Istriku Ternyata Cinta Pertamaku

Istriku Ternyata Cinta Pertamaku
BAB 101. Mengakhiri hubungan


__ADS_3

Hadi sampai di depan kantor, lalu ia langsung turun bersama asistennya. Sedangkan di sana sudah ada seorang Gadis cantik yang menunggu di depan Resepsionis. Dia adalah Yulia. Hadi yang melihat Yulia matamnya membulat sempurnakan sambil menghentikan langkahnya sesaat, lalu langsung melanjutkan langkahnya lagi hingga di depan Yulia. Yulia langsung memeluk Hadi, lalu langsung berbicara dengan Hadi


" Sayang, aku merindukanmu."


Hadi hanya diam, tubuhnya hanya berdiri tegak, ia tidak membalas pelukan dari Yulia, dan tidak membalas ucapannya juga. Sedangkan Resepsionis, hanya menatap bingung, karena yang mereka tau istri dari pemilik perusahaannya adalah seorang Gadis kecil, karena setelah perdebatan dengan Gadis itu, Repan menjelaskan kalau Gadis itu adalah istrinya. Repan yang melihat Yulia memeluk tuan mudanya, ia benar-benar kalut dalam diam, tubuhnya seketika membeku saat melihat adegan itu, ia bingung bagaimana perasaan Yulia kalau mengetahui tuan mudanya memutuskannya. Yulia yang merasa tunangannya tidak membalas pelukannya, ia langsung melepaskan pelukannya, lalu langsung bertanya pada tunangannya


" Sayang, kenpa kau hanya diam?"


" Tidak ada ko, ayo masuk."


Yulia hanya menjawab dengan anggukan kepala, ia langsung memegang pergelangan tangan tunangannya, lalu mereka langsung masuk ke dalam ruangan Hadi di ikuti oleh Repan, hingga mereka sampai di depan ruangan. Hadi langsung menyuruh asistennya untuk menunggu di luar


" Repan, kau tunggu di luar."


" Baik tuan muda."


Hadi langsung masuk ke dalam ruangan itu, lalu ia langsung menyuruh tunangannya untuk duduk


" Duduk."


Yulia lagi-lagi hanya menjawab dengan anggukan kepala, ia langsung duduk di sofa. Hadi juga duduk di sofa. Yulia langsung berbicara pada tunangannya


" Sayang, ayo kita menikah."

__ADS_1


Hadi yang mendengar ajakan dari tunangannya, ia langsung mengambil nafas dalam-dalam, lalu langsung menghembuskannya perlahan-lahan, setelah itu ia baru mulai berbicara


" Yulia, aku senang kau bisa cepat kembali, karena selama ini ada perasaan yang mengganjal, Yulia, sebelumnya aku benar-benar minta maaf padamu."


Hadi diam sebentar untuk bernapas, setelah itu ia langsung melanjutkan pembicaraannya


" Aku tidak bisa menikah denganmu, karena aku mencintai istriku, maaf Yulia."


" Tidak mungkin, kau becandakan sayang?, itu tidak benarkan sayang?"


" Itu benar adanya, maafkan aku Yulia."


" Apa alasannya sayang?, bukan'kah kita akan menikah setelah kontraknya selesai?, bahkan aku sudah datang sebelum kontrakku selsai, bagaimana mungkin kau jahat, kau pasti bohongan iyakan sayang?"


" Aku tidak becanda Yulia, orang yang aku nikahi adalah Kristiani, gadis yang aku cintai selama ini, bukan'kah kau tau itu?, Kristiani sekarang sudah kembali padaku."


Yulia yang mendengar penjelasan dari tunangannya, rasanya ia seperti tersambar petir, ia tidak menyangka kalau Gadis yang tunangannya nikahi adalah Gadis masa kecilnya, lalu Yulia langsung berbicara lagi


" Sayang, aku mohon, jangan pernah putuskan hubungan kita, aku hanya ingin menikah denganmu, kenapa kau tega sekali padaku?, aku selama ini selalu bersamamu, tapi hanya satu kesalahan saja, karena aku pergi mengejar karirku, kau langsung memutuskan hubungan kita! Kau jahat! Kau brengsek!"


Setelah berbicara, Yulia langsung meneteskan air mata di pelupuk matanya, ini pertama kalinya, ia mengatakan tunangannya jahat dan brengsek, selama bertahun-tahun ia bertahan dengan sikap dinginnya, dan bertahun-tahun menyembuhkan luka yang ada di dalam hatinya, tapi sekarang tunangannya langsung memutuskan sepihak, dan itu membuat Yulia benar-benar sangat kecewa. Hadi yang mendengar ucapan dari Yulia, ia langsung mengakui ucapan itu dengan mata yang berkaca-kaca, ia juga tidak tega untuk menyakiti Yulia


" Iya Yulia, aku tau, aku jahat, aku tau, aku sangat berengsek, tapi aku tidak bisa mencintaimu, aku sudah berusaha untuk mencintaimu, tapi kenapa kau memilih karirmu dari pada aku?, jelas-jelas aku selalu memberikan apapun yang kau minta, aku selalu memenuhi keinginanmu, dan aku ingin menikah denganmu saat itu, tapi kau pergi begitu saja, kau tau?, mungkin kalau saja aku tidak di tolong istriku, aku sudah meninggal beberapa bulan yang lalu, itu semua karena keegoisanmu! Aku sampai prustasi karena kau membatalkan pernikahan begitu saja."

__ADS_1


Yulia yang mendengar penjelasan dari Hadi, ia langsung memeluk Hadi, ia langsung minta maaf sambil menangis


" Aku minta maaf yang, hiks...hiks... Aku benar-benar minta maaf, hiks... hiks.."


Hadi tidak membalas pelukan dari tunangannya, ia juga tidak menjawab permintaan maaf dari Yulia, walaupun ia memang tidak memiliki perasaan dengan Yulia, tapi bagaimana pun juga, ucapan Yulia benar, Yulia yang menemani ia selama ini, Yulia yang selalu bertahan dengan sikap dinginnya, tapi sekarang ia menyakitinya lagi, membuat ia tidak enak hati. Yulia masih saja menangis tersedu-sedu, hatinya sakit dan kecewa menjadi satu. Kecewa karena Hadi langsung memutuskan hubungannya, hatinya sakit, karena ia mendengar pengakuan dari Hadi, kalau Hadi akan bunuh diri, itu pengakuan yang sangat menyakitkan, kalau saja ia tidak terobsesi dengan karirnya, mungkin semuanya tidak akan seperti ini. Yulia yang belum mendengar jawaban permintaan maaf dari tunangannya, ia langsung minta maaf lagi


" Aku minta maaf, tolong beri aku kesempatan, aku mohon sayang, aku sangat mencintaimu, aku tidak ingin berpisah denganmu, aku mohon."


Hadi yang mendengar permintaan maaf lagi, ia langsung menjawab permintaan maaf itu


" Aku sudah memaafkanmu, tapi aku tidak bisa memberikan kesempatan kedua Yulia, aku sudah menikah, aku sudah memiliki Kristiani, semoga kau bisa mendapatkan pria yang lebih baik dariku, pria yang bisa menjagamu, jangan kau harapkan aku, aku hanya bisa terus menyakitimu. Yulia, aku juga minta maaf, untuk luka yang telah aku goresan padamu, mulai sekarang, tolong jauhi aku."


Setelah mengatakan itu, Hadi langsung mencoba melepaskan pelukannya, ia tidak ingin Yulia terus menjadi bodoh karena cintanya, ia langsung berbicara lagi, setelah melepas pelukan Yulia dari ia


" Pulanglah Yulia, jangan pernah kau menangis untuk pria brengsek sepertiku, aku hanya mencintai Kristiani, kita tidak bisa melanjutkan hubungan kita lagi."


" Kau jahat Hadi! Kenapa kau melakukan ini Hadi! Kenapa?"


Hadi yang mendapat pertanyaan dari Yulia, ia langsung menyuruh Yulia untuk pulang, ia tidak ingin memperpanjang masalahnya lagi, walaupun ia tau, di sini tidak sepenuhnya salah ia, tapi tetap saja, ia menganggap diri sendiri sangat brengsek


" Pulanglah Yulia."


" Hadi, aku tidak akan melepaskanmu! Aku sangat mencintaimu!"

__ADS_1


Hadi yang mendengar ucapan dari Yulia, ia sedikit tenang, karena Yulia sudah mengganti panggilan sayang, dengan panggilan Hadi, itu artinya Yulia sudah bisa menerima bahwa hubungan ini sudah berakhir. Sedangkan di luar, Repan terus mondar-mandir seperti menunggu pasien sakit, pikirannya ia tidak tenang, ia yakin kalau tuan mudanya juga memiliki rasa bersalah pada Yulia, dan itu akan membuat suasana lebah kacau, ia tau hati tuan mudanya hanya untuk istrinya, tapi ia yakin kalau tuan mudanya sulit untuk mengatakan itu, karena bagaimana pun juga, ia tau, Yulia adalah Gadis yang selama ini menemaninya, tanpa ada kata lelah


__ADS_2