Hilangnya Cinta Suamiku

Hilangnya Cinta Suamiku
Pembalasan Untuk Viona


__ADS_3

"Mau sampai kapan si Nak Kamu bertahan sama wanita mandul seperti itu? Sudah tak bisa memberi anak, penyakitan lagi. Lebih baik kamu bercerai sama dia, cari wanita yang lebih muda dari dia yang bisa memberikan kamu keturunan," ucap sang mama.


Usia Reza lebih muda dari Viona, dan status Viona saat menikah dengan Reza adalah seorang janda. mamanya Reza dengan mamanya Viona dulu berteman sewaktu duduk di bangku SMP. Hingga akhirnya mereka sepakat untuk menjodohkan anak-anak mereka.


"Tetapi Ma, Reza sayang sama Viona. Kasihan kalau Reza harus meninggalkan dirinya. Penyakitnya bisa kambuh," sahut Reza.


"Memang bodoh ya kamu ini! Apa jangan-jangan dia itu bukan wanita baik-baik, suka ganti-ganti pasangan dari dulu. Makanya sulit punya anak. Mama benar-benar menyesal menjodohkan kamu sama dia. Ternyata perceraian pertama, karena masalah tak memiliki anak juga. Kamu tuh jangan terlalu membela dia," ujar sang mama.


Viona mendengar percakapan suaminya dengan mamanya. Hatinya terasa panas, serasa terbakar api. Meskipun memang ada benarnya, ternyata sebelum mengkhianati Reynaldi dengan Abimanyu. Viona kerap bergonta-ganti pasangan. Namun, tetap saja dirinya merasa tidak terima.


Awalnya Viona ingin mengambil minum ke dapur, tetapi mendengar percakapan suaminya dengan sang mama di ruang tamu. Akhirnya dia mengurungkan niatnya untuk minum, dan lebih memilih untuk langsung masuk ke kamar. Berpura-pura tidak mendengar.


Viona terlihat gelisah di dalam kamar. Tidak lama kemudian Reza masuk ke dalam kamar. Saat ini mereka sedang menginap di rumah orang tua Reza di Bandung. Awalnya Viona merasa malas untuk ikut ke rumah mertuanya. Namun, dia tak bisa menolak ajakan suaminya. Karena statusnya masih menjadi menantu mamanya Reza.


Setelah berhenti bekerja dan menikah dengan Reza, Viona sempat tinggal di Bandung bersama orang tua Reza. Tujuannya untuk melupakan Reynaldi juga. Namun, semakin lama dirinya kerap bertengkar dengan ibu mertuanya. Karena dirinya belum juga memberikan keturunan untuk suaminya.


Selama ini Reza masih terus mempertahankannya, karena memang Reza yakin semua ini bukan kesalahan Viona. Pernikahan keduanya sama dengan pernikahan pertamanya. Permasalahan di ranjang.


Jika Abimanyu sibuk dengan pekerjaannya sebagai dokter. Reza justru mengidap ejakulasi dini, sehingga tidak pernah bertahan lama jika sedang berhubungan intim dengan Viona. Membuat Viona kerap mengingat Reynaldi yang begitu perkasa.


Selama ini Reza menerima Viona apa adanya, karena Viona pun menerima dirinya apa adanya. Viona tidak pernah menuntut Reza macam-macam. Reza tidak pernah mengetahui yang sebenarnya, kalau Viona sebenarnya merasa kecewa dengan permainan ranjang Reza.

__ADS_1


"Selamat tidur, Sayang," ucap Reza yang melabuhkan kecupan di kening istrinya.


Meskipun pernikahan mereka karena perjodohan, Reza sudah menyayangi Viona. Dia sempat memandang wajah Viona. Sebenarnya Viona tidak benar-benar tidur, dia hanya berpura-pura. Reza menghela napas panjang, mencoba untuk menghilangkan pikirannya yang sempat terkontaminasi dengan ucapan mamanya.


Akhirnya, Reza ikut tertidur pulas di samping Viona. Perjalanan ke Bandung dari Jakarta sangat menguras tenaga. Saat weekend, kondisi jalanan menuju ke Bandung sangat padat.


"Ya Allah, mengapa nasib aku seperti ini? Permasalahan selalu sama. Kapan aku bisa memiliki anak?" ucap Viona dalam hati.


"Mungkinkah Allah sedang murka padaku? Karena aku dulu selalu menggunakan KB, agar aku aman bercinta dengan Reynaldi? Tidak! Saat dulu aku bersama Abimanyu, aku juga tak memiliki anak. Semua tak ada hubungannya," Viona bermonolog dengan hatinya.


Masih saja dirinya menganggap hubungannya dengan Reynaldi tak salah. Hanya saja Allah belum memberikan keturunan untuknya, karena masalah kesuburan suaminya.


"Semua ini bukan kesalahan aku sepenuhnya! harusnya si Nenek-nenek itu tahu, kalau anaknya yang memiliki kelainan," gerutu Viona.


"Maaf Ma, maksudnya tadi bicara seperti itu ke Reza apa ya? Saya memang belum memberikan anak untuk Reza, tetapi bukan berarti Mama bisa berpikir macam-macam tentang aku," protes Viona, yang kini menatap tajam ke mertuanya. Sama halnya dengan Viona, mertuanya pun menatap Viona sama tajamnya.


"Saya, ingin kamu tinggalkan Reza! Kalian itu tidak cocok. Menyesal saya menjodohkan anak saya sama kamu. Ternyata kamu wanita mandul, saya baru tahu sekarang-sekarang ini. Perceraian pertama kamu juga, karena kamu tak bisa memberikan keturunan," ucap sang mertua.


Sakit rasanya hati Viona, mendapatkan perlakuan tidak baik dari mertuanya. Hanya Mama Ratih yang begitu baik dengannya, tetapi sayangnya Reynaldi bukan memilih dirinya. Berbagai cara dia lakukan untuk merebut Reynaldi dari Nisa, tetapi pada akhirnya dia yang terluka.


"Pokoknya sampai kapan pun saya tak suka sama kamu. Terserah kamu mau gimana sama Reza. Saya yakin, suatu saat nanti Reza akan membuka hati dan pikirannya untuk meninggalkan kamu. Saya tak peduli, jika nantinya Susan, ibu kamu akan marah sama saya. Karena kebahagiaan anak saya yang terpenting!"

__ADS_1


Viona merasa kesal dengan sikap ibu mertuanya, hingga akhirnya dia memilih untuk kembali ke kamarnya meninggalkan ibu mertuanya. Kalau saja dia tidak bergantung kepada Reza, dan Reynaldi mau menerima dirinya. Pasti dirinya sejak dulu sudah meninggalkan Reza.


"Sayangnya, gue butuh uang Reza. Makanya sampai saat ini gue masih memilih bertahan sama anak lo," umpat Viona dalam hati.


"Semua ini gara-gara kamu Rey! Jika saja kau tak membuangku seperti sampah, nasib aku tak akan seperti ini. Diinjak-injak sama Nenek-nenek itu."


Viona masih terjaga, hatinya masih terasa panas. Hatinya bertambah panas, kala melihat Instagram Reynaldi yang menunjukkan kemesraan dengan Nisa.


"Brengsek! Kalian bahagia, gue menderita. Bahkan Reynaldi akan memiliki anak kembali. Kamu memang perkasa, Ay." Mulut Viona sejak tadi terus menggerutu, membuat Reza terbangun.


"Kok kamu bangun? Kenapa? Bukannya tadi kamu sudah tidur pulas?" tanya Reza. Reza paling bisa menenangkan hatinya.


Viona memilih untuk memendamnya, dan mengatakan kalau dirinya baru ingin tidur kembali. Tadi dirinya habis buang air kecil. Hubungan Viona dengan Reza tak seromantis saat dirinya bersama Reynaldi.


Reynaldi memang paling bisa membahagiakan dirinya. Sayangnya, semua itu hanya sementara. Reynaldi memilih untuk kembali dengan istrinya.


Reza memeluk tubuh istrinya dengan erat, dan melabuhkan kecupan di pucuk kepala istrinya. Hasrat seksual Reza, tak seperti Reynaldi yang selalu saja meminta kepadanya.


"Katanya islam, tetapi kalau menginap di sini tak pernah salat. Susan ... Susan, mengapa sifat anakmu tak sama dengan kamu? Ingin rasanya aku bicara ke kamu, agar anakku bisa terlepas darimu," ucap Mama Erika, nama dari Reza.


Sama halnya dengan Mama Ratih lakukan kepada Nisa, Viona pun merasakan mertuanya tak menyukai dirinya.

__ADS_1


Sambil menunggu up, mampir yuk di karya Adindara



__ADS_2