semula,mengadap ke depan


"pak sokip ngantuk nggak? kalau ngantuk biar gantian dengan saya bawa mobil nya" tawar Yusuf, mengalihkan suasana yang mencekam.


"apa kamu terlalu senggang, Yusuf?" ucap Anggara datar

__ADS_1


"nggak mas, aku sedang bantu pak sokip liatin jalan ya kan pak sokip?!"


sahut Yusuf Santai seraya mencari dukungan ucapan nya pada Pak sokip. dan pria berusia empat puluh tahun itu hanya menjawab sekenanya.


"iya pak Yus"


Renita memilih diam dengan wajah merona karena malu wajah nya di palingkan ke arah jendela mobil melihat hujan yang mulai Reda berganti dengan rintikan saja.


karena jalanan lancar, tiba di Soeta hanya memakan waktu sekitar empat puluh lima menit saja mobil yang membawa mereka masuk ke parkiran bandara terminal 3 pak sokip dengan sigap turun dari mobil, membuka pintu mobil untuk Anggara dan Renita


Renita dan pak sokip hanya bisa mengantar Anggara sampai pintu terminal. sengaja Anggara tidak mau Renita lelah, lagi pula sudah malam Renita harus segera pulang.


Anggara menarik Renita ke dalam pelukannya di dekap nya erat tubuh mungil Renita sesaat Anggara memejamkan matanya menghirup wangi tubuh Renita yang membuat dirinya tenang Renita pun membalas pelukan Anggara dengan melingkarkan kedua tangannya di pinggang liat milik Anggara.


"hati-hati kamu di sana ya bang, jangan lupa untuk kembali pulang,, jangan aneh-aneh di sana"


Anggara tersenyum lebar merespon ucapan Renita


"iya sayang.. aku tidak akan macem-macem dan berbuat aneh, dan pasti aku akan pulang.. karena hati ku tertinggal di sini" tunjuk Anggara ke arah dada Renita dengan telunjuk besar nya.


mata Renita melebar karena kaget Anggara menyentuh dadanya dengan telunjuk nya spontan Renita mundur menjauhi tubuh Anggara

__ADS_1


"Anggara... kamu ya?!" wajah Renita bersemu merah


Anggara hanya tersenyum melihat sikap spontanitas Renita


"kenapa sayang?" tanya Anggara tanpa berdosa


Yusuf yang sedari tadi berdiri tidak jauh dari mereka berdua jadi greget melihat drama romantis yang kembali terjadi di depan mata nya


mulutnya sudah terasa gatal


dan pria tampan itu pun berjalan mendekati Renita dan Anggara.


"sudah ayang,ayangannya? kalau sudah ayo, waktu nya kita bording pas.doa kan abang berjuang ya kak" seloroh Yusuf tersenyum jahil


"Yusuf...ayo!" ucap Anggara tangan nya langsung merangkul di leher Yusuf menarik nya kasar sehingga membuat Tubuh Yusuf sedikit oleng kesamping tapi mata nya mengerling genit pada Renita.


"ASTAGA bro.. kamu mau bikin aku mati?!" teriak Yusuf setelah Anggara melepaskan rangkulan mautnya seraya mengusap usap leher nya yang terasa tercekik karena ulah Anggara.


Renita hanya tersenyum melambaikan tangan nya pada Anggara melepas kepergian sang Arjuna bule nya hingga kedua pria itu menghilangkan dari pandangan nya barulah Renita melangkah meninggalkan pintu terminal Tiga, Bandara Soeta di ikuti oleh pak sokip menuju parkiran mobil.


*

__ADS_1


TBC...


__ADS_2