Hero Of Bugs: Players

Hero Of Bugs: Players
HOBs: Amateur player | 75 |


__ADS_3

Chp. 75 Level 12 : Menuju Tower Lantai Sepuluh(9) - Player Misterius(2).


...***...


"Ugh. Siapa Kau sebenarnya... To-Tolong ampuni Aku... Kumohon..." Seorang pria bermasker gas hitam sedang memohon dan meminta pengampunan dengan nada yang sangat lembut, dia menatap remaja yang ada di hadapannya seperti melihat setan saja.


"Slash."


[ + 1.020 EXP ]


Evans menebas player bermasker gas dengan tampang yang datar dan cuek seperti yang biasanya.


"Tidak ada apa-apa di sini." Evans melihat banyak drop item yang dijatuhkan setelah membunuh salah satu pemimpin dari kelompok penjahat.


Tetapi tidak ada yang bagus dan hanya item sampah yang berserakan di sana, Evans yang tidak tertarik kemudian menuju ke benda yang menjadi tujuan utamanya. Benda ini bukanlah item hanya sebuah masker gas biasa dan berwarna hitam.


Evans mengambil masker ini dan mengenakannya, "Topeng ini sama sekali tidak nyaman."


Setelah Evans mengenakan dan berulang kali memposisikan masker gas, dia kemudian keluar dari sebuah gang tempat dimana dia membunuh salah satu pemimpin dari kelompok penjahat Black Masked Gass.


Evans lalu melanjutkan perjalanannya untuk menuju ke pusat kota, "Sepertinya di sana sedang terjadi pertempuran yang sangat seru."


Evans melihat sebuah tornado api yang menabrak kaki gunung dan meledak di sana dengan tatapan setengah kagum. Setelah cukup lama menatapnya Evans lalu melanjutkan perjalanannya, dia kemudian bertemu dengan sekelompok penjahat yang sedang ribut berdiskusi akan sesuatu.


Evans tersenyum tipis saat melihat mereka, dia dengan perlahan mendekat dan mengeluarkan senjatanya yang ada di pinggang. Tetapi tidak disangka salah seorang dari mereka tiba-tiba saja berbalik dan tidak sengaja melihat Evans yang setengah mengeluarkan pedang dari sarungnya.


"Apa yang Kau lakukan di sana, cepatlah kesini idiot!" Penjahat ini sepertinya sudah menganggap Evans seolah rekannya sendiri dan kemudian berbalik untuk menarik paksa tangan Evans, "Kita semua sedang dipanggil cepatlah, kenapa Kau malah terlihat seperti orang linglung sialan!"


Evans yang bersiap menebas dan bertarung dengan kelompok yang ada di depannya kemudian mengurungkan niatnya, dia menyarungkan kembali pedangnya dan memilih mengikuti mereka, "Kemana Kita akan pergi."


"Hah? Pertanyaan konyol macam apa itu. Kita akan pergi ke sana bodoh." Penjahat ini menunjuk ke arah pusat kobaran api sedang berkobar.


Evans kemudian menyusup dan memilih mengikuti mereka dari belakang.


**


Dalam perjalanannya ini, Evans melihat beberapa kelompok penjahat yang sedang berlari menuju ke pusat Kota, mereka kemudian bersatu dengan kelompok Evans yang juga searah dengan mereka.


"Hei! Kenapa Kita diminta untuk kembali berkumpul?"

__ADS_1


"Aku tidak tahu, semoga saja hal buruk sedang tidak terjadi di sana."


Mereka semua kemudian kembali melanjutkan perjalanannya, tetapi semua orang ini tidak menyangka jika beberapa anggota mereka telah menghilang.


Karena jumlah mereka yang sangat banyak itu, membuat mereka tidak terlalu memperhatikan sekitarnya dan tetap melanjutkan perjalanannya, sampai salah satu orang dari mereka akhirnya kembali tersadar dengan jumlah mereka yang sepertinya berkurang.


"Apakah cuma perasaanku atau kelompok Kita semakin berkurang?"


"Cuma perasaanmu saja bagaimana mereka bisa berkurang, Kau ini hahaha."


"Hmm. Kurasa Kau benar haha. Maaf Maaf." Mereka semua kemudian melanjutkan kembali perjalanannya, tanpa melihat raut wajah salah satu anggota paling belakangnya.


**


Evans sekarang sedang tersenyum tipis setelah mendengarnya, dia kemudian kembali menghilang dengan menggunakan skill-nya.


< Stealth Like A Assasin > < D >


Evans menarik kembali salah satu dari mereka, dia membekap mulutnya dan dengan menggunakan kekuatannya Evans berhasil membunuhnya setelah menariknya masuk ke dalam gang yang sepi. Semua ini dia lakukan tanpa menimbulkan suara sedikitpun.


Evans yang sudah melakukan berulang kali hal semacam ini bahkan sudah puluhan orang terbunuh, hanya menunjukan wajah yang dingin.


"Jleb." Evans yang menarik salah satu dari mereka kemudian menusuknya dari belakang menggunakan pedangnya sampai menembus keluar dadanya.


Orang ini sudah mencoba melawan dan memberontak saat Evans akan membawanya bahkan sampai saat Evans menusuknya, tetapi dirinya masih kalah dengan kekuatan Evans.


[ + 700 EXP ]


"Siapa Kau sialan?!"


"Cih. Dia adalah penyusup berhati-hatilah! Dia juga adalah seorang Assasin yang pro, Dia menghilang dan membunuh salah satu dari Kita dengan mudahnya." Semua orang melihat Evans dengan bergidik ngeri.


Setelah menyelesaikan urusannya Evans kemudian melihat kelompok ini, dia berjalan mendekat dengan perlahan kearahnya.


Respon yang mereka tunjukan saat melihat Evans yang semakin mendekat adalah bergemetaran dan mundur kebelakang, beberapa bahkan terlihat memohon kepadanya.


"Ap-Apa Kau mau melepaskan Kami Tuan. Kami mohon?"


"Ka-Kami sungguh tidak sengaja berada di sini, sungguh. Jadi... Kami ijin permisi kalau begitu, ma-maaf bila mengganggu waktunya hehehe..." Salah satu dari mereka tertawa canggung sembari menggaruk kepalanya.

__ADS_1


"Kenapa Kita harus memilih jalan ini sih-?" Sepertinya setelah melihat kelompok Evans yang sebelumnya, mereka berniat untuk bergabung dengannya sehingga menyusul melalui gang ini, kebetulan juga di sana mereka melihat semua yang baru saja terjadi.


< Stealth Like A Assasin > < D >


Tanpa mendengarkan mereka semua tiba-tiba saja Evans menghilang dari pandangan semua orang, "Gawat!!" Batin mereka semua.


Sedetik kemudian salah satu dari mereka jatuh ke tanah dan perlahan menghilang ke udara, disusul juga dari belakang salah satu dari mereka mengikutinya. Hal ini langsung membuat semua orang semakin pucat saja.


[ +800 EXP ]


[ +600 EXP ]


[ +900 EXP ]


....


Evans menghela napas pelan setelah membunuh mereka semua satu persatu, dia melihat ke langit sembari menyarungkan kembali pedangnya, "Maaf, Aku tidak mendengarkan. Aku harus segera menyusul semua orang yang ada di depan."


Evans lalu segera bergerak untuk mengejar rombongannya.


**


Evans akhirnya melihat kelompoknya yang pertama, dia tersenyum karena jarak mereka yang tidak begitu jauh, "Apakah mengambil satu orang lagi, masih ada cukup waktu." Batin Evans yang memikirkan untuk mengambil sekali lagi atau tidak.


Tetapi tidak perlu Evans memikirkannya lagi, dia melihat mereka semua akhirnya berhenti. Mereka telah mencapai pusat Kota, banyak orang yang sedang berkumpul dan bertarung di sana.


"Kalian semua apa yang sedang kalian lakukan, cepat bunuh mereka semua!"


Semua orang terkejut mendengarkan seseorang berteriak dari jarak yang lumayan jauh, Evans kemudian berbalik dan mencoba untuk melihat siapa orang itu.


"Apakah Dia adalah Code-024?" Evans sedikit mengerutkan dahinya melihat pengguna tombak itu.


"Apa yang Kau lakukan cepat bergeraklah!"


"Kapten sudah memanggil cepat bergabung dengan yang lain di sana."


Mereka semua saling mendorong dan bergerak untuk berkumpul ke satu tempat, Evans yang melihatnya kemudian membaur dan mengikuti semua orang dari belakang.


"Sial, Apa yang sebenarnya terjadi... Apakah Kita sedang terpojok?! Tidak, tidak. Kita tidak boleh gagal dalam misi kali ini..."

__ADS_1


"Apa yang terjadi jika Kita semua gagal." Evans tiba-tiba saja muncul dan bertanya kepada orang itu. Wajahnya begitu cemas dan kusut saat menatap Evans.


__ADS_2