
Setelah lama berpelukan, Riana dan Susan langsung melepaskan pelukannya. Tiba-tiba ponsel Susan berbunyi, itu artinya ada pemberitahuan dari web
Ting.
Susan langsung merogoh ponselnya dari dalam saku, ia langsung melihat web itu, ternyata itu adalah foto Riana dan Hadi yang sedang cium kening, mata Susan seketika membulat sempurna, setelah melihat foto itu. Riana yang melihat Susan seperti terkejut, ia langsung meraih ponsel dari tangan Susan, lalu langsung melihat foto itu, ia juga ikut terkejut, akun itu menuliskan wanita simpanan SMA, itu lah yang tertulis, hatinya sama sekali tidak sakit di bilang wanita simpanan SMA, hanya saja ia kuatir terhadap citra baik suaminya, hanya itu yang di pikiran Riana. Tiba-tiba saja ada seorang siswa yang menghampiri mereka berdua, lalu siswa itu langsung berbicara
" Riana, kau di panggil oleh kepala sekolah."
" Iya terimakasih."
" Sama-sama."
Siswa itu langsung pergi. Susan langsung bertanya pada Riana
" Bagaimana ini Riana?"
" Tidak perlu cemas, tidak ada cara lain, selain mengakui pernikahanku dengan Hadi, apa lagi sekolah ini juga miliknya, jadi aku akan baik-baik saja, kalau begitu aku ke ruang kepala sekolah dulu."
" Iya Riana."
Riana langsung melangkahkan kakinya ke ruangan kepala sekolah. Susan hanya menatap punggung Riana dengan perasaan cemas. Setelah di depan ruangan sekolah, Riana langsung mengetuk pintu
Tok-tok
" Masuk."
Riana langsung masuk, ternyata di ruangan sekolah sudah ada banyak beberapa guru, termasuk Angga yang sudah duduk di sana. Riana langsung bertanya pada kepala sekolah
" Bapak mencari saya?"
" Iya, duduklah."
" Baik pak."
Para pak guru menatap Riana dengan perasaan iba, mereka pikir Riana melakukan itu hanya untuk masuk ke sekolah ini, sedangkan para ibu guru menatap Riana dengan tatapan tidak suka, bahkan tatapan itu, seperti tatapan ingin menerekam Riana hidup-hidup. Kepala sekolah itu langsung memulai pembicaraan
" Riana, usiamu masih 17 tahun, bagaimana kau pacaran dengan usia lebih dewasa di depan umum?, itu sangat memalukan, dan mencoreng nama baik sekolah, dan saya pikir kau masuk ke sini karena kepintaranmu, karena saya akui kau sangat pintar, tapi kau melakukan hal yang tidak pantas, apa lagi bukan hanya anak-anak sekolah yang melihat itu, foto-fotomu juga sudah tersebar di internet. Riana, terutama kau pikirkan hidupmu, bukan hanya citra baik sekolah, tapi saya yakin hidupmu akan terancam, Jika pemilik sekolah ini sudah sangat marah, apa lagi itu berhubungan dengan reputasinya, apa kau yang sengaja mengunggah foto-foto itu di web?"
__ADS_1
" Maksud bapak apa?"
" Iya bisa saja kau melakukan itu agar bisa mendapatkan keuntungan dari Hadi Wijaya, karena berita itu juga merusak reputasinya, dan satu lagi, kau juga tidak pantas sekolah di sekolah ini, terutama kau masuk ke sini tidak menggunakan biasisawa."
Riana yang mendengar pertanyaan itu hanya bisa menghela nafas panjang, menurut Riana jawaban kepala sekolah itu sangat berbelit-belit. Angga hanya menatap wajah Riana dengan perasaan bingung, haruskah ia kecewa dengan Gadis yang ia cintai dari pandangan pertama memiliki hubungan terlarang dengan pemilik sekolah ini, tapi walaupun ia kecewa juga tidak ada gunanya, ia yakin Riana memiliki alasan sendiri, kenpa melakukan itu, tapi yang jelas, ia masih percaya, kalau Riana belum pernah berhubungan badan dengan siapapun. Riana langsung membuka pembicaraan, setelah ia menghela nafas panjang
" Pak, saya tidak ada maksud apapun tentang foto-foto itu, apa lagi saya juga tidak memiliki akun web, dan yang lainnya."
Riana menjawab ucapan itu dengan jujur, ia memang tidak menggunakan aplikasi apapun selain WhatsApp, bagi Riana, akun seperti itu tidak penting. Kepala sekolah itu semakin di buat kesal oleh jawaban Riana
" Jangan pernah mengelak, dan satu lagi, saya paling tidak suka pada orang yang berbohong!"
Riana belum menjawab ucapan itu, tiba-tiba Risa langsung mengetuk pintu, dia juga guru di sini, dan dia juga menejer di kantor cabang milik Hadi, tentu ia tau siapa Riana sebenarnya
Tok-tok
Kepala sekolah itu langsung menyuruhnya untuk masuk
" Masuk."
Risa langsung masuk, ia langsung berbicara
" Apa yang akan kau bicarakan?"
" Riana adalah istri dari Hadi Wijaya, jadi kalau ia mengumbar kemesraan di sini itu wajar, dan saya percaya, yang mengungungah foto-foto itu bukan Riana, tidak masuk akal kalau Riana ingin mengumbar aib nya sendiri."
Bagi Risa itu tidak mungkin, apa lagi di tulus wanita simpanan SMA, tidak mungkin Riana yang melakukan itu. Setelah mendengar jawaban dari Risa, semua orang tertawa terbahak-bahak, tapi tidak dengan Riana dan Angga. Riana bingung kenpa Bu Risa tau tentang pernikahannya, sedangkan Angga, ia merasa sangat kecewa atas ucapan Risa
" Jadi Riana istri pemilik sekolah." batin Angga
Kepala sekolah itu langsung berbicara pada Risa
" Jangan bohong Risa, kalau kau bohong, saya bisa saja mengeluarkan kau."
" Serius pak."
Sudah satu jam perdebatan di situ, bahkan ucapan Risa juga masih saja tidak di percaya, sedangkan Riana hanya bisa diam, walaupun ia menunjukkan cincin juga belum tentu mereka percaya. Tiba-tiba Hadi datang dengan wajah yang sangat kesal bersama Repan, ia langsung masuk ke dalam ruangan itu tanpa mengetuk pintu, lalu langsung memanggil istrinya yang hanya menunduk dari tadi
__ADS_1
" Sayang."
Riana yang mendengar suara suaminya, ia langsung mengangkat kepalanya sambil berbicara
" Hubby."
Semua orang di situ langsung menyapa Hadi
" Siang tuan muda."
Hadi sama sekali tidak menjawab sapaan dari mereka, ia langsung mendekati istrinya, lalu langsung menarik istrinya dalam pelukannya, yang masih dengan posisi duduk. Hadi langsung bertanya pada istrinya
" Apa kau di marahin oleh mereka sayang?"
" Aku baik-baik saja hubby."
Semua orang di situ sangat terkejut, tapi tidak dengan Risa, karena Risa sudah mengetahuinya. Hadi masih memeluk istrinya, lalu ia langsung bertanya pada Risa
" Risa, bukan'kah kau tau Riana itu istri saya, kenapa kau hanya diam?, apa kau ingin saya pecat?."
" Tolong jangan pecat saya pak CEO, saya sudah memberitahu mereka, tapi mereka tetap tidak percaya pada saya."
Riana pun langsung membenarkan ucapan Risa
" Bu Risa benar hubby, tadi memang Bu Risa sudah menjelaskan."
Riana dan Hadi langsung melepaskan pelukannya. Hadi langsung berbicara pada Repan
" Repan, urus orang-orang yang sudah menganggap istri saya wanita simpanan, dan kau lacak juga, siapa yang mengunggah foto-foto itu."
" Baik tuan muda."
" Sayang, kita pulang sekarang, setelah urusanmu selesai, besok kau boleh sekolah lagi, biarkan berita ini di bereskan oleh Repan."
" Baik hubby, tapi tasku masih di kelas."
" Ayo kita ambil sayang."
__ADS_1
" Iya hubby."
Hadi sama sekali tidak berbicara dengan siapapun selain dengan istrinya dan Repan, dan ia juga mempercayakan tugas itu pada Repan, ia hanya ingin langsung mengajak istrinya untuk pulang. Hadi dan Riana langsung keluar dari ruangan kepala sekolah, mereka langsung berjalan ke arah kelas, banyak anak-anak yang menunduk takut, mereka tidak berani melihat ke arah Hadi