
Chp. 87 Level 12 : Menuju Tower Lantai Sepuluh(21) - Evans vs Laurent(7).
"Hm... Aku sama sekali tidak tahu, apa yang membuatnya seperti itu. Bocah itu tidak memiliki semangat atau pun terlihat serius. Tidak, kurasa hal itu masih kurang tepat. Dia..."
Kakek itu hanya menghela napas panjang tidak menemukan kata yang tepat untuk menggambarkannya, dia kemudian mulai bergerak dan berjalan mendekati tempat pertarungan Evans dan Laurent.
**
Napas Evans menjadi sangat memburu sekarang, tubuhnya sudah merasakan kelelahan yang luar biasa.
Seharian ini Evans terus-menerus bertarung dan bertarung, dia melawan banyak sekali monster dari lantai pertama sampai kelima, melawan ratusan anggota Black Masked Gass. Dia juga melawan Bos musuh, Code-024, dan sekarang Evans harus melawan Bos musuh sekali lagi.
Evans yang memikirkannya hanya menggelengkan kepalanya pelan, inilah alasan kenapa dia tidak ingin mendaki Tower.
Tidak akan ada apa-apa juga di sini, untuk apa sebenarnya semua orang melakukannya.
Jika hanya menjadi kuat, mendapatkan kekuasaan, menjadi orang yang dikenal semua orang, atau harta yang berlimpah.
Lalu setelahnya apa?
Hanya kehampaan yang akan mereka dapatkan.
Apakah mereka akan hidup selamanya seperti itu.
Evans yang memikirkan semua itu di tengah pertarungannya kemudian tersadar dengan suara seseorang di depannya.
"Kenapa kau malah melamun. Jika aku ingin menyerangmu sekarang kau sudah terbunuh, kau tahu itu?!" Laurent menatap Evans dengan geram sampai merapatkan giginya.
"Untuk apa sebenarnya kita bertarung?"
"Huh?! Pertanyaan gila macam apa itu?" Laurent melotot kearah Evans cukup lama dan berteriak, "Kau sudah membunuh ratusan orang-orangku, kau juga sudah melukai sahabatku. Apalagi alasan kuat untuk tidak membunuhmu-!"
"Lalu kenapa kau tidak melakukannya tadi."
Laurent hanya terdiam mendengarnya, dia juga tidak mengerti kenapa melakukannya, "Baiklah jika itu maumu, maka mati lah!"
Evans yang melihat Laurent mulai berlari dengan sangat cepat kearahnya, kemudian mulai bergerak. Dengan tombaknya itu Evans mendobrak air di bawahnya sekuat tenaga sampai membuat air di dalamnya berhamburan ke udara.
Laurent yang tinggal selangkah lagi dari Evans menjadi tidak bisa melihat dan berdiri di tempatnya, dia hanya melirik ke sana kemari seperti orang yang linglung, "Sialan!"
Tiba-tiba saja dari belakangnya, Laurent merasakan dinginnya sebuah besi dan tepat menancap di lukanya yang sebelumnya.
"Boom!" Evans dengan cepat mengayunkan tombaknya itu ke bawah dan membuat tubuh Laurent sekarang tersungkur di tanah dengan tombak yang masih melekat dan semakin dalam menembusnya.
__ADS_1
Laurent sekarang berada di atas lantai dengan batu kolam dan air panas yang menggenang di atasnya, sebuah retakan juga terlihat di masker gas nya.
Mulut Laurent sekarang tersedak air panas yang masuk melalui lubang-lubang topengnya, dia terbatuk berkali-kali, "Uhuk! Uhuk! Jadi, dia masih memiliki kekuatan seperti ini?"
Dengan kekuatannya Laurent sekarang mencoba untuk bangkit dari posisi terjatuhnya, dia mencoba mengangkat tubuhnya ke atas dengan sekuat tenaga tetapi tidak bisa karena seseorang.
Evans tidak membiarkannya terjadi, dia tetap membekap Laurent di atas air panas dan menahan kekuatannya itu menggunakan tombak yang masih melekat di atas lehernya.
"Brengs*k-!" Laurent mengumpat kencang di atas air.
Sayangnya kekuatan Laurent jauh lebih kuat daripada Evans karena perbedaan levelnya yang sangat jauh, beberapa detik kemudian Laurent mencapai permukaan.
Hampir saja Laurent bisa mengambil napas di atasnya, dia kembali ditekan oleh tenaga Evans.
Evans sekarang berdiri menggunakan satu kakinya yang menginjak kepala Laurent.
Hebatnya Laurent dengan kekuatannya sekali lagi hampir bisa mencapai permukaan tetapi lagi-lagi digagalkan oleh Evans.
Evans menggunakan satu lagi kakinya untuk menginjak ke badan tombaknya dan menekan Laurent untuk jatuh ke bawah, dia sekarang berdiri di atas Laurent.
Laurent yang ditekan ini sekarang tidak bisa lagi bernapas dan hanya bisa berontak dengan menggeliat ke sana kemari di atas kolam.
Banyak sekali gelembung air yang dia hasilkan di bawah kolam, Laurent tetap melawan sampai beberapa menit telah berlalu dan Laurent tetap masih mencoba melawan.
Lima menit kemudian Laurent menjadi lebih tenang sekarang, satu sampai tiga gelembung air juga keluar dari masker gas nya.
Setelah sepuluh detik berlalu, Evans yang berpikir Laurent telah pingsan dan akan turun dari atas tubuhnya, tiba-tiba saja merasakan sebuah angin yang sangat kencang menerpa dan melewati mereka.
Angin itu sekarang berayun di langit dan berputar dengan sangat cepat lalu saling merajut untuk membuat sebuah bola.
Evans yang melihatnya kemudian menjadi penasaran dan sedikit mengernyitkan keningnya.
Setelah beberapa detik mengamatinya tiba-tiba saja dari bawahnya.
"Boom!"
Evans merasakan sebuah tekanan angin yang sangat kuat sampai menghempaskan nya ke langit.
Evans yang tidak tahu apa yang sedang terjadi kemudian terus terbang sembari memegangi tombaknya dan pada akhirnya dirinya sekarang terjatuh tepat ke sebuah bola angin di atasnya.
Di bawahnya tubuh Laurent sekarang mengeluarkan aura yang berwarna kehijauan terang dan angin yang sangat kuat berhamburan keluar dari tubuhnya.
Dia kemudian berdiri dari posisi tidurnya dengan memegangi belakang lehernya, Laurent lalu melemaskannya sampai leher itu berbunyi klik.
__ADS_1
< Super Wind Explosive : Planetto Burst > < A >
Bola itu menjadi semakin besar saja setelah mendapatkan makanannya, Evans yang berada di dalamnya sekarang menjadi terombang-ambing ke sana kemari.
Bola ini jika dilihat dari luar mirip dengan sebuah selendang angin yang menggumpal dan terus bergerak menjadi semakin besar.
Laurent yang melihatnya hanya tertawa kencang dan berteriak dari bawah, "Sekarang tamatlah riwayatmu brengs*k!"
"Woosh!" Aura Laurent sekarang menghempaskan sekitarnya dan membuatnya terbang, dia sekarang bergerak menuju bola angin yang dibuatnya itu.
Laurent tidak dapat menahan tertawanya saat terbang bahkan setelah dirinya masuk ke dalam bola angin itu, dia masih tetap tertawa sampai mencapai ke tengahnya.
Laurent kemudian terbang dengan sangat cepat menggunakan auranya untuk mengikuti Evans dari belakang yang masih terombang-ambing ke sana kemari sampai menyusulnya.
Dengan senjatanya itu, Laurent sekarang menjadi beringas dan mencabik-cabik tubuh Evans yang tidak berdaya di udara.
Dari luar Laurent seakan terlihat seperti terbang ke kanan maupun ke kiri, dia seperti melompat dan memantul di langit saat menyerang Evans.
Sudah tidak terhitung lagi berapa jumlahnya sekarang, tetapi tubuh Evans sudah mendapatkan puluhan garis-garis luka dari Laurent.
________________
[ Skill Card : A ]
Super Wind Explosive : Planetto Burst.
Sihir ini memanggil angin dalam jumlah yang luar biasa dan membentuk sebuah planet angin raksasa.
Di tempat ini, player akan menerbangkan musuhnya dan memberikan efek stun dan dizzy. Sehingga musuh tidak akan dapat bergerak selama di dalam area sihir.
Memberikan peningkatan stats sebesar 20% kepada player dan menurunkan stats musuh sebesar 50%.
Syarat penggunaan : Membutuhkan mana yang luar biasa banyak 150 MP untuk menggunakannya. Mana akan dikonsumsi secara berkala 10 MP/detik untuk mempertahankan sihir.
Cooldown skill : 24 hours.
________°_________
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Jika lupa tinggalkan like dan komentar di bawah, Ok
(ノಥ,_」ಥ)ノ彡┻━┻
__ADS_1
+++++