
Chp. 21 Level 1 : Player Terkuat.
Semua player terkuat di dalam pulau sekarang bertemu dan sedang membahas anggota baru yang akan mereka rekrut.
"Aku tidak sabar melihat player peringkat pertama bergabung dengan Moonlight Guild." Guild Master Moonlight terkekeh dengan suara serak tuanya.
"Apa maksudmu tua bangka?!" Guild Master The Executor, suara yang seperti bocah terdengar darinya.
"Sekarang adalah giliran dari Sunny Guild, ingat lagi putarannya-!" Suara wanita terdengar dari Guild Master, Sunny Guild.
"Tidak jika mengikuti putaran tidak adil, dia pasti player yang kuat." Guild Master Silvergold yang terbiasa malas dan bersikap netral, baru kali ini buka suara.
Selama empat orang itu masih berdebat, satu orang berhasil menenangkan mereka dengan kalimatnya.
"Aku tidak percaya orang yang memecahkan rekormu akan muncul, Sam." Seorang perempuan sedang memperhatikan Sam, dia adalah guild master dari Paradise.
"Padahal selama 20 tahun lamanya tidak pernah ada orang yang bisa melakukannya dan sekarang..." Guild Master Paradise mencoba untuk menghasut pria dihadapannya.
"Bagaimana pendapatmu Player No.1 saat ini, Sammuel Jefferson?!" Setelah Guild Master Paradise berbicara seperti itu Kelima Guild Master yang lain secara bersamaan menatap Sam untuk mengetahui jawabannya.
Sedangkan Sam sendiri hanya memejamkan matanya dan terdiam.
...***...
Sebenarnya selain melakukan data diri dan pembuatan kartu identitas Sunny Guild juga bertujuan untuk melakukan rekrutmen, lebih tepatnya Enam Guild Besar melalui Sunny Guild.
Mereka mencari bibit unggul yang berpotensi dan akan berguna bagi mereka nanti kedepannya. Semua ini umum dan menjadi hal yang lumrah, sudah banyak orang-orang yang mengetahui.
Para player yang tergabung nanti akan menjadi garda terdepan dan bersama-sama menaklukan lantai Tower.
Para player yang tergabung dengan mereka akan mendapatkan sumber daya seperti item, potion, skill card, dan masih banyak lagi serta dibantu menaikan levelnya hingga puncak batas player tersebut.
Karena itu semua player sangat ingin bergabung dengan mereka.
Evans sedang berada di sebuah ruang tunggu bersama semua orang, mereka ditahan dan sekarang sedang menunggu hasilnya langsung dari para player terkuat di dalam pulau.
Merekalah yang menimbang keputusan diterimanya seorang player atau tidak dan karena hal itu para player dari guild besar sangat sedikit untuk ditemukan di dalam pulau.
Mereka tidak berserakan seperti sampah, mereka dipilih seperti berlian yang hanya ada satu dari seribu orang.
Sudah tidak terhitung jam akhirnya terlewat, sekarang para player melihat pintu dari ruang tunggu terbuka. Ruang tunggu itu sangat besar dan tidak ada apapun di sana selain lantai.
Mereka yang membuka adalah para player dari Sunny guild.
"Kalian, majulah satu persatu saat merasa nama kalian telah dipanggil. Tidak ada pengulangan jadi dengarkan dengan baik!"
Para player kemudian mulai dipanggil namanya satu persatu.
"Johny Albert..."
__ADS_1
"Zenin Hito..."
"Irish Aile..."
Player Irish Aile kemudian maju ke depan tetapi kali ini berbeda dengan player yang lain, dia mendapatkan undangan selain juga tanda pengenal. Setiap orang yang menyaksikan hanya membuat mulut O, mereka mengerti seberapa sulit untuk mendapatkan undangan jadi mereka juga pasti merasakan iri hati.
Beberapa saat kemudian, nama mereka kemudian kembali dipanggil, mereka hanya bisa berdoa semoga undangan juga ada di dalam genggaman mereka.
Evans yang masih bingung kenapa undangan harus mereka perlihatkan jika tidak semua orang mendapatkannya kemudian hanya menghela napas pelan, mereka harusnya membagikannya dengan rahasia. Apakah mereka tidak tahu jika semua orang mengharapkan undangan?
Mereka hanya akan menambahkan luka para player saja, sedangkan Evans berkeyakinan jika setiap orang memiliki kelebihannya masing-masing.
Evans juga yakin jika tanpa para player ini peradaban kota atau semua yang ada di dalam pulau tidak akan pernah ada.
Bagaimana cara mereka mencari makanan dan memasak makanan kemudian, bagaimana mereka bisa tidur di ranjang yang empuk jika tidak ada yang menciptakannya.
Apakah mereka tidak sadar dengan hal itu.
"Eric Wilfreed..."
Eric yang mendengarnya kemudian berubah menjadi pucat dan terlihat sedikit kaku, melihat hal itu Evans hanya tersenyum tipis dan menepuk pelan pundaknya.
"Be, Be, Berhentilah tersenyum, itu menjijikan-!" Eric sekarang menuju ke panggung dengan jantung yang berdebar kencang.
Evans yang memperhatikan Eric berjalan mendekat sudah menebak jika dirinya akan mendapatkan sebuah undangan, bahkan tanpa memiliki skor yang tinggi pun hanya dengan job ungunya saja maka sudah cukup.
"Jeffrey Agler..."
Nama Jeff kemudian dipanggil dan membuat Eric yang tadinya berjalan dengan banyak penonton yang menontonnya sekarang menjadi teralihkan.
Mereka tampak penasaran kenapa orang itu hanya mengenakan sepotong boxer di sana, tetapi hebatnya dirinya malah mendapatkan sebuah undangan.
Para player hanya melongo melihat hal itu, mereka kemudian memiringkan kepalanya dan bertanya-tanya bagaimana bisa guild besar merekrut orang sepertinya.
Jika digambarkan mana ada seseorang yang melamar pekerjaan dengan gaya yang aneh. Mereka tentu saja harus melihat penampilan para pelamar karena pelamar yang nantinya diterima akan menjadi simbol atau cerminan perusahaan.
Mereka harus dapat menjaga nama baik perusahaan.
Mereka sangat tidak terima dengan keputusan itu, tetapi semua orang tidak tahu jika Jeff adalah seorang player dengan stats bawaan yang tinggi dan job ungu, tidak akan sampai hati guild besar menolaknya.
"Evans Mallory..."
Sekarang giliran Evans yang berjalan mendekat ke panggung, para player sadar jika Evans adalah satu kelompok dari Eric dan Jeff. Semua orang yang ada di sana, kemudian menelan ludahnya karena penasaran jika Evans akan mendapatkan sebuah undangan atau tidak.
"Apakah dia akan menerima undangan?"
"Tidak, tidak mungkin. Jika dia sampai diterima..."
Beberapa orang sedang terlihat menggigit jarinya, jantung mereka juga berdegup kencang sekarang, tidak mungkinkan seseorang yang bertelanjang dada akan mendapat undangan.
__ADS_1
Pegawai itu kemudian hanya menyerahkan sebuah tanda pengenal kepada Evans tidak lebih.
Mereka semua tersenyum dan bernapas lega saat melihat Evans berjalan keluar dari podium dengan tidak membawa apapun.
Evans turun dengan wajah yang masih biasa saja, sejak awal dirinya tidak mengharapkan hasil apapun meskipun di peringkat pertama.
Setelah menerima tanda pengenal di tangannya, Evans berjalan santai dengan wajahnya yang masih tetap datar dan tenang walaupun ditonton ratusan pasang mata, Evans masih tetap berjalan.
...***...
Sammuel Jefferson.
Peringkat pertama, gelar player terkuat dan guild master dari Domain guild.
Sam menjadi simbol dan tokoh utama di dalam Tower, banyak orang yang telah mengetahui prestasi dan sepak terjangnya.
Sam adalah orang asli keturunan Amerika dengan rambut pirangnya, tinggi yang lebih dari 2 meter dan pundak yang sangat lebar. Sam memiliki lingkar perut yang berbanding terbalik, sangat kecil. Sam juga disebut para player sebagai "The Little Giant."
Sam sendiri adalah player dari First Generation, semua pendiri Guild Besar dan para player terkuat berasal dari generasinya.
First Generation adalah generasi pertama atau para player pertama yang datang ke dalam pulau, saat itu berjumlah enam orang.
Domain Guild milik Sam mengemban tugas sebagai pengawas dan mengawasi lima Guild Besar ini agar tidak menyalahgunakan kekuasan mereka.
Domain Guild memiliki lambang dan bendera seperti perisai bersayap yang berarti melindungi.
Sam sekarang sedang menarik kedua tangannya dan mendekatkannya hingga menutupi hidung dan mulutnya.
"Tergantung bagaimana player itu, Aku akan mengikutinya." Sam dengan suara besarnya dan mata birunya yang menyala terang sekarang menatap kelima Guild Master yang lain.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
6 Guild Besar
Sunny Guild - Politik
Moonlight Guild - ???
The Executor Guild - ???
Paradise Guild - ???
Silvergold Guild - ???
Domain Guild - Pengawas
__ADS_1