Dikira Janda

Dikira Janda
BAB 138 LIBURAN


__ADS_3

Jika semua orang sudah lelap dengan buaian mimpi. Hal itu tidak berlaku untuk sepasang suami istri yang kini memiliki tiga orang anak.


Niat hati, cukup dengan dua anak karena sudah memiliki sepasang. Tapi siapa yang sangka jika Hendri dan Reina dengan sengaja menambah satu anak lagi, dan akhirnya hadirlah queen.


"Mas mau apa?" tanya Reina saat merasakan tangan Hendri yang sudah nakal kemana-mana. Karena sejak tadi, Hendri memeluk Reina dari belakang.


"Buat adik untuk Queen."


"Anak kita sudah tiga loh mas, serius mas mau nambah lagi?" tanya Reina serius.


"Kita buat aja, nggak usah di jadiin."


"Lagian juga aku nggak mau lepas KB biar gak pernah jadi. Tiga anak sudah cukup bagi aku mas."


"Terus kalaupun kamu KB dan ternyata masih tetep isi bagaimana?"


"Ku amuk mas kalau sampai jadi lagi."


"Lah kan bukan salah aku kalau jadi, sayang."


"Kalau isi lagi, ya kita harus terima saja mas. Toh aku hamil karena mas yang rajin reproduksi."


Reina langsung memejamkan kedua matanya saat Hendri mendaratkan bibirnya pada punggungnya. Tangan Hendri yang sejak tadi sudah aktif, membuat nafas Reina semakin berat bersama detak jantung yang semakin kuat.

__ADS_1


Walau sudah sering melakukan hal yang menguras energi seperti ini, tapi nyatanya tubuh Reina masih saja bergetar. Rasanya terasa masih sama seperti saat pertama kali mereka melakukan penyatuan yang mendebarkan.


"Mau kan?" bisik Hendri saat kecupannya sudah sampai pada telinga Reina.


"Memangnya pernah aku menolak ajakan mas hemmm ..." Reina langsung mengubah posisi tidur miringnya menjadi terlentang.


Kedua tangan Reina langsung mengalung di leher Hendri. Membuat mereka langsung menyatukan benda kenyal yang ahli membuat jejak.


Sangat jarang memiliki waktu berdua sebebas ini, Jadi malam ini akan Reina dan Hendri habiskan untuk membuat kegaduhan di dalam kamar Reina yang sudah sangat jarang mereka tempati.


Malam ini, kamar Reina benar-benar di penuhi dengan suara percin*taan Reina dan Hendri. Desah nafas keduanya terus menggema, berperang memenuhi setiap sudut kamar bercampur menjadi satu. Hingga keduanya sampai pu*as dan lelah karena tubuh yang sudah terkulai lemas.


"Love you ma." ucap Hendri setelah mengusap wajah Reina yang lembab.


.


.


.


Beberapa minggu telah berlalu. Karena tiga hari ke


depan anak-anak libur sekolah, jadi Hendri dan Reina memutuskan membawa ketiga anaknya untuk berlibur di sebuah villa yang ada di pantai. Tak lupa mereka mengajak Zen. Adik lelaki satu-satunya bagi Reina dan Hendri yang tidak akan pernah mereka tinggal kan begitu saja saat berlibur seperti ini.

__ADS_1


Sedangkan Yusuf dan Nissa, tentu saja sepasang suami istri ini lebih memilih quality time berdua. Sudah dapat di tebak jika memilih berdua itu, ide siapa.


Sejak tadi Hendri dan Reina asik bermain dengan ketiga anaknya. Sedangkan Zen memilih duduk diam dan berteduh di gubuk pantai sambil memainkan ponselnya. Reina hapal dengan kesukaan adiknya yang hobby main game. Jadi Reina membiarkan apa yang ingin adiknya lakukan. Nanti juga kalau sudah bosan dengan dunianya sendiri pasti ikut gabung.


Zen tersenyum sendiri melihat layar ponselnya. "Nanti kalau aku sudah besar dan jadi orang sukses. Aku pasti datangi kamu By," ucap Zen dalam hati.


"Dek ..."


Spontan Zen mematikan layar ponselnya karena terkejut dengan panggilan Kakaknya. "Kenapa kak?"


"Hayooo ... adek lihat apa tadi kok langsung matikan ponsel?" Reina menatap curiga adiknya.


"Bukan apa-apa kak."


"Ngaku dek. Awas saja lihatin video yang nggak bener," tuduh Reina takut kalau adiknya salah arah.


"Astagfirullah Kak. Bisa-bisanya Kakak curiga sama anak yang ganteng maksimal seperti ini. Nih kalau kakak nggak percaya, kakak boleh cek hape Zen." Dengan perasaan kesal, Zen mengulurkan ponselnya. Jujur, Zen deg-degan kalau sampai Reina beneran mengambil ponselnya dan melihatnya.


"Kakak percaya kok." Ucap Reina saat melihat wajah serius Zen. Membuat kelegaan di hati Zen. "Ayo ke villa sekarang dek, takut keburu hujan."


...SELESAI...


Jangan lupa untuk tinggalkan jejak ya sayang kesayangan πŸ₯° kasih like dan komennya πŸ’‹ tab favorit juga ya ❀️

__ADS_1


__ADS_2