
Chp. 71 Level 11 : Menuju Tower Lantai Sepuluh(6) - Black Masked Gass(2).
Dari belakang Lan Suzi dengan cepat menancapkan pedangnya tepat mengenai dada si penjahat dan bahkan sampai menembusnya, penjahat yang mengenakan masker gas ini hanya berontak sedikit saja sebelum akhirnya menghilang dengan perlahan dan menjadi butiran cahaya.
Lan Suzi berhasil membunuhnya dengan satu tarikan napas saja. Dua orang penjaga yang melihatnya kemudian tertegun, salah satu orang dari mereka saja sudah bertarung dengan mati-matian tetapi Lan Suzi dapat menembusnya hanya dengan satu gerakan mudah.
Penjaga yang terluka ini kemudian mendapatkan pengobatan dari rekannya menggunakan Skill < Heal >.
Luka yang banyak mengeluarkan butiran cahaya perlahan menutup meskipun belum secara sempurna. Lan Suzi yang melihatnya lalu memberikan satu buah botol potion kepada penjaga yang terluka agar dapat pulih sepenuhnya.
Setelah mengambil napas sejenak, penjaga yang terluka ini sekarang sudah mampu untuk kembali berdiri. Lan Suzi yang melihatnya kemudian bertanya tentang semuanya, apa yang sedang terjadi, dan apa yang menjadi tujuan utama dari musuh sebenarnya.
"Mereka menyebut dirinya sebagai kelompok perampok 'Black Masked Gass'. Seluruh anggotanya memakai masker gas berwarna hitam dan tujuannya jika tidak salah yaitu... Untuk pihak Kita menyerahkan seluruh uang yang Kita punya kepada mereka. Jika tidak maka mereka semua akan menghancurkan seluruh area Lantai Keenam!"
Penjaga ini kemudian menatap Lan Suzi dengan penuh harapan, dia juga sudah mendengarkan dari rekannya, jika Lan Suzi adalah seorang anggota dari salah satu guild besar.
Semoga Lan Suzi dapat membantu mereka untuk mencegah kejadian ini agar tidak menjadi lebih buruk lagi atau mereka terpaksa untuk menutup bisnisnya.
Kedua penjaga ini akhirnya bersujud meminta tolong kepada Lan Suzi. Mereka tahu seberapa kuat anggota dari Guild Besar, mereka juga tidak heran kenapa Lan Suzi bisa dengan mudah membunuh seorang player dengan hanya menggunakan satu jurus.
Lan Suzi yang mendengarkan sejak tadi mulai merasakan sakit di kepalanya, dia kemudian bertanya kepada keduanya, "Apakah kalian sudah mencoba untuk menghubungi pihak dari Guild Besar?"
Kedua penjaga ini mengangguk untuk menjawabnya, "Sudah lama Kami lakukan, tetapi... Bantuan mungkin akan tiba besoknya..." Mereka menghela napas saat memikirkannya.
Semua Markas dari Guild Besar kebanyakan berada di luar Tower. Sehingga untuk menuju Lantai Keenam, mereka akan membutuhkan waktu paling cepat adalah enam jam perjalan, jika saja mereka tidak bertemu dengan monster yang mengganggu di setiap lantainya.
__ADS_1
Karena memakan waktu yang sangat lama ini, bantuan mereka sama sekali tidak dapat diharapkan untuk saat ini. Jika bantuan mereka sampai pun pastinya akan datang sangat terlambat dan semuanya sudah lama berakhir.
Setelah menginjakan kaki di Lantai Tower, hukum rimba di sini seolah diciptakan dan sudah menjadi pengetahuan yang umum bagi semua orang.
Asalkan saja Keenam Guild Besar tidak mengetahui apa yang sedang terjadi di dalamnya maka mereka masih akan baik-baik saja. Semua ini tercipta karena kurangnya pengawasan dari pihak Guild Besar di setiap Lantai Tower.
Keenam Guild Besar tidak pernah menyangka jika akan ada orang-orang yang berani menyerang para player lemah menggunakan kekuatan mereka secara terang-terangan seperti ini, kasus seperti ini baru pertama kalinya terjadi.
"Tetapi, tetap saja tidak mungkin ada orang yang berani berbuat sampai seperti ini. Musuhnya adalah Enam Guild Besar, melakukan pelanggaran ringan saja mereka akan diburu sampai ke ujung pulau. Apalagi semua ini mereka lakukan hanya demi uang?" Lan Suzi berpikir keras mencari motif mereka yang sebenarnya.
"Huff... Sudahlah, lupakan. Sekarang lebih baik fokus dengan masalah yang ada di depan Kita." Lan Suzi kemudian melihat para penjaga ini yang melihatnya dengan tatapan bingung.
"Ayo Kita kumpulkan semua orang. Kita akan membantu para penjaga yang lain dan bersama mengalahkan pemimpinnya di sana." Lan Suzi menunjuk daerah yang paling banyak mengalami kerusakan dan juga di sana terlihat banyak sekali orang yang sedang berkumpul.
Lan Suzi kemudian berjalan paling depan dan memimpin yang lain. Mereka tidak bergerak menuju pusat pertempuran tetapi mencari penjaga yang lain terlebih dahulu.
**
Setelah berlari cukup lama, Lan Suzi dan yang lainnya sampai di pinggiran medan pertempuran. Meskipun di pinggiran tetapi sudah ada banyak sekali bangunan yang rusak dan api yang berkobar di sini.
Lan Suzi segera melihat ke sekitar tetapi tidak menemukan satupun orang di sini. Mereka kemudian memberanikan diri untuk masuk lebih dalam lagi menuju pusat medan pertempuran. Setelah mereka berjalan cukup lama dengan sikap yang waspada dan bersiap untuk menarik senjatanya kapan saja.
Mereka mulai mendengar suara pertempuran di dekatnya dan berlari menghampirinya, mereka menemukan lima orang penjaga yang sedang melawan sepuluh orang penjahat yang mengenakan topeng gas di wajah mereka.
Lan Suzi segera berlari untuk membantu bersama dengan dua orang penjaga di belakangnya. Lan Suzi berhasil membereskan satu orang dari mereka, kemudian mengepung sembilan orang yang lain dari belakang.
__ADS_1
Sembilan orang ini sangat fokus dengan lawan yang ada di depannya. Mereka terkejut dengan kehadiran Lan Suzi dan dua orang di belakangnya, setelah melihat salah satu dari mereka terbunuh dan menghilang menjadi cahaya.
Sedangkan untuk pihak para penjaga, mereka merasakan senang dalam hati mereka karena melihat bala bantuan telah tiba untuk membantu mereka.
Mereka semua kemudian bertarung dengan mengeluarkan skill dan kemampuan mereka. Pertempuran berlangsung dengan sengit dan cepat, bahkan ledakan sering terjadi di sana.
[ + 1.200 EXP ]
[ + 1.100 EXP ]
[ + 1.050 EXP ]
[ + 980 EXP ]
....
Lan Suzi dengan yang lainnya berhasil membunuh semua penjahat ini dengan memecah konsentrasi mereka. Mereka sangat terganggu dan kesulitan untuk menghadapi serangan yang berasal baik dari depan maupun belakang mereka.
Setelah sepuluh orang ini terbunuh dan meninggalkan item drop, Lan Suzi kemudian bergabung dengan penjaga yang lainnya tanpa memeriksa item-item yang dijatuhkan milik musuh, mengingat mereka hanya memegang senjata dengan kelas rendah.
Mereka semua takjub dengan kekuatan Lan Suzi, tidak disangka dia bisa membunuh lima dari sepuluh orang ini dengan cepat dan efektif. Teknik berpedang yang Lan Suzi gunakan sangat mendominasi di sini.
Tiba-tiba saja seorang penjaga muda begitu bersemangat dan mendekat ke arah Lan Suzi, "Apakah Kau adalah Lan Suzi, dari Sunny Guild?"
Lan Suzi kemudian mengangguk menjawabnya, "Hm? Ya benar, ada apa..." Lan Suzi tidak begitu peduli padanya, dia memikirkan hal yang lain sekarang.
__ADS_1
"Jadi benar itu Anda, woah! S, Sa-Saya penggemar Anda. Flowers Of Light, Swordsman Lan Suzi." Penjaga ini kemudian menunduk kepada Lan Suzi. Matanya terlihat berkaca-kaca dan bersinar terang saat mengatakannya.