Hilangnya Cinta Suamiku

Hilangnya Cinta Suamiku
Persiapan Pernikahan


__ADS_3

Berbeda halnya dengan Melani dan Reynaldi yang sedang sibuk mempersiapkan pernikahannya. Nisa justru harus terpisah sementara dengan Abi, karena dia harus segera berangkat ke Yogyakarta. Dia mendapatkan undangan dari Asosiasi Pengusaha Yogyakarta, untuk menjadi salah satu pengisi usaha. Sebagai penerima tropi pengusaha wanita hebat, Nisa diminta untuk hadir di acara itu. Guna memotivasi wanita di luaran sana, untuk bisa menjadi orang sukses.


Abi tak bisa menemani sang istri untuk ke Yogyakarta. Pekerjaannya tak bisa dia tinggal. Nisa terpaksa harus pergi ke Yogyakarta. Khanza dan kembar terpaksa ikut ke Yogyakarta. Nisa harus membawa juga sang ART ke Yogyakarta, untuk membantunya mengurus kembar.


Nisa beserta rombongan akan berangkat dengan pesawat pukul 09.00 pagi. Abi tak bisa mengantarkan sang istri ke bandara, karena dia harus bekerja. Terpaksa Nisa harus berangkat dengan naik taksi online, menuju bandara. Abi lebih dulu berangkat ke rumah sakit tempat dia bekerja


"Assalamualaikum. Yang, sekarang aku sudah di jalan menuju bandara. Jaga diri kamu baik-baik ya! Jika urusan aku sudah selesai, aku akan segera kembali ke Jakarta." Nisa mengirimkan pesan chat kepada sang suami. Sayangnya, sang suami belum selesai praktek. Abi masih fokus bekerja.

__ADS_1


Kini Nisa sudah dalam penerbangan menuju Yogyakarta. Khanza terlihat begitu antusias, dia terlihat bahagia karena sebentar lagi dia akan bertemu nenek dan kakeknya.


Berbeda halnya dengan Nisa yang sudah dalam penerbangan menuju Yogyakarta. Melani dan Rey justru sedang sibuk mempersiapkan untuk pernikahan mereka. Kini mereka sudah berada di sebuah toko perhiasan. Melani yang memilih model cincin pernikahan mereka, dia terlihat berkuasa di dalam hubungannya. Sedangkan Rey, terlihat banyak diam.


"Perhiasan sudah. Sekarang, kita pesan ke butik ya, untuk pakaian pernikahan kita," ucap Melani dan Rey hanya mengiyakan.


Kini tujuan mereka ke butik. Rey melajukan kembali mobil Melani menuju butik tempat mereka akan memesan pakaian untuk pernikahan mereka. Melani akan memesan kebaya dan Rey akan memakai jas di acara akad nikah mereka. Untuk urusan pernikahan, Melani sudah menyuruh orang suruhannya.

__ADS_1


"Selamat datang di butik kami, apa ada yang bisa kami bantu?" Tanya sang penjaga butik.


"Saya ingin memesan kebaya untuk pernikahan dan juga jas. Apa saya bisa bertemu dengan pemilik butik langsung? Sangat membutuhkan pesanan itu secara singkat," ucap Melani. Dilihat dari penampilan dan gaya bicara, terlihat sekali kalau Melani bukanlah orang sembarangan.


Sang pelayan langsung menghubungi pemilik butik, untuk memberitahu kalau ada customer baru mereka yang ingin bertemu dengan bosnya itu. Sella mempersilahkan tamu itu bertemu dengannya.


"Mari, saya antar bertemu dengan Ibu Sella sang pemilik butik," ucap sang penjaga butik.

__ADS_1


Ruang kantor itu berada di lantai dua, Melani dan Rey terlihat begitu mesra. Mereka menunjukkan keromantisan mereka, terlebih sebentar lagi mereka akan menikah. Rey dan Sella sama-sama terkejut saat bertemu, saat netra mereka saling bertemu. Melani merasakan, ada tatapan tak biasa dari keduanya. Tentu saja, hal itu membuat dia merasa kesal. Sella terkejut, saat melihat Rey menggandeng tangan wanita lain.



__ADS_2