Istriku Ternyata Cinta Pertamaku

Istriku Ternyata Cinta Pertamaku
BAB 59. Berfoto


__ADS_3

Repan yang mendengar ucapan dari tuan mudanya, ia bergidik ngeri, ia bingung harus berbicara apa, ia hanya menunduk takut pada tuan mudanya. Hadi langsung mengepalkan kedua tangannya, rasanya ia ingin sekali memukul sahabatnya, tapi ia urungkan, karena ia takut kalau Riana adalah benar-benar Kristiani, dan mungkin juga Kristian sudah tau hal itu, tapi tetap saja, hatinya tidak bisa di bohongi, ia sangat kesal saat melihat pemandangan itu. Hadi langsung menelpon istrinya lagi, tapi lagi-lagi istrinya tidak mengangkat telpon dari ia, lalu ia langsung menghubungi Kristian. Kristian yang mendengar getar ponselnya, ia langsung mengambil ponselnya, lalu ia langsung melihat nama yang tertera di ponselnya. Riana juga langsung melihat nama di ponsel kakanya, ternyata suaminya yang menelponnya, sebelum kakanya mengangkat telpon itu. Riana langsung mengambil ponsel itu dari Kakanya, lalu ia langsung mematikan ponsel itu, setelah itu ia langsung bertanya pada kakanya


" Koko, apa sangat dekat dengan Hadi?"


Kristian yang mendapat pertanyaan dari adiknya, ia bingung harus jawab apa pada adiknya. Dulu yang memperkenalkan Hadi pada ia adalah adiknya, dulu memang ia berbeda kelas dengan Hadi, karena usia ia dengan Hadi yang berbeda 2 tahun, tapi ia tidak kenal, ia kenal karena adiknya, tapi kalau ia jujur dengan kebenaran itu, ia juga takut kalau adiknya kecewa pada Hadi, lalu ia langsung menjawab pertanyaan dari adiknya


" Iya sayang, aku kenal dia."


" Apa Koko memiliki kerja sama dengan perusahaannya?"


" Tidak sayang."


" Oh, seperti itu."


Kristian hanya menjawab dengan anggukan kepala sambil tersenyum, ia bersyukur adiknya tidak bertanya panjang lebar, dulu adiknya sangat cerewet, tapi sekarang, menurut ia adiknya sangat berbeda. Kristian langsung bertanya pada adiknya


" Kenapa ponsel Koko di matiin?"


" Koko, itu sangat tidak penting, lagian juga, om itu sangat gila kerja, untuk apa dia telpon Koko coba?"


Menurut Riana, suaminya itu sangat gila kerja, karena suaminya itu tidak pernah lepas dari laptopnya, bahkan saat makan suaminya masih harus memeriksa dokumen, di ranjang juga memainkan laptopnya, jadi menurut ia suaminya sangat gila kerja. Kristian yang mendapat pertanyaan itu, ia juga tidak tau, kenpa sahabatnya menelpon ia, jelas-jelas hari ini tidak memiliki janji untuk bertemu, lalu ia langsung menjawab pertanyaan dari adiknya


" Tidak tau sayang."


" Baiklah Koko, Koko boleh aku minta kita berfoto-foto?, nanti aku akan buat foto itu untuk wallpaper di ponselku."


" Tentu boleh sayang."


Kristian langsung berdiri, lalu ia langsung di belakang adiknya yang masih berposisi duduk, ia langsung meletakkan kepalanya di leher adiknya, sambil mengalungkan kedua tangannya di leher adiknya, setelah berfoto posisi itu. Riana langsung berdiri, lalu ia langsung menarik kakanya untuk duduk, kini Riana yang melakukan posisi yang sama, hanya saja Riana mencium pipi kiri kakanya sambil tersenyum. Mereka pun selsai berfoto, Riana langsung duduk lagi. Banyak orang yang melihat adegan berfoto merek berdua, membuat banyak orang yang bilang kalau mereka berdua sangat serasi, pria tampan dan gadis kecil yang cantik. walaupun Riana masih memakai seragam sekolah. Riana langsung mengirim foto-foto tadi pada ponselnya, melalui pesan WhatsApp, setelah mengirim foto-foto itu, ia langsung menyimpan nomer ponselnya, dengan nama kesayanganku, setelah sampai, ia langsung memberikan ponselnya pada kakanya lagi


" Ini Koko, terimakasih."


" Sama-sama sayang."


Riana dan Kristian terus saja tersenyum, mereka sangat bahagia. Riana langsung meminta melihat foto orang tuanya pada kakanya


" Koko, boleh aku melihat foto mamah dan papah?"


" Tentu boleh sayang."

__ADS_1


Kristian langsung membuka galeri untuk mencari foto kedua orang tuanya, setelah ketemu, ia langsung memberikan ponselnya pada adiknya


" Ini sayang."


Riana langsung mengambil ponsel itu, lalu ia langsung melihat foto itu, foto wanita yang di samping papahnya, ternyata dia adalah wanita yang memeluknya di pernikah dengan erat, lalu ia langsung berbicara


" bukan'kah ini wanita itu."


Kristian yang mendengar ucapan adiknya, ia langsung bertanya pada adiknya


" Kenapa sayang?"


" Koko, wanita ini adalah wanita yang memelukku saat aku dan Hadi menikah, dia memelukku sangat erat dan sangat lama."


" Jadi kau sudah bertemu sama mamah sebelumnya?"


" Iya Koko, mungkin mamah juga tidak mengenaliku, apa lagi aku juga hilang ingatan, jadi sangat wajar."


" Iya sayang, lalu kapan kau akan menemui mamah?"


" Sudah aku bilang, aku akan menemui mamah saat ingatanku sudah pulih."


" Baiklah sayang."


" Mila, kau di mana?"


" Saya sedang ada di restoran tuan muda."


" Dimana nona muda?"


" nona muda di restoran bersama saya tuan muda."


" Kenapa nona muda tidak mengangkat telpon dari saya?"


" Ponsel nona muda tertinggal di mobil tuan muda."


" Baik, berikan ponselmu pada nona muda, saya ingin bicara padanya."


" Baik tuan muda."

__ADS_1


Mila langsung berdiri, ia langsung berjalan ke arah nona muda, ia sebenarnya merasa tidak enak kalau harus memberikan ponselnya untuk berbicara dengan tuan muda, karena ia tidak ingin mengganggu kebesaran mereka berdua. Mila sampai di depan nona mudanya, ia langsung memberikan ponselnya pada nona mudanya


" Nona muda, ada telpon dari tuan muda."


Riana langsung mengambil ponsel itu tanpa berbicara, lalu ia langsung berbicara lebih dulu


" Hallo om, ada apa?"


" Kau di mana gadis kecil?"


Riana yang mendapat pertanyaan dari suaminya, ia sangat takut, ia bingung harus menjawab apa pada suaminya. Hadi yang belum mendapatkan jawaban dari istrinya, ia langsung bertanya lagi dengan suara lebih keras


" Kau di mana?"


Riana yang mendengar ucapan suaminya sedikit membentak ia langsung menjawab dengan jujur


" Aku di restoran om."?


" Dengan siapa?"


" Teman om."


" Apa dia seorang pria?"


" Iya om."


" Gadis kecil, kau tidak masuk sekolah?, apa alasannya, jelaskan padaku."


Riana yang mendapat pertanyaan dari suaminya, ia bingung harus menjawab apa, ia juga tidak menyangka kalau suaminya akan mengetahui perbuatan konyolnya, tapi semua itu di karenakan tidak bisa mencerna pelejaran yang di bahas oleh gurunya, karena pikirannya terus saja memikirkan suaminya. Hadi yang belum mendapatkan jawaban dari istrinya, ia langsung bertanya lagi


" Kenapa kau tidak masuk sekolah?"


" Aku tadi masuk sekolah om, tapi aku tadi pulang lebih awal."


" Gadis kecil, Jika sekali lagi kau tidak masuk sekolah, aku akan mengajarimu, tentang memuaskan suami di ranjang."


Riana yang mendengar ucapan dari suaminya, ia mendadak pucat, ia tidak menyangka, kalau suaminya akan mengucapkan kalimat itu, lalu Riana langsung mematikan ponselnya, secara tiba-tiba karena ia bingung harus menjawab apa


...****************...

__ADS_1


Haii Semua


Author ucapan terimakasih, sudah membaca cerita Author. Sekarang author akan jarang up, karena author sedang sibuk


__ADS_2