Hero Of Bugs: Players

Hero Of Bugs: Players
HOBs: Intermediate player | 122 |


__ADS_3

Ah. Aku lupa mengatakannya tetapi mobil ini memiliki nama di ujung kepalanya. Nama itu sangat jelas ditulis dengan gaya tulisan latin.


"Macchina Fantasma" atau bisa dipanggil mobil hantu.


Nama itu sampai sekarang masih tertempel dan tidak dapat dihilangkan meskipun aku sudah meminta para teknisi di bengkel untuk mengganti nama yang aneh ini.


Setelah menyelesaikan satu putaran mengelilingi pulau di sana. Aku kembali teringat dengan tujuanku.


Maaf, aku sungguh melupakan bisnisku di sini dan malah terlalu asik mengendarai mobil hantu ini.


Mungkin... Satu putaran lagi tidak masalah, kan?


'Aaah. Sangat menyenangkan. Sudah berapa putaran tadi itu?'


Melihat Tower besar di depan membuatku bertanya-tanya. Meskipun sedikit tidak masuk akal, tetapi setengah dari dalam tubuhku mengatakan untuk pergi. Aku kemudian mencoba untuk menembus Tower itu, dan hasilnya mataku melebar tidak percaya.


Mobil hantu tiba-tiba saja menjadi transparan saat bersentuhan dengan dinding, dan perlahan semakin masuk ke dalam dan menembusnya.


Mobil ini bahkan tidak memerlukan bensin, tidak juga mengambil mana dari player yang mengendarainya.


Ditambah, mobil ini bisa menembus lantai Tower?


"Ini sungguh gila."


Aku tersenyum tipis dan berdecak kagum.


Sekarang, apakah aku harus melakukan putaran sekali lagi di Tower lantai pertama ini?


**


Tiba di pojokan lantai pertama, aku mendaratkan mobil hantu ini di depan Malika.


Sesuai perkiraan. Malika sudah berbuah di sana dan memberikan satu buah iblis.


Selanjutnya adalah lantai atas sampai ke lantai dua belas. Aku mendongak melihat ke langit-langit karena sudah tidak sabar lagi.


Perjalanan dari lantai pertama sampai lantai kedua belas, tidak mungkin bisa dicapai dalam sepuluh menit. Mungkin. Aku adalah orang pertama yang bisa melakukannya.


Aku berhasil memanen total jumlah 78 buah iblis hari ini, dan besoknya Malika akan memberikan sekali lagi buah iblisnya kepadaku.


Satu buah iblis akan memberikan exp sebesar + 1.000 poin. Jika aku mengkonsumsi 78 buah maka total mendapatkan 78.000 EXP.


Artinya menjadi yang terkuat dan mengalahkan para Advanced player dari berbagai generasi sebelumku masih mungkin untuk dilakukan.

__ADS_1


Turnamen akan di mulai dalam waktu 3 bulan lagi. Jika mengumpulkan seluruhnya 1 bulan dengan 78 buah iblis. Maka...


78×30 ( 1 bulan ) \= 2.340 buah iblis


2.340×3 ( 3 bulan ) \= 7.020 buah iblis


Sekarang aku menjadi mengerti alasan kenapa menjadikan petani sebagai sebuah bug di sini. Semua ini juga masih dilakukan di lantai ke dua belas, artinya aku mengumpulkan total keseluruhannya + 7.020.000 exp.


Semua itu diperoleh tanpa perlu repot-repot melawan monster di setiap lantai.


Apa yang terjadi jika aku sampai menanam Malika di lantai ke seratus?


Aku tidak memikirkannya lebih lanjut dan lebih memilih memasukkan semua buah iblis hari ini ke dalam layar inventori player.


Sekarang. Malam sudah sangat larut, mungkin sekitar jam 2 malam. Aku kembali dengan perasaan bahagia dan hati yang ringan.


Pagi hari terdapat kabar yang mengejutkan di [ Tower.site ].


Mantan pemimpin Guild Besar, Moonlight Guild. Massa Koujiro berhasil melarikan diri dari penjara paling berbahaya di dunia. Hal itu terjadi saat lantai keenam sedang mengalami kekacauan.


Para Guild Besar mengerahkan banyak anggotanya untuk menyelidiki kejadian itu lebih lanjut, tetapi malah terkena jebakan musuh dan hasil akhirnya Massa Koujiro dan orang-orang berbahaya serta kuat berhasil melarikan diri.


Jadi itulah kenapa Black Masked Gass melakukan penyerangan di sana. Aku langsung mengerti hal itu setelah membacanya.


Massa juga merekrut para narapidana yang kabur bersamanya untuk ikut bergabung ke dalamnya.


Ada juga kabar tentang kembalinya Sang Legenda, Shigeo. Kakek itu rupanya juga bergabung ke dalam "Cawan Suci".


"Ah. Pantas saja aku tidak asing dengan simbol organisasi itu. Ternyata benda-- Tidak. Token yang diberikan kakek itu adalah..."


Jadi token yang kubuang adalah salah satu tanda jika orang itu telah diakui dan menjadi salah satu pemimpin terhormat dari Cawan Suci.


Aku menghela napas di sana. Dengan membuang benda itu, aku bersyukur karena terhindar dari masalah yang akan bertambah lebih merepotkan lagi.


Setelah membaca semua itu di layar sistem, aku turun dari ranjang yang sama sekali tidak nyaman ini. Ranjang ini tidak memiliki apapun selain kain tipis dan menggantung berwarna kehijauan. Bahkan jika sedikit bergerak saja maka ranjang ini akan berbunyi seolah terjadi gempa bumi.


Kami semua. Anggota dari Paguyuban Usaha Tani masih tidur di tenda besar dekat tepi pantai, dengan masing-masing tenda perempuan dan laki-laki terpisah.


Melihat tenda ini sudah kosong, hanya menyisakan aku seorang diri di sini. Aku segera bergegas keluar dari tenda dan pergi ke kamar mandi umum di samping asrama.


Tetapi setelah keluar, aku melihat pemandangan yang ganjil di sini. Orang-orang sedang berkerumun di depan tenda dan membicarakan fenomena yang ada di depannya.


Tower menyala dan memancarkan warna kehijauan sampai ke langit.

__ADS_1


"Cepat sekali. Kukira akan lebih lama lagi."


"Kau benar. Kau pikir berapa jumlah orang-orang yang akan menjadi player nanti?"


"Hmm. Entahlah. Aku tidak tahu."


Aku sedikit mengernyitkan keningku karena penasaran apa yang sebenarnya mereka maksud. Tetapi saat akan menanyakan apa yang terjadi, Pak Tua Hendra tiba-tiba saja datang dan muncul di belakangku.


"Oh. Para player baru akan segera datang."


"Para player baru."


"Benar. Tanda tower berwarna hijau itulah yang menunjukkan tandanya. Setelah tanda itu muncul, para player sama sekali tidak boleh masuk ke dalam Katedral sampai cahaya menghilang."


Jadi begitu yang terjadi sebelum aku memasuki pulau. Para newbie akan memilih kertas job terlebih dahulu di sana dan membiasakan diri dengan jobnya di ladang slime selama dua hari.


"Baiklah. Evans kau akan mendapatkan pekerjaan di sini. Berhubung aku sekarang sedang sibuk dengan masalah perbaikan paguyuban. Jadi tidak akan ada perayaaan atraksi epic seperti yang kemarin."


Seketika terdengar sorak sorai gembira dari para anggota yang mendengarnya.


"Ada apa dengan kalian, apakah kalian sangat kecewa dan tidak menerimanya? Kalau begitu--"


Semua orang langsung menggelengkan kepalanya dan menolak perkataan Hendra. Mereka kemudian pergi dengan sangat cepat menjauh darinya.


"Cih. Dasar, orang-orang yang tidak dapat diharapkan."


Mengingat apa yang dilakukan paguyuban kemarin, waktu aku menjadi newbie. Mereka semua menari dan didandani dengan cantik, beberapa bahkan dipaksa membawa simbol bendera paguyuban yang sangat tinggi dan berat.


Sedangkan Hendra hanya tertawa di belakangnya. Dia sama sekali tidak membantu di sana, jadi pantas jika semua orang membenci melakukan atraksi itu.


"Jadi apa yang akan aku lakukan."


"Karena di sini hanya kalian berempat yang memiliki mobil. Maka kalianlah yang akan bertanggung jawab dan membawa calon anggota keluarga kita."


Jadi intinya adalah aku dan tiga bersaudara di sini, mendapatkan tugas untuk membawa para newbie kemari dalam dua hari dari sekarang.


"Kau mengerti?"


"Ah. Baik."


- Persiapan Turnamen.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

__ADS_1


__ADS_2