Hero Of Bugs: Players

Hero Of Bugs: Players
HOBs: Amateur player | 14 |


__ADS_3

Chp. 14 Level 0 : Ladang Slime(Day 2).


Eric sekarang menambah kecepatannya dalam memburu slime, melihat hal itu Jeff juga tidak kalah mereka berdua saling bersaing dalam membunuh banyak slime. Evans yang hanya menonton dari belakang tidak mendapatkan apapun.


Satu hutan kini berhasil dibuat rata oleh mereka bertiga tetapi masih belum puas dengan skornya, mereka memilih berpisah dan memburu slime sendirian.


Masuk malam hari Jeff dan Eric kembali berkumpul, mereka melihat Evans yang sedang menyiapkan ikan untuk dibakar mereka. Evans yang telah selesai menumpuk batu dan menyalakan api, kemudian menusuk mulut ikan dengan kayu dan menancapkannya di tanah dekat api unggun.


Mereka bertiga kini sedang beristirahat di bawah pohon yang besar dan rindang. Evans masih terlihat sedang menyiapkan semua ikan yang akan dibakarnya dan melihat hal itu Jeff kemudian mendekat untuk membantunya.


Sangat berbeda dengan Eric di sana, dia sedang memilih ikan untuknya dan mencari yang terlihat besar untuknya.


"Kau juga bantulah." Jeff menjitak kepala Eric dengan keras. Eric yang meringis mulai membantu mereka.


**


Malam itu mereka bertiga beristirahat dan tidur di bawah pohon setelah menghabiskan makanannya.


Suara dari orang-orang yang sedang bertarung juga sesekali terdengar di keheningan malam. Sebagian player masih ada yang melanjutkan perburuannya dan sebagian yang lain lebih memilih beristirahat.


[ Billboards ] juga terlihat selalu tidak stabil dan berubah-ubah, setiap posisi di Billboards tidaklah aman melainkan terus berganti posisi.


Kelompok Evans yang telah selesai memburu slime di lima tempat, ketiganya mencapai rank dua digit dan berencana beristirahat untuk memulihkan stamina dan melanjutkan perburuan esoknya.


"Ahh, lapar! Apa tidak ada makanan di sini-!" teriak Eric.


(Eric Wilfreed, Rank-68)


"Tadi kau kan yang memakan paling banyak ikan." Jeff menimpali Eric yang sedang memegangi perutnya.


(Jeffrey Agler, Rank-58)


"Yah, benar perutku juga masih lapar." Evans dengan perutnya yang berbunyi.


(Evans Mallory, Rank-96)


Padahal mereka berdua lah yang memakan ikan dalam jumlah banyak apalagi Jeff juga memetik buah dan mengeluarkannya dari inventori. Tetapi tetap ludes di lahap keduanya.


"Buah-buah memang sehat tetapi tidak mengenyangkan." Kata Eric.

__ADS_1


"Aku akan pergi tidur." Evans bangkit dari posisi duduknya dan mencari tempat yang nyaman.


"Hoam. Apa apinya masih belum selesai? Bagaimana kapten kopassus lama sekali menyalakan api, bukannya salah satu latihan kalian diliarkan dalam hutan?" Eric menguap menahan kantuk dan menunggu kehangatan menantinya.


Di sisi lain Jeff sekuat tenaga terus menggosok batu untuk membuat percikan api, "Kenapa Dia bisa tidur dalam keadaan seperti ini?" Jeff melirik Evans yang sedang mengambil posisi tidur.


"Oh, Kau tidak usah mengurusi monster itu. Dalam air pun Dia masih bisa tidur."


Udara malam memang sangat dingin di sana, bahkan tubuh Eric selalu dibuatnya bergetar. Evans tertidur dengan pulas menggunakan tangannya sebagai bantal dan memeluk tubuhnya sendiri yang masih mengenakan seragam sekolah itu.


Sebelum tidur Evans juga menatap kearah langit malam cukup lama. Tidak ada yang tahu arti dibalik tindakan Evans yang terus menatap langit sampai akhirnya tertidur.


**


Paginya Kelompok Evans mendapati rank mereka yang terjun bebas dan sekarang mencapai ratusan. Jeff dan Eric yang panik langsung bersiap untuk kembali berburu.


Mereka keluar dari hutan dengan perasaan yang buruk karena di sepanjang perjalanan mereka tidak menemukan slime satupun.


Di luar hutan, mereka memandang hamparan tanah hijau diawal para player datang. Mereka bertiga juga memandang kesekitar, tidak ada satupun slime yang tersisa di sana. Ribuan slime itu seakan lenyap hanya dalam satu hari saja dan menyisakan beberapa saja slime, itupun berada di tepi tembok.


Eric dan Jeff yang bingung untuk melangkah kearah mana hanya bisa menahan napasnya berbeda dengan Evans yang langsung menunjuk kesebuah tempat.


Lantai 0 memiliki batas sebuah tembok yang menjulang sangat tinggi dan tanpa batas, meskipun begitu ladang slime sangat lah luas sekali. Sampai dalam waktu dua hari para player masih mustahil untuk berpetualang mengelilingi seluruh area ladang slime.


Eric dan Jeff hanya mengerutkan dahinya melihat tempatnya yang sangat jauh itu, tidak ada jaminan juga jika di sana akan ada slime.


Evans juga tidak memaksa untuk mereka semua mengikutinya. Evans hanya menambahkan jika tidak ada banyak waktu yang tersisa, mereka harus segera bergerak sekarang.


**


Eric yang memimpin paling depan, mereka bergerak kearah yang ditunjukkan Evans. Dalam perjalanannya mereka bertemu dengan beberapa slime tetapi hal itu masih belum cukup jika mengincar rank yang lebih tinggi lagi..


Setelah setengah jam perjalanan mereka tidak melihat slime bahkan seekorpun.


Ketiganya semakin ragu untuk meneruskan perjalanan, tetapi karena sudah terlanjur gantian Jeff yang sekarang berdiri dan memimpin jalan.


Mereka juga sesekali beristirahat untuk mengisi tenaganya dan menyantap buah dari pohon yang ada. Mereka terus mengulangi siklus ini sampai matahari berada di atas kepala mereka.


Eric dan Jeff sekarang terlihat lesu dan malas, mereka berpikir jika sudah tidak ada harapan lagi disisinya.

__ADS_1


Tiba-tiba sekelompok player menghampiri tempat beristirahat mereka. Mereka adalah muda-mudi yang berjumlah tujuh orang, "Boleh kami ikut beristirahat, disini?" Kata salah satu orang di sana.


Evans yang mendengarnya hanya mengangguk sedangkan Jeff dan Eric, keduanya sedang tertidur dan bersebelahan di sana, mungkin karena kelelahan Eric tidak menyadari jika air liurnya telah menetes kecelana Jeff.


Jeff hanya mendengkur di sebelahnya, mungkin dia tidak tidur semalaman untuk menjaga Evans dan Eric hal itu terlihat jelas dari kantung matanya yang hitam.


"Kalian kembalilah, di depan tidak ada apapun bahkan kami menyesal telah pergi ke sana." Kata orang itu yang melihat kelompok Evans akan menuju ketempat yang sama dengannya dan tidak ingin kesalahannya yang sama kembali terulang kepada Evans.


Evans hanya diam saja dan mendengarkan. Setelah orang itu beristirahat cukup lama di sana, mereka semua kembali melanjutkan perjalanannya dan meninggalkan Evans dengan dua orang yang sedang tertidur dibelakangnya.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


[ Billboards ]


No. Player. Score



???? ???


???? ???


???? ???


???? ???


...


Jeffrey Agler / 115


...


Eric Wilfred / 98


...


Evans Mallory / 71


...

__ADS_1



__ADS_2