Hilangnya Cinta Suamiku

Hilangnya Cinta Suamiku
Liburan


__ADS_3

"Sabtu ini papa ingin mengajak kamu, bunda, Azzura, dan Azzam berlibur ke Villa. Papa sudah menyewa Villa," ucap Abi saat mereka sedang sarapan pagi.


Ketiga anaknya bersorak gembira. Mereka terlihat begitu senang. Inilah saat-saat yang mereka nantikan, sejak lama.


"Ya udah, kita berangkat sekarang aja yuk Kak! Papa harus segera sampai di rumah sakit," ajak Abi kepada anak sambungnya.


Abi dan Khanza sudah dalam perjalanan menuju sekolah Khanza. Setelah menurunkan Khanza, dia langsung melanjutkan perjalanan menuju rumah sakit tempat dia kerja.


Abi lebih senang bekerja menggunakan sepeda motor, karena bisa lebih cepat sampai tempat dia bekerja. Saat ini dia baru saja sampai di rumah sakit. Abi langsung mencari parkiran khusus dokter. setelah itu, barulah dia masuk ke dalam.


Hari yang dinanti telah tiba. Abi, Nisa, dan ketiga anaknya sudah bersiap-siap untuk berangkat. Abi sudah menyewa Villa di daerah Puncak, Bogor.


"Gimana? Sudah siap?" tanya Abi kepada sang istri.

__ADS_1


"Sudah Mas. Kita bisa berangkat ke sekarang," sahut Nisa.


Mereka pun akhirnya berangkat. Kini mereka sudah dalam perjalanan menuju tempat villa berada. Mereka terlihat bahagia. Khanza tampak dekat dengan Azzura dan juga Azzam. Meskipun mereka memiliki bapak yang berbeda.


"Makasih ya Mas, liburannya. Anak-anak senang banget. Nanti, setelah aku melahirkan. Aku ingin menengok ibu ke Yogyakarta, sama lihat usaha aku di sana. Aku kangen," ungkap Nisa kepada suaminya yang fokus menyetir mobil.


"Iya, Sayang! Nanti kita coba atur ya," sahut Abi dan Nisa menganggukkan kepalanya.


Villa itu memiliki tiga buah kamar, dapur yang lengkap, dan juga TV dilengkapi untuk karaoke. Mereka langsung ke kamar masing-masing, meletakkan barang-barang mereka. Nisa membawa kedua ARTnya juga, untuk membantu sang istri untuk memasak dan juga menjaga Azzura dan Azzam.


Nisa langsung menyiapkan makanan untuk mereka makan. Dia sudah menyiapkan makanan dari rumah. Dia juga membawa aneka makanan untuk selama di sana.


Dia sudah menyiapkan bahan-bahan untuk barbeque nanti malam, dan juga jagung bakar. Makanan sudah siap. Nisa langsung mengajak suami dan Anak-anaknya makan bersama. Dia sengaja menyuruh ARTnya, menyiapkan makanan di ruang TV. Agar mereka bisa makan sambil mendengar musik.

__ADS_1


Mereka makan dengan lahap. Meskipun hanya ayam goreng, sambel, tempe dan tahu. Indahnya kebersamaan. Tak ada yang melebihi rasa bahagia, selain bisa berkumpul bersama.


"Bunda, aku ingin renang sama Azzura dan juga Azzam," pinta Khanza.


Tentu saja Nisa mengiyakan ucapan anaknya. Abi pun ikut renang bersama Anak-anaknya. Nisa tak ikut. Dia hanya menyiapkan cemilan dan minuman dingin untuk suami dan Anak-anaknya nanti setelah renang.


"Terima kasih ya Allah, atas nikmat yang engkau berikan kepadaku. Aku sangat bahagia memiliki suami yang baik dan Anak-anak yang baik dan juga sehat," ucap Nisa dalam hati. Senyuman melengkung di sudut bibirnya.


Setelah berenang selama 30 menit, Abi naik ke permukaan. Dia langsung menghampiri istrinya.


"Kamu gak ikut renang?" tanya Abi kepada sang istri.


Sebenarnya, berenang itu baik intuk wanita hamil. Karena bisa latihan mengatur nafas. Abi menyarankan sang istri. Hingga akhirnya Nisa ikut berenang bersama suami dan juga Anak-anaknya.

__ADS_1


__ADS_2