Hero Of Bugs: Players

Hero Of Bugs: Players
HOBs: Amateur player | 101 |


__ADS_3

Evans sudah berburu dan mencari ghost di lantai ketiga belas, dia hanya menemukan empat dari mereka dan mendapatkan jumlah exp yang lumayan sampai membantunya mencapai level 58.


Setelah dirasa sudah cukup baginya, Evans kemudian bergerak untuk menyusul Lan Suzi, "Seharusnya sekarang sudah dimulai."


Evans segera berlari untuk menyusul Lan Suzi saat mengingat apa yang akan terjadi nantinya.


**


Lan Suzi berjalan sendirian masih dengan menggunakan pedang kelas rendah, setelah berjalan cukup lama di sana dia akhirnya menemukan satu monster ghost di bawah sebuah pohon.


Lan Suzi kemudian tersenyum tipis dan mengayunkan pedangnya tetapi berhasil dihindari dengan mudah oleh ghost di depannya.


Lan Suzi yang melihatnya kemudian mengernyitkan keningnya, bagaimana bisa dia melakukan hal seperti itu.


Tidak berhenti di sana Lan Suzi terus menerus mengayunkan pedangnya tetapi tidak ada satupun yang mengenainya bahkan monster ghost itu malah terlihat mengejek kearah Lan Suzi.


Setelah hampir mencapai lima puluhan serangan, Lan Suzi kemudian menyadari jika selama ini dirinya telah dibantu oleh pedang kelas ( C ) andalannya.


Lan Suzi kemudian memejamkan matanya dan berpikir cukup lama di sana, setelah membuka matanya Lan Suzi segera mencoba apa yang selama ini dipikirnya mengganggu pergerakannya itu.


Lan Suzi mulai tersenyum setelah berhasil menggores sedikit luka di tubuh ghost, dia menyadari jika pergerakannya itu terlalu lambat karena berpikir terlalu lama sebelum mengayunkan pedangnya.


Lan Suzi kemudian menarik napas dalam-dalam dan tanpa berpikir dia bergerak secara reflek untuk menebas ghost yang ada di hadapannya, hasilnya dia langsung membelahnya menjadi dua bagian setelah memantapkan hatinya.


Jadi, ini lah kenapa dia berhasil menunjukkan kekuatan yang luar biasa disaat berlatih menebas benda mati tetapi sangat berbeda jauh dengan melawan makhluk hidup.


Lan Suzi sekarang terlihat berpikir cukup lama di sana dengan memegangi bibirnya, "Apakah aku terlalu takut untuk melukai mereka? Lalu apa yang harus aku lakukan sekarang?"


Belum sempat Lan Suzi untuk menemukan jawabannya, tiba-tiba saja ada sebuah suara yang mengagetkannya dari belakang.


"Oh, akhirnya kau sudah berhasil mengalahkannya."

__ADS_1


"Aaah... Aku sudah bosan untuk menunggu."


"Tadinya kupikir kau akan membutuhkan waktu sampai seharian untuk mengalahkannya."


"Aku malah berpikir kita tidak akan pernah keluar selamanya dari sana."


"Hei, kalian jangan terlalu jahat kepadanya."


"Hahaha."


Ketiga belas orang dari The Traitors guild sekarang muncul dari balik hutan dan tertawa dengan kencang saat mendekati Lan Suzi.


Lan Suzi yang melihatnya hanya berdiri mematung dan tergagap di sana, "Ke, Kenapa kalian semua bi-bisa ada di sini? Bukankah kita memutuskan untuk berpencar dan pergi mencari monster sendiri-sendiri?"


Mereka semua yang mendengarnya kemudian berhenti tertawa dan melihat kearah Lan Suzi dengan penuh keheranan.


"Hahaha, kau ternyata masih belum berubah."


"Benar kami tidak memiliki maksud yang lain, hanya dendam lama yang belum terbalaskan."


"Kalian, berhentilah untuk menakuti Lan Suzi."


Baik para perempuan dan laki-laki yang ada di sana sangat tidak sabar untuk memulainya, Teo yang melihatnya dari paling belakang, hanya tersenyum lebar karena semuanya persis dengan apa yang dia harapkan.


Lan Suzi yang menyadari niat buruk dari semua orang kemudian mengangkat pedangnya bermaksud untuk membela dirinya.


...***...


Kembali ke masa lalu, ada sebuah kejadian yang membuat Sunny Guild sempat terpuruk dan melibatkan tiga belas orang akhirnya dipecat dari sana.


Tiga belas orang itu adalah player yang memiliki bakat luar biasa dibandingkan player yang lain, salah satu dari mereka bahkan menjadi nomor satu di generasinya.

__ADS_1


Mereka terlalu sombong dan angkuh dengan kekuasaannya karena mendapatkan uang yang luar biasa banyak dan sumber daya dari guild nya.


Mereka terus hidup dengan berfoya-foya dan bersenang-senang di dalam pulau, mereka menganggap bahwa di dalam pulau mereka adalah rajanya bahkan sampai merendahkan para warga yang ada di bawahnya dan tidak beruntung.


Padahal mereka semua juga memiliki latar belakang yang sama dan tidak berbeda jauh dengan mereka bahkan lebih buruk lagi sebelum mereka menjadi seorang player, hal itu tidak menjadikan mereka menjadi seorang manusia yang lebih baik lagi tetapi malah sebaliknya.


Suatu saat mereka semua menjadi lebih serakah lagi dan menginginkan lebih banyak lagi uang serta kekuasaan. Mereka semua kemudian melakukan korupsi dalam jumlah yang super luar biasa banyak dan bersama bekerja sama dengan para pegawai di sana.


Orang yang pertama menyadarinya saat itu adalah Lan Suzi, di saat mereka semua akan melakukan leveling bersama dengannya dia melihat semua senjata, armor, aksesoris bahkan artefak dengan kelas yang sangat tinggi.


Lan Suzi juga sudah berulang kali mengingatkan kepada mereka untuk berhenti melakukannya, tetapi mereka tidak menggubrisnya dan tetap saja melakukannya.


Setelah satu tahun berlalu dan tidak ada perubahan sama sekali dari mereka semua, Lan Suzi kemudian melaporkannya, tetapi dia sangat terkejut setelah menemukan bahwa semua pegawai telah bekerja sama dengan para jenius berbakat itu.


Akhirnya tidak ada yang bisa dilakukan oleh Lan Suzi di sana, dia malah mendapatkan amarah dari mereke bertiga belas dan menjadikan Lan Suzi sebagai kacung mereka.


Dua tahun kemudian berlalu keuangan Sunny Guild menjadi semakin buruk saja, bahkan pernah guild itu tidak menerima player dari generasi terbaru sampai dua kali.


Sampai akhirnya ada seorang player yang baru saja dipindahkan dari Silvergold Guild untuk membantu Sunny Guild karena satu hal, dia adalah Jun Ichiro.


Jun Ichiro yang baru pertama kalinya melihat Lan Suzi saat itu menjadi tertarik kepadanya dan mendekatinya. Setelah satu bulan berlalu, Lan Suzi akhirnya menjadi lebih dekat dan melaporkannya kepada Jun Ichiro yang saat itu baru saja diangkat menjadi Kapten Guild.


Lan Suzi yang telah melaporkan mereka semua dan tidak mengharapkan hasil apapun dari Jun Ichiro, dia menjadi menganga karena hanya dalam waktu seminggu saja semuanya menjadi terkuak dan ketiga belas orang itu akhirnya dikeluarkan dari Sunny Guild.


Karena telah melakukan korupsi selama tiga tahun sampai jutaan keping koin dan menghasut para pegawai untuk mengikutinya, mereka semua sekarang dipecat, membayar sejumlah denda, dan dipenjara selama dua tahun.


Lan Suzi juga tidak percaya akan mendapatkan hadiah dari hasil melaporkannya, dia berlompatan ke sana kemari setelah membuka hadiahnya yang berupa katana kristal berwarna biru dengan kelas ( C ).


Ketiga belas jenius itu kemudian mendirikan guild nya sendiri setelah terbebas dengan uang hasil menjual semua item kelas tinggi yang mereka beli. Sampai waktu berlalu dan mereka berhasil membuat guild nya menjadi kelas menengah yang disegani semua orang.


+++++

__ADS_1


__ADS_2