Dikira Janda

Dikira Janda
BAB 97 SADARKAN DIRI


__ADS_3

Malam ini, Reina menikmati makanan yang di sediakan dari rumah sakit. Karena Reina sedang tidak menyukai nasi putih, jadi karbohidratnya di ganti dengan kentang.


Meski sebenarnya ia sedang tidak mood menikmati sayuran dan lauk yang terhidang. Namun Reina tetap memakan semuanya sampai habis. Demi buah hati yang di kandung, Reina melawan rasa tidak moodnya sendiri. Asal jangan paksa makan nasi putih.


"Aku ingin pipis mas." Ucap Reina setelah selesai makan.


"Sebentar, aku ambilkan pispot."


"Aku ingin ke kamar mandi. Nggak enak kalau buang air disini." Keluh Reina dengan suara manjanya.


"Ingat kata dokter Re, kamu belum boleh turun dari sini. Noh tulisan bed rest segede gaban." Tunjuk Hendri memperingati.


"Kan kalau mas Gendong aku juga nggak akan bikin aku banyak bergerak mas." Ngeyel banget pokoknya yang namanya Reina ini.


"Sayang. Kamu ini baru hari ini loh masuk rumah sakit. Nurut ya, ini juga demi kebaikan kalian."


Kicep sudah mulut Reina, tidak berani membantah ucapan Hendri yang memang benar.


.


.


.


Dokter langsung memeriksa Wati saat wanita lanjut usia itu sudah sadarkan diri. Sepertinya kedatangan Yusuf, Nissa, dan Zen yang baru satu jam lebih memberikan sinyal baik untuk Wati.


Setelah mendapatkan pemeriksaan dan hasilnya sudah di sampaikan pada seluruh keluarga yang menjaga. Dokter dan perawat langsung meninggalkan ruang rawat. Rasa syukur bahkan nampak jelas terlihat di raut wajah semua orang.

__ADS_1


"Bunda tahu, Yusuf sangat takut tadi."


Sepertinya usia tua tidak membuat manjanya Yusuf pada Wati hilang, karena kini Yusuf sudah memeluk Wati karena rasa yang begitu takut kehilangan.


"Apa Bunda harus sakit dulu, agar kamu pulang lihat Bunda?"


"Maaf kalau kami tidak setiap bulan bisa pulang lihat Bunda." Ucap Yusuf sambil melerai dekapannya.


"Bunda paham. Sekarang kangen bunda sudah terobati dengan kalian pulang."


"Karena sekarang Yusuf sudah pulang, Bunda harus segera sehat dan segera pulang ke rumah. Katanya ingin gendong cicit."


"Bunda juga inginnya begitu." Batin Wati menatap sendu semua anaknya yang ada disana.


"Tentu saja bunda ingin gendong cicit. Apa lagi sekarang Rere sudah hamil cicitnya bunda."


Wati tersenyum dan itu sangat terlihat memancarkan wajah yang cantik padahal jelas terlihat raut yang pucat diusia yang semakin senja.


"Hanya menebak. Telponkan Rere, bunda mau bicara dengannya."


"Bunda mau kemana?" tanya Adam karena Wati menurunkan kedua kakinya dari brankar.


"Bunda nggak mau Rere tahu kalau bunda sedang di rawat. Bukankah kita tidak boleh membuat Rere banyak pikiran?"


Sejujurnya semua orang dibuat bingung dengan ucapan Wati. Aneh, Karena mereka sama sekali belum mengatakan apapun tentang keadaan Reina disana.


Tapi semua orang mengenyahkan pikiran mereka masing-masing. Setelah pesan Yusuf di balas Hendri bahwa Reina belum tidur. Ia pun langsung menelpon Reina diseberang sana.

__ADS_1


Reina : "Assalamualaikum Ay... loh Oma." Ucap Reina terkejut karena Wati yang menelponnya secara video call.


Wati : "Waalaikumsalam. Cucu Oma sehat?"


Cucu yang memiliki tahta tertinggi di hati Wati tentu saja Reina. Itu karena Wati yang telah membesarkan Reina disaat Erlin sudah tiada dan Yusuf masih disibukkan dengan studinya.


Reina : "Omaaa... Rere sakit?" Keluhnya manja.


Wati : "Sakit apa nak?"


Reina : "Ah nggak seru mau buat kejutan, pasti Oma sudah tahu dari Ayah. Eh tapi kenapa Ayah tiba-tiba ke Malang?"


Wati : "Katanya rindu sama Oma."


Reina : "Rere juga rindu Oma. Tapi Rere belum bisa lihat Oma ke Malang karena cicit Oma ngajak istirahat."


Wati : "Alhamdulillah. Oma senang, Oma nggak apa-apa Rere belum bisa kesini. Apapun yang terjadi, Oma mau Rere harus utamakan kesehatan dan cicit Oma."


Reina : "Tentu Oma. Oma harus sehat terus ya, Biar nanti bisa jagain cicit."


Wati : "Aamiin."


Bersambung...


Aku mulai ketar ketir kalau nulis sudah mau melewati 100 bab🤭 karena yang aku takutkan ceritanya mbulet kek tahu bulat 😂 Dan kerangka cerita ini masih panjang. Aku berharap temen-temen semua nggak bosan🤭


Jangan lupa untuk tinggalkan jejak ya sayang kesayangan 🥰 kasih like dan komennya 💋 tab favorit juga ya ❤️

__ADS_1


__ADS_2